Laut Tanakeke Menghitam, Bom Ikan Beraksi, LSM Pemantik: Penegakan Hukum Mati Rasa!

Tojeng

Minggu, 2 November 2025 - 17:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

maraknya praktik pemboman ikan

maraknya praktik pemboman ikan

Gedor.id- Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantik, Rahman Suwandi, mendesak Polres Takalar untuk menindaklanjuti kasus pemboman ikan di perairan Tanakeke secara serius, transparan, dan tuntas.

Desakan tersebut disampaikan Rahman setelah pihaknya menerima berbagai laporan dari masyarakat terkait maraknya praktik pemboman ikan yang dinilai semakin meresahkan dan merusak ekosistem laut di wilayah tersebut.

“Kami sangat prihatin dengan masih terjadinya pemboman ikan di Tanakeke. Praktik ini bukan hanya merusak lingkungan laut, tapi juga mengancam keberlangsungan hidup para nelayan tradisional yang menggantungkan hidup dari laut yang lestari,” tegas Rahman kepada awak media, Sabtu (2/11/2025).

BACA JUGA :  Enam Titik Tambang Liar di Gowa Diduga Kebal Penertiban!

Ia menilai, penegakan hukum terhadap pelaku pemboman ikan harus dilakukan segera, sebab bukti awal yang beredar di masyarakat sudah cukup jelas.

“Pemantik Takalar meminta pihak kepolisian segera bertindak dan menindak para pelaku pemboman ikan di perairan Tanakeke. Video yang beredar sudah sangat terang benderang — tidak ada alasan untuk menunda penanganan kasus ini,” ujarnya menegaskan.

Rahman juga meminta perhatian langsung dari Kapolda Sulsel agar kasus ini menjadi prioritas penanganan.

“Kami berharap Kapolda Sulsel yang baru bisa memberikan atensi khusus terhadap kasus ini agar ada efek jera bagi pelaku,” tambahnya.

LSM Pemantik menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Polres Takalar, antara lain:

  1. Melakukan investigasi mendalam terhadap jaringan pelaku pemboman ikan, termasuk dugaan aktor intelektual di balik aksi tersebut.
  2. Meningkatkan patroli rutin di perairan Tanakeke untuk mencegah praktik serupa terulang.
  3. Menindak tegas pelaku sesuai hukum tanpa pandang bulu.
  4. Melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan dan pelaporan kegiatan ilegal di laut.
BACA JUGA :  Tambang Ilegal Merajalela, Warga Menjerit, Pejabat Pura-Pura Tuli

“Keberlangsungan ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat Tanakeke sangat bergantung pada ketegasan aparat penegak hukum,” tutup Rahman.

Diketahui, Polres Takalar telah memeriksa tiga orang terduga pelaku pemboman ikan di perairan Tanakeke beberapa hari lalu.

Proses penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Dugaan Tambang Liar Tak Tuntas, Kinerja Polres Lutra Disorot Propam
Janji Manis Pangkalan Gas Berujung Petaka, Uang Puluhan Juta Melayang!
Akses Jalan Terbatas Tak Jadi Penghalang, Camat Burau Temui Warga Terpencil
270 Jenazah Dilaporkan Jadi Abu Akibat Karhutla di Toraja Utara
Andi Abdul Hakim Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Minta Polres Bulukumba Bertindak
Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili
Dua Mobil Cuma Janji? Petani Wajo Kehilangan Rp25,4 Juta, Andi Aso Belum Ditemukan
HIPERMATA UNM Buka Babak Baru Kepemimpinan, Fokus pada Kaderisasi dan Pengabdian

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:58 WITA

Dugaan Tambang Liar Tak Tuntas, Kinerja Polres Lutra Disorot Propam

Senin, 2 November 2026 - 15:51 WITA

Akses Jalan Terbatas Tak Jadi Penghalang, Camat Burau Temui Warga Terpencil

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:12 WITA

270 Jenazah Dilaporkan Jadi Abu Akibat Karhutla di Toraja Utara

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Andi Abdul Hakim Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Minta Polres Bulukumba Bertindak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WITA

Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA