Pembangunan Yon 872 Diserbu Penolakan, Danrem Turun Tangan Redam Krisis

Tojeng

Minggu, 23 November 2025 - 20:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Rampoang yang ada di lokasi

Warga Rampoang yang ada di lokasi

Gedor.id– Konflik antara masyarakat Desa Rampoang dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait pembangunan Yon TP 872/Andi Jemma semakin memanas.

Penolakan warga memuncak setelah mereka menghentikan aktivitas pembangunan di lokasi tersebut.

Untuk merespons situasi itu, Danrem 141/Toddopuli dijadwalkan berkunjung ke Luwu Utara pada Senin, 24 November 2025.

Kedatangannya bertujuan melakukan audiensi dengan Bupati Luwu Utara sekaligus meninjau langsung kondisi di lapangan.

BACA JUGA :  Warga Antre Berjam-jam, Solar Subsidi Diduga Diborong Kelompok Pelangsir

Kunjungan tersebut tertuang dalam Surat Komando Militer 141 Toddopuli Nomor B/720/XI/2025, yang menjelaskan bahwa Danrem beserta rombongan akan meninjau Marshelling Area (MA) di Balai Latihan Kerja (BLK) Luwu Utara sebelum menuju lokasi pembangunan Yon TP 872.

Pembangunan Yon TP 872 sendiri telah menjadi isu sensitif karena lokasi lahan yang dianggap tidak tepat dan dinilai mengancam mata pencaharian warga.

BACA JUGA :  Tak Jelas Lokasi Pembangunan, Warga Kepung Pos Yon TP 872

Sejumlah masyarakat merasa keputusan pemerintah belum mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi bagi mereka.

“Kami berharap kedatangan Danrem 141/TP bisa membawa solusi yang tidak mencederai rasa keadilan,” ujar seorang warga terdampak. Minggu (23/11/2025)

Audiensi antara Danrem dan Bupati diharapkan menghasilkan keputusan yang adil bagi semua pihak.

Sementara itu, warga Rampoang terus menanti kepastian yang jelas terkait nasib pembangunan Yon TP 872.

BACA JUGA :  Dugaan Setoran Rp25–35 Juta Warnai Program Irigasi P3TGAI di Takalar

Ono
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Anggaran Porprov Sudah Cair, Persiapan Atlet Jeneponto Masih Dibayangi Persoalan Dana
Bikin Hati Meleleh! Pesan Cinta Heriansa Effendi untuk Istri: “Bersamamu, Kerja Kebaikan Terasa Lebih Ringan”
Publik Tunggu Hasil Otopsi Hj Mini Dg Jime, Kasat Reskrim Polres Takalar Bungkam
Dana Kerohiman Caleg Gagal Lolos Disorot, Andi Tenrisau: Ini Soal Amanah Partai
Situasi Memanas, Kapolres Luwu Utara Bersama Danyon Brimob Bertahan di Pantai Seta Seta
Dulu Minimarket Gowa Seolah Kebal, Kini Kasusnya Terseret Perkara Bupati
60 Pucuk Senjata Diserahkan, Wakapolres Luwu Utara Apresiasi Komitmen Warga
AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:50 WITA

Anggaran Porprov Sudah Cair, Persiapan Atlet Jeneponto Masih Dibayangi Persoalan Dana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:39 WITA

Bikin Hati Meleleh! Pesan Cinta Heriansa Effendi untuk Istri: “Bersamamu, Kerja Kebaikan Terasa Lebih Ringan”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:46 WITA

Publik Tunggu Hasil Otopsi Hj Mini Dg Jime, Kasat Reskrim Polres Takalar Bungkam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Dana Kerohiman Caleg Gagal Lolos Disorot, Andi Tenrisau: Ini Soal Amanah Partai

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:28 WITA

Situasi Memanas, Kapolres Luwu Utara Bersama Danyon Brimob Bertahan di Pantai Seta Seta

Berita Terbaru

serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi

Internasional

Houthi Klaim Serangan di Riyadh, Trump Siapkan Keputusan Cepat

Minggu, 11 Okt 2026 - 15:58 WITA

Foto: REUTERS/Social Media

Internasional

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Bandara Riyadh Jadi Sasaran Serangan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:06 WITA