Kader PPP Berdarah di Muktamar, Mardiono Ancam Proses Hukum

Tojeng

Minggu, 28 September 2025 - 23:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Umum PPP, Mardiono

Foto: Ketua Umum PPP, Mardiono

Gedor.id– Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9/2025), sempat diwarnai kericuhan.

Insiden itu membuat sejumlah kader mengalami luka, bahkan ada yang harus dilarikan ke rumah sakit.

Ketua Umum PPP, Mardiono, yang kembali terpilih secara aklamasi, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam.

“Beberapa kader kami mengalami cedera di bagian kepala, bibir, dan lainnya. Saat ini mereka dirawat di rumah sakit. Kasus ini akan kami lanjutkan ke proses hukum,” tegasnya.

BACA JUGA :  GRD Bongkar Wajah Negara, Melindungi Pengusaha, Menghancurkan Petani

Mardiono menilai kericuhan tersebut mencederai forum demokrasi. Ia menyebut kerusuhan dipicu pihak-pihak yang memaksakan kehendak demi kepentingan pribadi.

“Sejak awal sudah terlihat gelagat ada pihak lain yang ingin memaksakan kehendak dalam Muktamar ini,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan sudah mengantongi bukti rekaman CCTV yang akan diserahkan ke kepolisian.

“Ada semua buktinya. Polisi nanti akan melakukan penyelidikan. Dua minggu terakhir memang sudah ada kelompok yang berupaya secara ilegal ingin mengambil alih secara paksa,” kata Mardiono.

BACA JUGA :  Budiman S Bongkar Dugaan Kejahatan Prosedural, MA Diminta Jangan Tutup Mata

Lebih jauh, Mardiono menekankan PPP adalah partai kader, di mana setiap jabatan harus ditempuh lewat pengalaman panjang dari level bawah.

“PPP ini partai kader. Semua yang duduk di kepengurusan berproses dari bawah, mulai ketua wilayah, sekretaris, sampai wakil ketua umum, termasuk saya sendiri,” tandasnya.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Tiga Menteri Kabinet Prabowo Dinilai Belum Maksimal Jalankan Program Presiden
Husniah Masih Pimpin Gowa di Tengah Kasus Hukum, F-KRB: Jangan Diulur-ulur
Pemilihan RT/RW Sarat Masalah, Canvasser MuLIA Tagih Janji, Jawaban Appi Bikin Kecewa
Ketua Fraksi NasDem Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Aceh dan Atasi Banjir Tripa
Golkar Luwu Timur Rayakan HUT ke-61 dengan Pasar Murah di Lima Dapil
Megawati Umumkan Susunan Pengurus Baru, Posisi Sekjen Sempat Kosong
Sahroni Digantikan, Rusdi Masse Masuk Daftar Pimpinan Komisi III DPR 2025–2029
Presiden Prabowo Instruksikan TNI-Polri Tindak Tegas Aksi Anarkis

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:30 WITA

Tiga Menteri Kabinet Prabowo Dinilai Belum Maksimal Jalankan Program Presiden

Rabu, 30 September 2026 - 15:11 WITA

Husniah Masih Pimpin Gowa di Tengah Kasus Hukum, F-KRB: Jangan Diulur-ulur

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:46 WITA

Pemilihan RT/RW Sarat Masalah, Canvasser MuLIA Tagih Janji, Jawaban Appi Bikin Kecewa

Senin, 17 November 2025 - 16:01 WITA

Ketua Fraksi NasDem Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Aceh dan Atasi Banjir Tripa

Selasa, 7 Oktober 2025 - 10:55 WITA

Golkar Luwu Timur Rayakan HUT ke-61 dengan Pasar Murah di Lima Dapil

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA