Bisnis Kecantikan yang Menyesatkan, Hj. Mita Produksi Obat Pelangsing Tanpa Izin

Tojeng

Rabu, 12 November 2025 - 16:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kolase - Owner MJB Paramita dan obat pelangsing ilegal

Foto kolase - Owner MJB Paramita dan obat pelangsing ilegal

Gedor.id- Polres Sidrap resmi menetapkan Paramita alias Hj. Mita binti Syamsuddin, pemilik Mytha Kosmetik sekaligus MJB Fashion, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Penetapan status tersangka tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan polisi Nomor LPA/13/VII/2025/SPKT/POLRES SIDRAP/POLDA SULSEL tertanggal 31 Juli 2025.

Dalam laporan itu, Paramita diduga kuat memproduksi dan mengedarkan obat pelangsing tanpa memenuhi standar keamanan dan mutu sebagaimana diatur oleh BPOM.

Kanit Tipidter Polres Sidrap, Ipda Muhammad Abel Putra Mirzan, membenarkan penetapan tersebut.

“Benar, sudah ditetapkan tersangka. Untuk yang bersangkutan tidak kami tahan,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Selasa (11/11/2025).

BACA JUGA :  Polda Jabar Tetapkan Tiga Pemilik Helen’s Night Mart sebagai Tersangka Kasus Pesta Gay

Menurut Abel, meski berstatus tersangka, pihak kepolisian belum melakukan penahanan karena Paramita dinilai kooperatif selama proses hukum berlangsung.

“Selama proses penyelidikan dan penyidikan, yang bersangkutan selalu kooperatif dan rutin memenuhi kewajiban wajib lapor di Polres,” jelasnya.

Abel menegaskan, dasar penetapan tersangka adalah temuan bahwa Paramita memproduksi dan menjual obat pelangsing tanpa izin edar dari BPOM.

Namun, ia menambahkan bahwa kasus tersebut tidak berkaitan langsung dengan temuan BPOM Makassar yang sebelumnya mengungkap produk skincare mengandung merkuri.

“Untuk obat pelangsing itu memang tidak memiliki izin edar dari BPOM. Sementara temuan BPOM Makassar terkait skincare kami tidak monitor, karena kami hanya fokus pada perkara yang kami tangani,” ujarnya.

BACA JUGA :  Finalis dari 5 Kabupaten Bertarung di Audisi Mister & Miss Sulsel 2026 Ajatappareng

Atas perbuatannya, Paramita dijerat Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara atau denda hingga Rp5 miliar.

Sementara itu, Kepala BPOM Makassar, Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan, menegaskan bahwa perkara yang tengah ditangani lembaganya berbeda dengan kasus yang ditangani Polres Sidrap.

“Perkara yang ditangani Polres Sidrap berbeda dengan yang kami tangani. Yang kami tangani berkaitan dengan produk kosmetik,” katanya.

BACA JUGA :  Korban Sebut Ada Dalang di Balik Pembacokan Brutal di Polsek Polut

Yosef memastikan BPOM Makassar bersama Ditreskrimsus Polda Sulsel tetap melanjutkan penyelidikan terhadap dugaan peredaran kosmetik mengandung merkuri yang juga dikaitkan dengan nama Paramita.

“Setiap warga negara memiliki hak, tetapi juga wajib taat pada hukum. Kami hadir untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan demikian, Paramita alias Hj. Mita kini menghadapi dua proses hukum berbeda, Kasus obat pelangsing ilegal yang ditangani Polres Sidrap, dan Kasus dugaan kosmetik bermerkuri yang tengah diselidiki BPOM Makassar bersama Polda Sulsel.

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo
Polresta Kendari Bongkar Sindikat Pemalsu STNK, Uangnya Dipakai Beli Sabu dan Judi Online
Spill Dugaan Perselingkuhan Bupati dan Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Terseret Kasus Huku
Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan
Aksi Brutal Geng Motor “Bocil” di Makassar, Satu Mahasiswa Meregang Nyawa
Keluarga Geram! Kematian Hj Mini di Rumah Warga Diminta Diusut Transparan dan Tuntas
Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar
Bupati Gowa Jadi Tersangka, Polri Sita Dokumen

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:44 WITA

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:20 WITA

Polresta Kendari Bongkar Sindikat Pemalsu STNK, Uangnya Dipakai Beli Sabu dan Judi Online

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Spill Dugaan Perselingkuhan Bupati dan Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Terseret Kasus Huku

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:05 WITA

Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:16 WITA

Aksi Brutal Geng Motor “Bocil” di Makassar, Satu Mahasiswa Meregang Nyawa

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA