9 Tahun Menunggu, BRI Tak Kembalikan Sertifikat Nasabah!

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kopi Sertifikat dan No rekenin Pelunasan

Foto Kopi Sertifikat dan No rekenin Pelunasan

Gedor.id-Sebuah kasus mengejutkan menyeruak dari kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Balang di Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. Jumat (1/8/2025

Seorang nasabah, Haris Tompo, mengungkap dugaan kelalaian fatal, sertifikat tanah yang dijaminkan sejak 2016 tak kunjung dikembalikan hingga kini, nyaris satu dekade kemudian.

Sertifikat itu bukan milik Haris sendiri, melainkan milik sepupunya, Ibu Sitti, yang rela menggadaikan tanahnya demi membantu pinjaman keluarga.

Namun kepercayaan itu seolah diabaikan oleh institusi perbankan milik negara ini.

BACA JUGA :  Kredit Lanjut, Refund Hilang, LSM Desak Aparat Usut BRI Life Takalar

“Kami sudah selesaikan kewajiban. Bahkan tunggakan pun kami lunasi langsung ke pegawai BRI atas nama Iksan pada 2018. Tapi saat kami minta kembali jaminan, jawabannya: tunggu enam bulan. Nyatanya, sudah tujuh tahun, tak ada kejelasan!” ujar Ibu Ayu, istri Haris, dengan nada kecewa.

Berulang kali Haris mendatangi kantor BRI Unit Balang. Tapi yang didapat hanya janji dan janji. Tidak ada surat resmi, tidak ada proses penyelesaian yang jelas.

BACA JUGA :  Kredit Lanjut, Refund Hilang, LSM Desak Aparat Usut BRI Life Takalar

Sertifikat tanah seakan lenyap tanpa jejak di tangan lembaga perbankan yang mestinya menjunjung tinggi profesionalisme.

“Kami bukan berurusan dengan koperasi kampung, ini BUMN! Kenapa bisa lalai begini?” sorot Haris.

Ia menilai, kasus ini mencederai kepercayaan publik terhadap bank milik pemerintah.

Haris pun mendesak pertanggungjawaban penuh dari BRI atas dugaan kelalaian tersebut.

BACA JUGA :  Kredit Lanjut, Refund Hilang, LSM Desak Aparat Usut BRI Life Takalar

“Kalau dokumen sepenting ini bisa hilang, bagaimana nasib masyarakat kecil yang bergantung pada layanan bank seperti kami? Ini bukan sekadar keteledoran, ini bentuk penghinaan terhadap kepercayaan rakyat!” tegasnya.

Pihak keluarga bahkan mempertimbangkan langkah hukum apabila tidak ada respons konkret dalam waktu dekat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BRI Unit Balang belum memberikan klarifikasi ataupun penjelasan resmi terkait dugaan hilangnya dokumen jaminan milik nasabah.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar
Dugaan Pembiaran Menguat, Gowa Terancam Jadi Sarang Judi Terbuka
Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat
Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?
Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan
Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi
Dikeluhkan Pengguna, Layanan Top Up e-Money di Tol Makassar Dinilai Tak Ramah
Urus SIM di Takalar Diduga Tak Sesuai Aturan, Biaya Membengkak

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:54 WITA

Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:03 WITA

Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat

Senin, 23 Maret 2026 - 20:00 WITA

Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:02 WITA

Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:41 WITA

Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi

Berita Terbaru

HMI Cabang Takalar Saat melakukan Aksi di Kejaksaan

Daerah

Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 11:25 WITA

Ilustrasi Rudal Buatan Iran

Internasional

Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi

Jumat, 27 Mar 2026 - 23:13 WITA