Personel Dishub Makassar Dianiaya Saat Atur Lalu Lintas di Jalan Urip Sumoharjo

Senin, 9 Maret 2026 - 21:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Penganiayaan Dishub Makassar

Ilustrasi Penganiayaan Dishub Makassar

Gedor.id– Seorang personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar menjadi korban penganiayaan saat sedang bertugas mengatur arus lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Korban yang diketahui merupakan personel Dishub Bidang Lalu Lintas berinisial S, diduga dianiaya oleh seorang pria bernama Hardes.

Dalam kejadian tersebut, korban mengalami pukulan keras di bagian rahang hingga menyebabkan rahangnya bergeser dari posisi semula.

Rekan korban berinisial K mengatakan, setelah melakukan pemukulan, pelaku langsung pulang menuju rumahnya yang berada di belakang Mall Nipah.

Beberapa personel Dishub kemudian mencoba mengikuti pelaku untuk meminta penjelasan atas tindakan penganiayaan tersebut.

BACA JUGA :  Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengancaman di Biringkanaya Dipertanyakan

“Tujuannya hanya ingin menanyakan kenapa rekan kami tiba-tiba dianiaya,” ujar K.

Namun sebelum sampai di rumah pelaku, mereka justru dihalau menggunakan sebuah besi panjang.

Karena situasi dinilai berbahaya, personel Dishub tersebut memilih mundur dan langsung menuju Polsek Panakkukang untuk melaporkan kejadian tersebut.

Mendapat laporan tersebut, dua anggota Polsek Panakkukang langsung mendatangi rumah pelaku. Namun saat tiba di lokasi, pelaku sudah tidak berada di tempat.

Sementara itu, Kabid TPAI Dishub Kota Makassar, Irwan, saat dikonfirmasi media pada Minggu (8/3/2026), membenarkan adanya insiden penganiayaan terhadap personel Dishub tersebut.

BACA JUGA :  Diduga Ada Permainan! Barang Sitaan Kasus Haji Tajang Berubah Fungsi Jadi Showroom Mobil Listrik

Menurut Irwan, peristiwa itu terjadi saat tim Bidang TPAI Dishub Makassar sedang melakukan penindakan berupa penggembokan kendaraan di sejumlah titik.

“Pelaku ini sebelumnya memang sering mengamuk dan mengejar personel saat dilakukan penertiban di beberapa lokasi,” kata Irwan.

Ia juga mengungkapkan bahwa pelaku pernah mengancam petugas saat tim Dishub melakukan penindakan di ujung Jalan A.P. Pettarani beberapa waktu lalu.

Bahkan, dalam sebuah video yang beredar, pelaku sempat melontarkan ancaman kepada petugas Dishub.

“Saya Hardes, mudah-mudahan kita tidak ketemu di Urip Sumoharjo,” ujar pelaku dalam video tersebut.

BACA JUGA :  Viral! Pria Berinisial A Pamer Alat Vital ke Siswi SMK di Makassar

Irwan menambahkan, ancaman tersebut kemudian terbukti pada Jumat (6/3/2026) ketika pelaku tiba-tiba mendatangi personel Dishub yang sedang bertugas mengatur lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo, tepatnya di depan AAS Building, dan langsung melakukan penganiayaan.

Setelah polisi dari Polsek Panakkukang tidak menemukan pelaku di rumahnya, sejumlah personel Dishub berupaya mencari keberadaan pelaku berdasarkan informasi dari warga.

“Sesuai informasi dari warga, pelaku akhirnya ditemukan bersembunyi di sungai. Beberapa personel Dishub kemudian mengamankannya dan membawanya menggunakan mobil ke Polrestabes Makassar,” tutupnya Irwan.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Kerugian Rp100 Juta, Korban Perusakan di Laikang Minta Polisi Jangan Tebang Pilih
Mobil Tangki 4.000 Liter Angkut Solar Subsidi Tanpa Izin, Polres Toraja Utara Bertindak
Kasus Dugaan Penggelapan Pakan Ayam Berlarut, Kuasa Hukum: Kalau Bukti Cukup, Tetapkan Tersangka!
Misteri Kematian Hj Mini Dg Jime Diuji Forensik, Keluarga Tuntut Kepastian
Praperadilan Taufik Hidayat “Telanjangi” Polrestabes Makassar, Borok Penyidikan Dibongkar
Pengakuan Setor Upeti Passobis Viral, Polda Sulsel Kejar Pemilik Akun
Penimbun Solar dan Pertalite Diciduk, Polisi Sita 107 Jeriken
Judi Balap Liar Digerebek di Gowa, Motor Racing dan Uang Rp9,1 Juta Disita

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:51 WITA

Kerugian Rp100 Juta, Korban Perusakan di Laikang Minta Polisi Jangan Tebang Pilih

Selasa, 15 September 2026 - 13:52 WITA

Mobil Tangki 4.000 Liter Angkut Solar Subsidi Tanpa Izin, Polres Toraja Utara Bertindak

Minggu, 6 September 2026 - 19:32 WITA

Kasus Dugaan Penggelapan Pakan Ayam Berlarut, Kuasa Hukum: Kalau Bukti Cukup, Tetapkan Tersangka!

Sabtu, 5 September 2026 - 19:26 WITA

Misteri Kematian Hj Mini Dg Jime Diuji Forensik, Keluarga Tuntut Kepastian

Jumat, 4 September 2026 - 14:55 WITA

Praperadilan Taufik Hidayat “Telanjangi” Polrestabes Makassar, Borok Penyidikan Dibongkar

Berita Terbaru