Pelaku Belum Ditahan, Klarifikasi Kapolsek Justru Diserang Balik Kuasa Hukum

Sabtu, 15 November 2025 - 19:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maryama dan Kuasa Hukumnya Abhel saat di Polsek Turikale

Maryama dan Kuasa Hukumnya Abhel saat di Polsek Turikale

Gedor.id– Polemik penanganan kasus kekerasan terhadap Maryana kian memanas. Kuasa hukum korban, Abhel, mengeluarkan kritik tajam terhadap Kapolsek Turikale yang dituding menyampaikan klarifikasi menyesatkan dan tidak mencerminkan integritas seorang pimpinan kepolisian.

Abhel menilai pernyataan Kapolsek—yang menyebut dua gigi korban yang patah hanyalah “gigi palsu”—sebagai bentuk upaya mengurangi keseriusan tindak kekerasan yang dialami korban.

“Ini pengaburan fakta. Ada pemukulan, ada gigi patah. Mau itu gigi asli atau palsu, tetap saja itu perusakan tubuh korban. Jangan putar balik kenyataan,” tegasnya. Sabtu (15/11/2025)

BACA JUGA :  LBH MRI Minta Razia dan Tes Urine Massal di Lapas Bollangi Dilakukan Terbuka

Ia menantang langsung Kapolsek Turikale untuk membuktikan pernyataannya.

“Saya tantang Kapolsek. Jangan sembunyi di balik alasan gigi palsu. Saksi-saksi melihat jelas pemukulan itu. Klarifikasinya tidak hanya keliru, tapi menyesatkan,” katanya dengan nada keras.

Abhel menuntut Kapolres Maros untuk segera turun tangan menilai ulang perilaku bawahannya yang dianggap tidak objektif.

“Kapolres harus bertindak. Kalau Kapolsek terbukti menyebarkan klarifikasi yang menyesatkan publik, pencopotan adalah konsekuensi logis. Tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Serangan ke Media di RDP DPRD Gowa Picu Reaksi Keras, Bomwaktu.com Siap Tempuh Jalur Hukum

Ironisnya, hingga saat ini pelaku kekerasan—yang identitasnya sudah diketahui—belum ditahan maupun ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Turikale.

Kondisi ini semakin memperkuat dugaan bahwa penanganan kasus berjalan lamban dan tidak serius.

Saat dimintai penjelasan lebih lanjut, Kapolsek Turikale hanya memberikan respons singkat.

“Siap pak. Maaf pak. Laporannya sudah dilimpahkan ke Polres Maros, ditangani Pak Johar.” singkatnya melalui by phone

BACA JUGA :  Tiga Bulan Berlalu, Pelaku Penganiayaan di Maros Masih Bebas Berkeliaran!

Sikap minim penjelasan itu justru menambah tanda tanya besar terkait transparansi dan keseriusan aparat dalam mengusut tuntas kasus kekerasan ini.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Kerugian Rp100 Juta, Korban Perusakan di Laikang Minta Polisi Jangan Tebang Pilih
Mobil Tangki 4.000 Liter Angkut Solar Subsidi Tanpa Izin, Polres Toraja Utara Bertindak
Kasus Dugaan Penggelapan Pakan Ayam Berlarut, Kuasa Hukum: Kalau Bukti Cukup, Tetapkan Tersangka!
Misteri Kematian Hj Mini Dg Jime Diuji Forensik, Keluarga Tuntut Kepastian
Praperadilan Taufik Hidayat “Telanjangi” Polrestabes Makassar, Borok Penyidikan Dibongkar
Pengakuan Setor Upeti Passobis Viral, Polda Sulsel Kejar Pemilik Akun
Penimbun Solar dan Pertalite Diciduk, Polisi Sita 107 Jeriken
Judi Balap Liar Digerebek di Gowa, Motor Racing dan Uang Rp9,1 Juta Disita

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:51 WITA

Kerugian Rp100 Juta, Korban Perusakan di Laikang Minta Polisi Jangan Tebang Pilih

Selasa, 15 September 2026 - 13:52 WITA

Mobil Tangki 4.000 Liter Angkut Solar Subsidi Tanpa Izin, Polres Toraja Utara Bertindak

Minggu, 6 September 2026 - 19:32 WITA

Kasus Dugaan Penggelapan Pakan Ayam Berlarut, Kuasa Hukum: Kalau Bukti Cukup, Tetapkan Tersangka!

Sabtu, 5 September 2026 - 19:26 WITA

Misteri Kematian Hj Mini Dg Jime Diuji Forensik, Keluarga Tuntut Kepastian

Jumat, 4 September 2026 - 14:55 WITA

Praperadilan Taufik Hidayat “Telanjangi” Polrestabes Makassar, Borok Penyidikan Dibongkar

Berita Terbaru