Proyek Retak, Rakyat Bergerak! KP FRI Desak Kejati Sulsel Bertindak

Tojeng

Selasa, 8 Juli 2025 - 15:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KP FRI Saat Memasukkan Surat di Unit Intelkam

KP FRI Saat Memasukkan Surat di Unit Intelkam

Gedor.id-Komite Pusat Federasi Rakyat Indonesia (KP FRI) kembali melancarkan desakan keras kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) agar segera mengusut tuntas proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Kabupaten Takalar yang menelan anggaran hingga Rp1,5 miliar. Selasa (8/7/2025)

Melalui surat pemberitahuan resmi yang dikirim ke Mapolrestabes Makassar pada Sabtu malam, KP FRI memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa jilid 2 di depan Kantor Kejati Sulsel pada Selasa besok.

BACA JUGA :  Dugaan Fee 15 Persen Guncang Proyek Revitalisasi Dua SD Takalar

Aksi ini merupakan kelanjutan dari demonstrasi pertama yang digelar pada Jumat, 4 Juli lalu, sebagai bentuk pra-kondisi pergerakan.

Ketua Umum KP FRI, Faskal, menyebut ada indikasi kuat keterlibatan oknum Kejaksaan Negeri Takalar dalam proyek tersebut.

Ia menyoroti kondisi fisik proyek irigasi yang sudah mengalami keretakan padahal belum difungsikan.

“Ini mencederai asas transparansi dan akuntabilitas anggaran. Kami menduga kuat ada permainan dalam proses pengerjaan dan pengawasan proyek,” tegas Faskal.

BACA JUGA :  MTQ Maros Diterpa Isu Panas, LANTIK Siap Bongkar Dugaan Anggaran

Lebih jauh, Faskal mengungkapkan bahwa dalam aksi besok, KP FRI tak hanya akan melakukan demonstrasi, tetapi juga secara resmi melaporkan kasus ini ke Kejati Sulsel.

“Kami tak ingin dana negara terus-menerus disalahgunakan. Jika Kejati Sulsel tak segera bertindak, kami akan melanjutkan laporan ini ke Kejaksaan Agung,” ancamnya.

KP FRI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini hingga tuntas, menuntut pertanggungjawaban dari pihak rekanan proyek serta institusi pengawas yang diduga lalai atau bahkan terlibat dalam praktik korupsi.

BACA JUGA :  Usai Sidang Fee Rp6 Miliar, Mahasiswa Bidik Proyek Jalan Gowa

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar
Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan
Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’
Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban
BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:27 WITA

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:37 WITA

Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan

Jumat, 25 September 2026 - 23:00 WITA

Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’

Jumat, 25 September 2026 - 01:04 WITA

Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA