Dump Truk Merajalela, Polisi Diduga Tutup Mata di Gowa

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dump truk pengankut material bak terbuka di jalan poros gowa

Dump truk pengankut material bak terbuka di jalan poros gowa

Gedor.id-Jalanan Kabupaten Gowa kini bak lintasan liar dump truk. Siang dan malam, kendaraan bertonase besar itu bebas lalu-lalang dengan bak terbuka, seolah hukum tak pernah berlaku. Rabu (20/8/2025)

Dampaknya jelas, debu mengepul, material berjatuhan, pengguna jalan terancam celaka setiap saat.

“Kalau terus begini, tinggal tunggu waktu ada yang jadi korban. Saya hampir tergelincir karena jalan licin akibat pasir jatuh,” ujar seorang pengendara, Selasa (19/8/2025).

BACA JUGA :  Geger, Polisi Bongkar Tambang Emas Ilegal di Biringbulu

Pantauan di lapangan, pelanggaran tampak begitu telanjang. Truk beroperasi di luar jam ketentuan, sebagian bahkan tanpa penutup bak.

Semua itu jelas melanggar aturan lalu lintas yang dibuat demi keselamatan publik.

Ironisnya, praktik berbahaya ini justru seakan dibiarkan. Saat wartawan mencoba meminta klarifikasi, Kasat Lantas Polres Gowa memilih bungkam. Pesan yang dilayangkan tak direspons.

BACA JUGA :  Warga Resah, Aparat Tutup Mata! Judi Sabung Ayam di Kajang Dibiarkan Hidup Subur

Diamnya aparat membuat publik bertanya-tanya: benarkah polisi tutup mata? Atau ada kepentingan lain yang sengaja ditutupi?

Kemarahan masyarakat pun memuncak. Mereka menuntut aparat segera turun tangan, bukan justru bersembunyi di balik diam.

Sebab, membiarkan dump truk merajalela sama artinya membiarkan nyawa rakyat dipertaruhkan.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar
Dugaan Pembiaran Menguat, Gowa Terancam Jadi Sarang Judi Terbuka
Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat
Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?
Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan
Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi
Dikeluhkan Pengguna, Layanan Top Up e-Money di Tol Makassar Dinilai Tak Ramah
Urus SIM di Takalar Diduga Tak Sesuai Aturan, Biaya Membengkak

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:06 WITA

Dugaan Pembiaran Menguat, Gowa Terancam Jadi Sarang Judi Terbuka

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:03 WITA

Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat

Senin, 23 Maret 2026 - 20:00 WITA

Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:02 WITA

Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:41 WITA

Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi

Berita Terbaru

HMI Cabang Takalar Saat melakukan Aksi di Kejaksaan

Daerah

Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 11:25 WITA

Ilustrasi Rudal Buatan Iran

Internasional

Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi

Jumat, 27 Mar 2026 - 23:13 WITA