Proyek Rp10,7 Miliar Mangkrak, Propam Diminta Periksa Penanganan Kasus di Polres Bone

Tojeng

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek pembangunan Bola Soba di Kelurahan Watangpalakka, Kecamatan Tanete Riattang Barat

Proyek pembangunan Bola Soba di Kelurahan Watangpalakka, Kecamatan Tanete Riattang Barat

Gedor.id- Proyek pembangunan Bola Soba di Kelurahan Watangpalakka, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian.

Proyek senilai Rp10,7 miliar yang ditargetkan rampung pada akhir 2023 itu juga menjadi sorotan karena penanganan dugaan permasalahannya dinilai berjalan lambat.

Ketua Umum LSM Lamellong, Muhammad Rusdi, bahkan menilai kasus tersebut seolah “terkubur” di Polres Bone karena hingga kini belum ada informasi terbaru mengenai perkembangan proses hukumnya.

BACA JUGA :  Miris! Nenek 95 Tahun Lapor Polisi, Delapan Bulan Tak Ada Tindak Lanjut

“Proyek Bola Soba ini dikerjakan oleh kontraktor CV Mega Jaya dengan nilai pagu anggaran Rp10,7 miliar. Seharusnya selesai pada akhir 2023, tetapi hingga sekarang terbengkalai. Karena itu, Propam Polda Sulsel perlu turun tangan mengawasi penanganannya,” kata Rusdi, Kamis (4/6/2026).

Menurut Rusdi, selain progres fisik proyek yang belum jelas, publik juga belum memperoleh informasi terbaru terkait perkembangan penyelidikan yang dilakukan Polres Bone.

BACA JUGA :  Ricuh Sulsel Kian Panas! 53 Tersangka Ditetapkan, Polisi Sita Mesin ATM & Uang Puluhan Juta

Sebelumnya, Polres Bone telah membantah tudingan tidak serius menangani kasus proyek Bola Soba senilai Rp10,7 miliar tersebut.

Namun, setelah pernyataan itu disampaikan, belum ada lagi keterangan resmi yang menjelaskan sejauh mana perkembangan proses hukum kasus tersebut.

“Kami melihat kasus ini seperti terkubur di Polres Bone karena sudah cukup lama berjalan, tetapi belum ada informasi terbaru yang disampaikan kepada publik,” ujar Rusdi.

BACA JUGA :  Geng Motor Ricuh dengan Warga di Makassar, Motor Trail Ludes Dilalap Api

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan masyarakat mengenai kelanjutan proyek maupun kepastian penegakan hukum atas dugaan permasalahan yang terjadi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terbaru dari Polres Bone terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan
MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar
SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual
Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?
Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat
Pelatihan PTK Smart School Disorot, Biaya Penginapan Peserta Capai Ratusan Juta?
Satu per Satu Oknum LSM Datang ke Tambang Gowa, Penambang Diduga Jadi Sasaran

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16 WITA

Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:07 WITA

MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WITA

SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:34 WITA

Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:23 WITA

Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?

Berita Terbaru

Ilustrasi dramatis Nusron Wahid yang digambarkan sedang duduk bersembunyi di balik tembok sambil mengamati situasi di sekitarnya. (Visual AI).

Nasional

KPK Siap Ambil Langkah Tegas terhadap Nusron Wahid

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:41 WITA