Kasus Alphard Rp31 Juta per Bulan Memanas, Terlapor Disebut Sulit Dihubungi

Tojeng

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Irsan Saat Penyerahan Unit

Irsan Saat Penyerahan Unit

Gedor.id– Kasus dugaan penggelapan satu unit mobil Toyota Alphard yang dilaporkan ke Polda Gorontalo hingga kini belum menemukan penyelesaian.

Laporan tersebut telah teregister dengan Nomor: LP/B/146/IV/2026/SPKT/Polda Gorontalo, tertanggal 30 April 2026.

Pelapor, Irsan, mengungkapkan bahwa persoalan bermula dari permintaan penyewaan satu unit Toyota Alphard yang disampaikan melalui Syamsul Alam.

Komunikasi dilakukan melalui sambungan telepon WhatsApp dan kedua belah pihak menyepakati nilai sewa sebesar Rp31 juta per bulan.

BACA JUGA :  IRT Bulukumba Mengaku Dianiaya Suami, Netizen Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku

“Pada malam 29 April 2025, saya mengantarkan langsung mobil tersebut ke Kota Gorontalo. Kendaraan diterima di Hotel Grand Zanur oleh Zunaidi Z. Hasan alias Didit. Saat itu disampaikan bahwa mobil akan digunakan oleh seorang pejabat yang menjabat sebagai Wakil Bupati Gorontalo,” ujar Irsan. Kamis (23/7/2026)

Menurut Irsan, pembayaran sewa berjalan lancar sejak April hingga November 2025. Namun, memasuki Desember 2025, pembayaran disebut berhenti dan hingga kini tidak pernah lagi dilakukan.

BACA JUGA :  Emosi Tagih Utang, Warga Pinrang Tebas Leher Teman Sendiri Pakai Parang

Irsan juga mengaku telah berupaya menagih penyelesaian persoalan tersebut. Bahkan, ia menyebut ayah terlapor, H. Zainuddin, yang disebut sebagai mantan Bupati Pohuwato dan Bulukumba, pernah berjanji akan menyelesaikan persoalan mobil yang menurut pelapor telah digadaikan oleh anaknya.

“Janji tersebut sampai sekarang belum ditepati,” kata Irsan.

Selain itu, Irsan menyatakan bahwa Zunaidi Z. Hasan alias Didit telah beberapa kali dipanggil oleh penyidik Polda Gorontalo, namun disebut tidak pernah memenuhi panggilan tersebut.

BACA JUGA :  Operasi Sat Narkoba Maros Berhasil, Bandar dan 421 Gram Sabu Diamankan

Pelapor juga menduga terlapor kini berupaya menghindari proses hukum karena nomor telepon yang sebelumnya digunakan sudah tidak dapat dihubungi.

Hingga berita ini diturunkan, Pihak Terkait Belum Bisa di Temui.

Bersambung…

Editor : Darwis

Berita Terkait

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!
Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan
Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan
MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar
SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual
Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?
Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:53 WITA

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:42 WITA

Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16 WITA

Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:07 WITA

MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WITA

SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA