Bola Soba Terbengkalai, Dugaan Korupsi Mengendap, Kapolres Bone Disomasi

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surat Somasi

Surat Somasi

Gedor.id- Sejumlah organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Tim Advokasi Bola Soba melayangkan somasi kepada Kapolres Bone pada Jumat (27/3/2026).

Somasi tersebut berisi desakan agar kepolisian segera menuntaskan penanganan dugaan korupsi proyek pembangunan situs budaya Bola Soba yang telah dilaporkan sejak 2023, namun hingga kini dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Langkah somasi ini disebut sebagai bentuk kegelisahan publik terhadap kondisi salah satu cagar budaya penting di Kabupaten Bone yang terbengkalai selama beberapa tahun.

BACA JUGA :  Kasus Jastip Menggurita, Polres Sidrap Diuji Publik

Proyek yang diharapkan dapat memperkuat pelestarian warisan sejarah itu justru mangkrak tanpa kejelasan hukum.

Ketua LSM Lamellong, Muhammad Rusdi, menyampaikan bahwa laporan dugaan korupsi telah diajukan ke Polres Bone sejak tiga tahun lalu.

Namun, hingga memasuki 2026, penanganannya dinilai tidak mengalami kemajuan berarti.

“Kasus ini sudah terlalu lama. Kami tidak melihat adanya progres yang signifikan dari pihak kepolisian,” ujar Rusdi, Rabu (1/4/2026).

BACA JUGA :  Proyek Retak, Rakyat Bergerak! KP FRI Desak Kejati Sulsel Bertindak

Proyek pembangunan Bola Soba diketahui menelan anggaran sekitar Rp10,7 miliar dan dikerjakan oleh CV Megah Jaya.

Berdasarkan kontrak, proyek tersebut ditargetkan rampung pada akhir Juni 2023.

Namun, di lapangan pekerjaan terhenti di tengah jalan dan menyisakan bangunan yang belum selesai.

Tim Advokasi Bola Soba menilai lambannya penanganan perkara ini berpotensi merugikan kepentingan publik, khususnya dalam upaya pelestarian situs budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi masyarakat Bone.

BACA JUGA :  Baru Digarap, Jalan APBN Rp7,6 Miliar di Barru Sudah Hancur

Melalui somasi tersebut, tim advokasi memberikan tenggat waktu kepada aparat penegak hukum untuk menunjukkan langkah konkret dalam penanganan kasus.

Jika tidak ada perkembangan, mereka menyatakan akan menempuh langkah hukum lain, termasuk melaporkan dugaan kelambanan penanganan perkara ke institusi yang lebih tinggi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Bone belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

Bersambung..

Editor : Darwis

Berita Terkait

BBM Sulit, Jerigen Lancar! Dugaan Penyimpangan Solar Kian Terang
Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar
Dugaan Pembiaran Menguat, Gowa Terancam Jadi Sarang Judi Terbuka
Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat
Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?
Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan
Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi
Dikeluhkan Pengguna, Layanan Top Up e-Money di Tol Makassar Dinilai Tak Ramah

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 22:05 WITA

Bola Soba Terbengkalai, Dugaan Korupsi Mengendap, Kapolres Bone Disomasi

Rabu, 1 April 2026 - 21:25 WITA

BBM Sulit, Jerigen Lancar! Dugaan Penyimpangan Solar Kian Terang

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:54 WITA

Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:06 WITA

Dugaan Pembiaran Menguat, Gowa Terancam Jadi Sarang Judi Terbuka

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:03 WITA

Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat

Berita Terbaru