SD Inpres Kelapa Tiga 1 Makassar Matangkan Strategi SAKTI dan SRA

Gedor Id

Senin, 21 Juli 2025 - 13:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UPT SPF SD Inpres Kelapa Tiga 1, Hj Nahidha Mallapiang, S.Pd, M.Pd

Kepala UPT SPF SD Inpres Kelapa Tiga 1, Hj Nahidha Mallapiang, S.Pd, M.Pd

Gedor.id – Momen Hari Anak Nasional (HAN) 2025 akan digunakan SD Inpres Kelapa Tiga 1, Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, untuk melaunching program inovasi SAKTI. Juga sekaligus mendeklarasikan sekolah itu sebagai Sekolah Ramah Anak (SRA).

Pemantapan rencana peluncuran program terbaru ini, diputuskan dalam pertemuan yang dipimpin Kepala UPT SPF SD Inpres Kelapa Tiga 1, Hj Nahidha Mallapiang, S.Pd, M.Pd, pada Sabtu, 19 Juli 2025.

Hadir dalam pertemuan itu, selain guru-guru, pustakawan, dan tenaga kependidikan, juga pegiat Sekolah Ramah Anak, Rusdin Tompo.

Program inovasi SAKTI, akronim dari kebiaSaan Anak berKarakTer Indonesia akan menjawab persoalan anak-anak terkait pendidikan karakter, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai dan kearifan budaya lokal Sulawesi Selatan atau karakter sebagai anak Indonesia.

Penguatan pendidikan karakter ini penting untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, yakni cita-cita besar untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju, sejahtera, berdaulat, dan berdaya saing global pada tahun 2045. Pada tahun itu, Indonesia genap berusia 100 tahun.

Nahidha Mallapiang mengatakan, dengan inovasi ini maka sekolahnya sudah punya beberapa program inovasi, yakni LINCAH, BULISA, MALEBBI, dan SAKTI.

Disampaikan bahwa mulai tampak perubahan perilaku siswa, terutama soal sampah dan menjaga kebersihan. Anak-anak punya kesadaran sendiri memungut sampah dan meletakkannya pada tempat sampai sesuai peruntukannya.

SD Inpres Kelapa Tiga 1, kata Nahidha Mallapiang, saat ini tengah menuju Adiwiyata Nasional, sehingga semua aspek terus dibenahi.

Di halaman sekolah, misalnya, dibuatkan biopori untuk resapan air, mengurangi erosi tanah sekaligus meningkatkan kualitas tanah, serta antisipasi genangan air.

Rusdin Tompo menyampaikan bahwa inovasi itu soal bagaimana mengemas program dan mengintegrasikannya dengan semua kegiatan yang ada. Dalam inovasi juga butuh kolaborasi dengan pemangku kepentingan yang peduli pada kemajuan dan kualitas pendidikan.

Rusdin Tompo, yang dikenal sebagai penulis dan pegiat literasi itu memuji mural berupa “7 Kebiasaan Anak Indonesia hebat” yang terdapat pada dinding sekolah.

Tujuh kebiasaan itu mencakup bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

Menurutnya, pendidikan karakter dapat dengan pendekatan seni dan kreativitas, seperti lagu, gambar, dan puisi. Juga bisa melalui kegiatan Jumat Ibadah, Senam Anak Indonesia Hebat, dan bentuk pembelajaran di kelas atau pun out door serta kegiatan lainnya.

Implementasi program inovasi ini, diketuai oleh Muhammad Aslam, S Ag, yang merupakan guru PAI (Pendidikan Agama Islam). Juga akan dibentuk Tim SAKTI sebagai pendekatan tutor sebaya (peer education).

Tim ini akan menjadi role model dan memotivasi sesama temannya agar berperilaku sesuai karakter anak Indonesia hebat dan menghebatkan anak-anak lainnya.

Nahidha Mallapiang optimis program inovasi SAKTI akan berjalan baik karena sudah disosialisasikan dan mendapat dukungan dari orangtua murid dan komite sekolah SD Inpres Kelapa Tiga 1.

(RT/ID)
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Kabut Asap “Invasi” Makassar, Partikel PM2.5 Ancam Kesehatan Masyarakat
Uang Arisan Tak Kunjung Kembali, Pelapor Sebut Terlapor Tantang Dibawa ke Polisi
Kernet Ditinggal di Jalan, Mobil Hino Rp200 Juta Tak Diketahui Rimbanya
Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA
Sengkarut SD Lariang Bangi I Makin Memanas, Wali Kota Didesak Evaluasi Kadisdik
Serangan Busur Saat Pasang Spanduk, Mahasiswa UNDIPA Makassar Tempuh Jalur Hukum
Aksi Sosial Arashi Cosmetindo Bagikan 1.000 Cup Minuman Gratis untuk Warga yang Antre BBM
BBM Langka di Takalar, Gowa hingga Makassar, F-KRB Desak ESDM Investigasi Distribusi Pertamina

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:25 WITA

Kabut Asap “Invasi” Makassar, Partikel PM2.5 Ancam Kesehatan Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:44 WITA

Uang Arisan Tak Kunjung Kembali, Pelapor Sebut Terlapor Tantang Dibawa ke Polisi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:59 WITA

Kernet Ditinggal di Jalan, Mobil Hino Rp200 Juta Tak Diketahui Rimbanya

Minggu, 27 September 2026 - 01:02 WITA

Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA

Minggu, 20 September 2026 - 17:38 WITA

Sengkarut SD Lariang Bangi I Makin Memanas, Wali Kota Didesak Evaluasi Kadisdik

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA