Trump Tebar Janji US$5.000 untuk Warga AS di Tengah Persaingan Pemilu

Tojeng

Kamis, 10 September 2026 - 13:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: REUTERS)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: REUTERS)

Gedor.id- Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjanji akan memberikan uang sebesar US$5.000 atau sekitar Rp87 juta kepada setiap warga negara Amerika dewasa jika Partai Republik berhasil mempertahankan kendali atas Kongres dalam pemilu sela yang digelar November mendatang.

Trump menyampaikan janji tersebut saat menghadiri konvensi Partai Republik untuk pemilu sela di Dallas, Texas, Rabu (9/9) waktu setempat.

“Jika Partai Republik menang, Anda menang bersama kami dan Anda mendapatkan US$5.000. Ini akan disebut dividen Trump,” ujar Trump kepada para peserta konvensi, seperti dilansir Reuters dan AFP, Kamis (10/9/2026).

BACA JUGA :  Pemimpin Tertinggi Iran Tewas oleh Serangan Udara AS-Israel, Dunia Guncang

Belum jelas bagaimana skema pembayaran tersebut akan dilakukan maupun apakah rencana itu memiliki dasar hukum.

Dengan jumlah warga Amerika dewasa yang diperkirakan mencapai sekitar 270 juta orang, program tersebut berpotensi menelan biaya hingga US$1,35 triliun.

Dalam pidatonya, Trump juga mengklaim telah menjalani “dua tahun terbaik dalam sejarah kepresidenan”.

“Kita menyerahkan masa depan Amerika kepada Demokrat sayap kiri radikal, dan bangsa kita akan menghabiskan dekade berikutnya hanya untuk bangkit kembali,” kata Trump.

BACA JUGA :  Krisis Hormuz Memanas, Iran Tak Akan Buka Selat Sebelum AS Menyerah

“Pilih Republikan dan kita akan meninggalkan dunia dalam debu kita untuk generasi mendatang,” imbuhnya.

Trump kemudian meminta para pendukungnya membayangkan dirinya ikut tercantum dalam surat suara pada pemilu sela November.

Ia mengatakan ingin membantu Partai Republik mempertahankan kendali atas kedua kamar Kongres, meski sejumlah jajak pendapat menunjukkan persaingan dengan Partai Demokrat berlangsung ketat.

BACA JUGA :  Presiden Iran Masuk Kandang Trump, Kirim Pesan Keras soal Tekanan AS

“Saya meminta Anda berpura-pura bahwa saya ada di surat suara. Saya ada di surat suara, saya ada di surat suara — sekali lagi,” ujar Trump.

Jajak pendapat menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Trump berada di kisaran 30 persen.

Pada saat yang sama, pemilih Amerika semakin tidak puas dengan kenaikan harga barang yang disebut berkaitan dengan dampak perang yang dilancarkan Amerika Serikat terhadap Iran.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Dua Rudal Balistik Houthi Dicegat, Puingnya Tersebar di Sejumlah Wilayah Saudi
Gempa M 7,2 Guncang Vanuatu, Peringatan Tsunami Muncul
Tawuran Dua Kelompok Pemuda di Makassar Berujung Maut, 1 Orang Tewas
Houthi Klaim Serangan di Riyadh, Trump Siapkan Keputusan Cepat
Konflik Saudi-Houthi Memanas, Bandara Riyadh Jadi Sasaran Serangan
Presiden Iran Masuk Kandang Trump, Kirim Pesan Keras soal Tekanan AS
Serangan Besar Ukraina ke Moskow, Kilang Minyak Utama Rusia Terbakar
AS Bombardir Larak, Iran Balas Hantam Pangkalan Militer di Yordania

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:04 WITA

Dua Rudal Balistik Houthi Dicegat, Puingnya Tersebar di Sejumlah Wilayah Saudi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Gempa M 7,2 Guncang Vanuatu, Peringatan Tsunami Muncul

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:32 WITA

Tawuran Dua Kelompok Pemuda di Makassar Berujung Maut, 1 Orang Tewas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:58 WITA

Houthi Klaim Serangan di Riyadh, Trump Siapkan Keputusan Cepat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:06 WITA

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Bandara Riyadh Jadi Sasaran Serangan

Berita Terbaru

Foto: iStock/Allan Swart

Internasional

Gempa M 7,2 Guncang Vanuatu, Peringatan Tsunami Muncul

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:44 WITA

Ilustrasi dramatis Nusron Wahid yang digambarkan sedang duduk bersembunyi di balik tembok sambil mengamati situasi di sekitarnya. (Visual AI).

Nasional

KPK Siap Ambil Langkah Tegas terhadap Nusron Wahid

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:41 WITA