Kapolsek Singgung Kerugian Rp1 Juta, Warga Minta Ancaman Jangan Diremehkan

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Polsek Tompobulu, Kabupaten Bantaeng

Kantor Polsek Tompobulu, Kabupaten Bantaeng

gedor.id– Laporan seorang warga bernama Nurlela (38) diduga terabaikan di Polsek Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.

Padahal, ia mengaku menjadi korban teror dari seorang pria bernama Kamaruddin di rumahnya pada Kamis malam, 20 November 2025, sekitar pukul 21.44 WITA.

Menurut penuturan Nurlela, Kamaruddin tiba-tiba muncul di depan rumahnya sambil mengamuk, berteriak histeris, dan melempari rumahnya dengan batu.

Aksi itu berlanjut ketika pelaku merangsek masuk ke kolong rumah lalu menghantam pintu dan lampu dengan tebasan senjata tajam, membuat keluarga korban panik dan ketakutan.

Pelaku sempat pergi, namun kembali tidak lama kemudian sambil membawa motor milik ayah Nurlela yang diparkir di pinggir jalan.

BACA JUGA :  Kasus Pengrusakan Rumah di Jeneponto Belum Tuntas, Kuasa Hukum Soroti Terduga Aktor Intelektual

Awalnya Nurlela mengira ayahnya yang mengendarai motor tersebut. Ia kaget ketika mendapati bahwa justru Kamaruddin yang membawanya. Saat diminta untuk pulang, pelaku kembali mengamuk dan menantang.

Situasi makin berbahaya ketika Kamaruddin mengeluarkan pisau, merusak motor, dan mengancam Nurlela dari jarak sekitar empat meter.

“Saya lari karena dia bawa pisau dan mengancam saya,” ungkapnya. Jumat (12/12/2025)

Sebelumnya, Kamaruddin juga disebut sempat memarahi ayah korban sebelum dilerai warga. Namun ketegangan kembali pecah dan memuncak menjadi aksi teror di rumah Nurlela.

BACA JUGA :  Viral, Warga Salemba Jadi Korban Bacokan di Depan Masjid ICDT Bulukumba

Padahal, malam itu keluarga korban dan warga sekitar sedang berkumpul untuk persiapan acara pernikahan sepupu pelaku.

Suasana yang awalnya penuh kegembiraan berubah mencekam setelah Kamaruddin datang diduga dalam kondisi tidak stabil.

Nurlela menegaskan bahwa ia telah melapor ke Polsek Tompobulu, namun hingga kini laporannya belum mendapat tindak lanjut berarti.

Ia berharap kasus ini segera diproses karena telah mengancam keselamatan dirinya dan keluarganya.

Dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kapolsek Tompobulu memastikan bahwa laporan tersebut tetap diproses.

“Ada laporan polisi. Kami sudah beberapa kali mendatangi TKP dan pelaku tetap dicari karena bersembunyi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Suami di Konawe Aniaya Istri dan Anak Balita, Pelaku Ditangkap Polisi

Ia mengakui bahwa Kamaruddin memang kerap meresahkan warga bahkan sebelum ia menjabat.

Pihaknya juga sudah mengimbau masyarakat membantu memberikan informasi tanpa melakukan tindakan main hakim sendiri.

Kapolsek menambahkan bahwa nilai kerugian dalam kasus ini menurut Kanit Reskrim berkisar sekitar Rp1 juta, dan barang bukti motor masih diamankan di kantor polisi.

Ia juga menyampaikan bahwa keluarga telah diimbau agar pelaku menyerahkan diri.

“Pelaku melakukan aksi setelah mabuk atau terpengaruh miras,” tutupnya.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Dugaan Aborsi 2021 di Gowa Kembali Terbongkar, ASN Berinisial HA Dilaporkan ke Polisi
Aksi Bejat Buruh Harian di Makassar Terbongkar, Klien Ditodong dan Dicabuli di Rumah
Penggeledahan Disdik Sulsel, Kejati Kejar Bukti Dugaan Korupsi Rp13 Miliar
Jabatan Runtuh Akibat Korupsi PBG, Kadis Perkimtan Gowa Masuk Rutan
Kasus Dugaan Penganiayaan Mengambang, Polsek Bissappu dan Polres Bantaeng Cuci Tangan?
Operasi Sat Narkoba Maros Berhasil, Bandar dan 421 Gram Sabu Diamankan
Polda Jabar Tetapkan Tiga Pemilik Helen’s Night Mart sebagai Tersangka Kasus Pesta Gay
Malam Minggu Berujung Sial, 13 Remaja “Painung Ballo” di Manggala Diciduk Polisi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:39 WITA

Dugaan Aborsi 2021 di Gowa Kembali Terbongkar, ASN Berinisial HA Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:06 WITA

Aksi Bejat Buruh Harian di Makassar Terbongkar, Klien Ditodong dan Dicabuli di Rumah

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:50 WITA

Penggeledahan Disdik Sulsel, Kejati Kejar Bukti Dugaan Korupsi Rp13 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:33 WITA

Jabatan Runtuh Akibat Korupsi PBG, Kadis Perkimtan Gowa Masuk Rutan

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:16 WITA

Kasus Dugaan Penganiayaan Mengambang, Polsek Bissappu dan Polres Bantaeng Cuci Tangan?

Berita Terbaru