Rumput Laut Takalar Jadi Rebutan, Investor Australia Siap Tanam Modal di Sektor Hilirisasi

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan koordinasi potensi investasi bersama pihak Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Sydney untuk mempromosikan peluang investasi unggulan Sulawesi Selatan

Pertemuan koordinasi potensi investasi bersama pihak Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Sydney untuk mempromosikan peluang investasi unggulan Sulawesi Selatan

Gedor.id- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulawesi Selatan memfasilitasi pertemuan koordinasi potensi investasi bersama pihak Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Sydney untuk mempromosikan peluang investasi unggulan Sulawesi Selatan, khususnya di sektor hilirisasi rumput laut.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat DPMPTSP Sulawesi Selatan pada Rabu (3/6/2026) tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Takalar untuk memperkenalkan sejumlah potensi investasi strategis yang dimiliki daerahnya.

Dalam forum tersebut, Kabupaten Takalar menawarkan berbagai sektor unggulan yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpotensi menarik minat investor internasional.

BACA JUGA :  Ratusan Juta Digelontorkan, Spesifikasi Diduga Menyimpang di SMPN 19 Sinjai

Sektor-sektor tersebut meliputi hilirisasi rumput laut, industrialisasi garam, pengolahan telur ikan terbang, serta industri pembekuan dan pengolahan hasil perikanan.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan DPMPTSP Sulawesi Selatan, Bapperida Kabupaten Takalar, DPMPTSP Kabupaten Takalar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Takalar, serta Dinas Perikanan Kabupaten Takalar.

Ketertarikan investor asal Australia terhadap sektor hilirisasi rumput laut dinilai menjadi peluang strategis bagi Kabupaten Takalar dalam meningkatkan nilai tambah komoditas lokal yang selama ini lebih banyak dipasarkan dalam bentuk bahan baku.

BACA JUGA :  Kasus 'Pengeroyokan' Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?

Melalui pengembangan industri pengolahan, pemerintah berharap dapat memperkuat rantai nilai komoditas rumput laut, membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir, serta memperkuat daya saing ekspor daerah.

Takalar dikenal sebagai salah satu sentra produksi rumput laut di Sulawesi Selatan dengan ketersediaan bahan baku yang melimpah.

Kondisi tersebut didukung oleh letak geografis yang strategis sehingga dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pengembangan industri berbasis kelautan.

Masuknya investasi di sektor hilirisasi diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendorong pengembangan industri yang berkelanjutan.

BACA JUGA :  Janji Polisi Kosong, Tambang Sawakong Tetap Beroperasi Bebas

Pemerintah Kabupaten Takalar berharap pertemuan dengan investor Australia tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama konkret, tidak hanya dalam bentuk investasi, tetapi juga transfer teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekosistem industri berbasis potensi lokal.

“Takalar tidak hanya menawarkan bahan baku, tetapi juga menawarkan peluang industri yang bernilai tambah, berkelanjutan, dan berorientasi ekspor,” demikian disampaikan dalam pertemuan tersebut.

(Tompo)

Berita Terkait

Dari KTA Hingga PAW DPR RI, Polemik Putriana Dakka Masuk Radar Mahasiswa Sulsel
Geng Motor Ricuh dengan Warga di Makassar, Motor Trail Ludes Dilalap Api
Mahasiswa Ultimatum Polda Sulsel, Usut Dugaan Mafia BBM dan Rokok Ilegal, Jangan Tebang Pilih!
Ngaku Dikeroyok, Disiksa, hingga Dipaksa Transfer Rp15 Juta, Warga Jeneponto Tempuh Jalur Hukum Lawan Oknum Polisi
Menang Gugatan, Bahtiar Masih Diburu Bayang-Bayang Penyidikan Kasus Nanas
Keren! Bunda Pustaka SDN Borong Makassar Gelar Donor Darah di Hari Pembagian Rapor
Kasasi Sengketa Tanah Budiman S Bergerak, Memori Kasasi Resmi Diverifikasi Mahkamah Agung
Tak Lagi Diam! Cipayung Plus Serukan Evaluasi Total Pengelola Ekonomi Negara

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:56 WITA

Dari KTA Hingga PAW DPR RI, Polemik Putriana Dakka Masuk Radar Mahasiswa Sulsel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:08 WITA

Geng Motor Ricuh dengan Warga di Makassar, Motor Trail Ludes Dilalap Api

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:46 WITA

Mahasiswa Ultimatum Polda Sulsel, Usut Dugaan Mafia BBM dan Rokok Ilegal, Jangan Tebang Pilih!

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:41 WITA

Ngaku Dikeroyok, Disiksa, hingga Dipaksa Transfer Rp15 Juta, Warga Jeneponto Tempuh Jalur Hukum Lawan Oknum Polisi

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:21 WITA

Menang Gugatan, Bahtiar Masih Diburu Bayang-Bayang Penyidikan Kasus Nanas

Berita Terbaru