Dialog Publik Cipayung Plus Sumut, Aktivis ’98 Ingatkan Sentimen Kebangsaan Mahasiswa

Sabtu, 20 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kader dari organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus, di antaranya IMM, HMI, PMII, PW Himmah, GMNI, PMKRI, GMKI, dan KAMMI

kader dari organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus, di antaranya IMM, HMI, PMII, PW Himmah, GMNI, PMKRI, GMKI, dan KAMMI

Gedor.id- Maraknya aksi unjuk rasa di berbagai daerah yang kerap berujung anarkis, bahkan disertai penjarahan dan vandalisme, mendorong Cipayung Plus Sumut menggelar dialog publik bertajuk “Jaga Indonesia, Mahasiswa Penentu Keberlangsungan Bangsa”.

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (19/9) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Medan, dengan dihadiri sekitar 200 peserta.

Dialog tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Aktivis ’98 sekaligus Sekretaris Fokal IMM Sumut, Muhammad Ikhyar, SH, serta Ahmad Khairuddin, M.Si.

BACA JUGA :  Ojol Sumut Geruduk Mapoldasu, Tuntut Kapolda Minta Maaf atas Tewasnya Affan

Ketua PW Himmah Sumut, Kamaluddin Siregar, dalam sambutannya menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Mahasiswa adalah garda terdepan. Kita harus tetap pada garis perjuangan, tapi perjuangan itu tidak boleh melenceng dari substansi. Peran mahasiswa sangat penting dalam menentukan arah masa depan Indonesia,” ujarnya.

Muhammad Ikhyar dalam paparannya menekankan pentingnya menjaga sentimen kebangsaan di kalangan mahasiswa.

BACA JUGA :  Sejarah Dilukai, Aktivis 98 Ledek Fadli Zon Lewat Puisi Menteri Sontoloyo

“Sentimen itu naik-turun, dan itu harus dijaga. Gerakan mahasiswa harus benar, agar yang dikawal juga benar. Untuk mencapainya, mahasiswa harus menggali teori revolusioner yang baik,” jelasnya.

Sementara itu, Ahmad Khairuddin menilai bahwa laboratorium kepemimpinan lahir dari rahim aktivisme. Ia mengingatkan agar semangat perjuangan mahasiswa tidak pudar.

“Cipayung Plus harus tetap bersatu, jangan mau diadu domba, dan terus membangun kekuatan. Aktivis punya peran vital menjaga Indonesia lewat kontrol sosial dan telaah kritis,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Beasiswa dan Kartu Lansia IBAS PUSPA Dinilai Bantu Rakyat, Ini Kata Mahasiswa

Ia juga mengajak mahasiswa membangun kesadaran kolektif untuk berkontribusi dalam sejarah bangsa.

“Mari bangun sejarah positif. Kesadaran menjaga Indonesia harus lahir dari kita yang mengisi dan terlibat langsung di dalamnya,” katanya.

Kegiatan ini turut dihadiri pimpinan dan kader dari organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus, di antaranya IMM, HMI, PMII, PW Himmah, GMNI, PMKRI, GMKI, dan KAMMI.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Polisi Nilai Unsur Pembunuhan Berencana Belum Terpenuhi, Aktivis Mahasiswa Bereaksi
Ratusan Peserta Padati MaxOne Makassar, Aksi Donor Darah Tuai Pujian
Tahanan Diduga Kendalikan Sabu dari Rutan Masamba, GKPHI Soroti Lemahnya Pengawasan
LMND Ikut Bela Polemik Rutan Masamba, GKPHI Tegaskan Kritik Berdasar Fakta
Dugaan Handphone Ilegal di Rutan Masamba Buka Tabir Jaringan Narkotika
Dari Balik Jeruji, Tahanan Diduga Kendalikan Pengiriman Narkoba ke Makassar
Dengan Visi Mandiri dan Kompetitif, Ersan Satya Siap Nahkodai HIPMI PT UMI
Usaha Disorot, Basto Janji Tidak Lagi Gunakan Badan Jalan Secara Berlebihan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:15 WITA

Polisi Nilai Unsur Pembunuhan Berencana Belum Terpenuhi, Aktivis Mahasiswa Bereaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:08 WITA

Ratusan Peserta Padati MaxOne Makassar, Aksi Donor Darah Tuai Pujian

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:46 WITA

Tahanan Diduga Kendalikan Sabu dari Rutan Masamba, GKPHI Soroti Lemahnya Pengawasan

Senin, 11 Mei 2026 - 13:04 WITA

LMND Ikut Bela Polemik Rutan Masamba, GKPHI Tegaskan Kritik Berdasar Fakta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WITA

Dugaan Handphone Ilegal di Rutan Masamba Buka Tabir Jaringan Narkotika

Berita Terbaru