Peringatan September Hitam, Mahasiswa UHO Tegaskan Perjuangan Belum Usai

Tojeng

Sabtu, 27 September 2025 - 18:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

mahasiswa Fakultas Peternakan UHO kembali menggelar peringatan sederhana namun penuh makna

mahasiswa Fakultas Peternakan UHO kembali menggelar peringatan sederhana namun penuh makna

Gedor.id- Bulan September kembali membawa duka yang tak pernah usai bagi masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya civitas akademika Universitas Halu Oleo (UHO). Jumat (26/9/2025)

Ingatan akan tragedi September Hitam 2019 terus membekas. Saat itu, dua mahasiswa UHO, Himawan Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi, gugur ketika menyuarakan aspirasi rakyat dalam aksi demonstrasi menolak kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat.

Kematian mereka bukan sekadar kehilangan bagi keluarga tercinta, tetapi juga menjadi luka mendalam bagi dunia pendidikan dan demokrasi Indonesia.

Peristiwa ini menjadi pengingat pahit: bahwa kebebasan berpendapat dan menyampaikan kebenaran masih sering dibayar mahal dengan darah dan nyawa.

BACA JUGA :  Biadab! Bocah Perempuan di Konsel Dibunuh Usai Diduga Dilecehkan, Jasadnya Dibuang

HAM dan Makna September Hitam

Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak mendasar setiap individu: hak hidup, berpendapat, dan menyampaikan aspirasi.

Namun, tragedi September Hitam menunjukkan rapuhnya perlindungan HAM di negeri ini, ketika suara kritis justru dibungkam dengan kekerasan.

Bagi mahasiswa, September Hitam menjadi simbol perjuangan menegakkan demokrasi. Ia bukan hanya peringatan, tetapi juga refleksi tahunan agar tragedi serupa tidak pernah terulang.

Doa dan Renungan di Fakultas Peternakan UHO

Tahun ini, mahasiswa Fakultas Peternakan UHO kembali menggelar peringatan sederhana namun penuh makna.

BACA JUGA :  Polda Sulsel Digedor! Mahasiswa Desak Pencopotan Kapolres dan Kasat Reskrim Sinjai

Acara diisi dengan doa bersama, pembacaan puisi, orasi ilmiah, hingga lantunan lagu perjuangan. Lilin dinyalakan, doa dipanjatkan, dan nama Randi serta Yusuf kembali disebut dalam haru.

“Kami hadir untuk mengenang dan mendoakan almarhum. Perjuangan Himawan Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi adalah amanah yang harus kami lanjutkan. September Hitam adalah simbol agar mahasiswa tidak pernah diam terhadap ketidakadilan,” ungkap salah satu peserta acara.

Doa untuk Randi dan Yusuf

Sebagai penghormatan, doa bersama dipanjatkan untuk kedua almarhum:

“Allahummaghfirlahuma warhamhuma wa’afihima wa’fu ‘anhuma. Ya Allah, ampunilah dosa-dosa almarhum Himawan Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi, lapangkanlah kuburnya, terimalah amal kebaikannya, dan tempatkanlah mereka di sisi-Mu yang mulia. Jadikanlah pengorbanan mereka sebagai cahaya perjuangan bagi bangsa ini.”

BACA JUGA :  Kesal Jalan Rusak Puluhan Tahun, Warga Lambuya-Puriala Tutup Akses Utama Sultra

Harapan ke Depan

September Hitam bukan sekadar kenangan pahit, tetapi refleksi kolektif bagi bangsa. Negara dituntut lebih serius menegakkan HAM, melindungi kebebasan berekspresi, serta memastikan tragedi serupa tak lagi terulang.

Bagi mahasiswa, amanah perjuangan itu tetap hidup. Doa untuk Randi dan Yusuf terus menggema, sementara semangat mereka menjadi inspirasi abadi: bahwa keadilan harus diperjuangkan, meski jalan itu penuh risiko.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Anggaran Porprov Sudah Cair, Persiapan Atlet Jeneponto Masih Dibayangi Persoalan Dana
Bikin Hati Meleleh! Pesan Cinta Heriansa Effendi untuk Istri: “Bersamamu, Kerja Kebaikan Terasa Lebih Ringan”
Publik Tunggu Hasil Otopsi Hj Mini Dg Jime, Kasat Reskrim Polres Takalar Bungkam
Dana Kerohiman Caleg Gagal Lolos Disorot, Andi Tenrisau: Ini Soal Amanah Partai
Situasi Memanas, Kapolres Luwu Utara Bersama Danyon Brimob Bertahan di Pantai Seta Seta
Dulu Minimarket Gowa Seolah Kebal, Kini Kasusnya Terseret Perkara Bupati
60 Pucuk Senjata Diserahkan, Wakapolres Luwu Utara Apresiasi Komitmen Warga
AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:50 WITA

Anggaran Porprov Sudah Cair, Persiapan Atlet Jeneponto Masih Dibayangi Persoalan Dana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:39 WITA

Bikin Hati Meleleh! Pesan Cinta Heriansa Effendi untuk Istri: “Bersamamu, Kerja Kebaikan Terasa Lebih Ringan”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:46 WITA

Publik Tunggu Hasil Otopsi Hj Mini Dg Jime, Kasat Reskrim Polres Takalar Bungkam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Dana Kerohiman Caleg Gagal Lolos Disorot, Andi Tenrisau: Ini Soal Amanah Partai

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:28 WITA

Situasi Memanas, Kapolres Luwu Utara Bersama Danyon Brimob Bertahan di Pantai Seta Seta

Berita Terbaru

serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi

Internasional

Houthi Klaim Serangan di Riyadh, Trump Siapkan Keputusan Cepat

Minggu, 11 Okt 2026 - 15:58 WITA

Foto: REUTERS/Social Media

Internasional

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Bandara Riyadh Jadi Sasaran Serangan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:06 WITA