Residivis Asal Kalimantan Dibekuk, Dua Kali Bobol Toko Elektronik di Barru

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Barru, IPTU Akbar saat konferensi Pers

Kasat Reskrim Polres Barru, IPTU Akbar saat konferensi Pers

Gedor.id– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Barru meringkus pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) berinisial RO (39), warga Bontang, Kalimantan Selatan.

RO yang merupakan residivis ini beraksi di dua lokasi berbeda di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Pelaku membobol toko elektronik di Jalan Jenderal Sudirman serta sebuah angkringan di Jalan Merdeka, Sumpang Binangae.

Dari aksi tersebut, RO menggasak sejumlah barang berharga dengan total kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.

BACA JUGA :  Diduga Ilegal, Tambang Galian C di Jeneponto Tetap Beroperasi Dekat Kantor Desa

Kasat Reskrim Polres Barru, IPTU Akbar, mengungkapkan bahwa pelaku dua kali melakukan pencurian di toko elektronik yang sama di Jalan Jenderal Sudirman.

“Pelaku mencuri sembilan unit handphone, empat speaker, serta uang tunai sebesar Rp20 juta,” kata IPTU Akbar saat konferensi pers, Selasa (30/12/2025).

Tak berhenti di situ, IPTU Akbar menjelaskan bahwa RO juga beraksi di angkringan di Jalan Merdeka. Dari lokasi tersebut, pelaku membawa kabur televisi, receiver, karpet, dan tikar.

BACA JUGA :  Geger Dana Desa Tamalate, BPD Seret Dugaan Pelanggaran ke DPRD Takalar

Pengungkapan kasus ini dilakukan melalui kolaborasi Satreskrim Polres Barru, Resmob Polda Sulsel, dan Resmob Polres Pelabuhan Makassar.

Pelaku akhirnya dibekuk di Wisma Jampea, Makassar.

“Saat ditangkap, pelaku sedang pesta minuman keras bersama dua perempuan. Pelaku sempat melawan sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak betis kanan,” jelas IPTU Akbar.

BACA JUGA :  Diduga Gunakan Data SPPT Nonaktif, SKKT Terbitan Oknum Lurah Dipertanyakan di Pengadilan

Atas perbuatannya, RO terancam hukuman tujuh tahun penjara.

“Pelaku dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun,” tutup Kasi Humas Polres Barru.

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Dugaan Aborsi 2021 di Gowa Kembali Terbongkar, ASN Berinisial HA Dilaporkan ke Polisi
Aksi Bejat Buruh Harian di Makassar Terbongkar, Klien Ditodong dan Dicabuli di Rumah
Penggeledahan Disdik Sulsel, Kejati Kejar Bukti Dugaan Korupsi Rp13 Miliar
Jabatan Runtuh Akibat Korupsi PBG, Kadis Perkimtan Gowa Masuk Rutan
Kasus Dugaan Penganiayaan Mengambang, Polsek Bissappu dan Polres Bantaeng Cuci Tangan?
Operasi Sat Narkoba Maros Berhasil, Bandar dan 421 Gram Sabu Diamankan
Polda Jabar Tetapkan Tiga Pemilik Helen’s Night Mart sebagai Tersangka Kasus Pesta Gay
Malam Minggu Berujung Sial, 13 Remaja “Painung Ballo” di Manggala Diciduk Polisi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:39 WITA

Dugaan Aborsi 2021 di Gowa Kembali Terbongkar, ASN Berinisial HA Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:06 WITA

Aksi Bejat Buruh Harian di Makassar Terbongkar, Klien Ditodong dan Dicabuli di Rumah

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:50 WITA

Penggeledahan Disdik Sulsel, Kejati Kejar Bukti Dugaan Korupsi Rp13 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:33 WITA

Jabatan Runtuh Akibat Korupsi PBG, Kadis Perkimtan Gowa Masuk Rutan

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:16 WITA

Kasus Dugaan Penganiayaan Mengambang, Polsek Bissappu dan Polres Bantaeng Cuci Tangan?

Berita Terbaru