Dugaan Praktik Ilegal di Balik Penimbunan Tanah, HIPERMATA Desak Pemeriksaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi-Proyek timbunan Perumahan

Ilustrasi-Proyek timbunan Perumahan

Gedor.id– Aktivitas penimbunan tanah di sejumlah proyek perumahan di Kabupaten Takalar mulai disorot. Jumat (22/5/2026)

Demisioner Ketua PB HIPERMATA, Tahkifal Mursalim, mendesak Kasatreskrim Polres Takalar turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek-proyek yang diduga menggunakan material timbunan tanpa pengawasan ketat.

Tahkifal menilai, aktivitas keluar masuk material tanah dalam jumlah besar tidak bisa dianggap sepele.

Ia menegaskan, sumber material timbunan wajib diperjelas karena berkaitan langsung dengan legalitas, dampak lingkungan, hingga potensi pelanggaran aturan yang dapat merugikan daerah.

BACA JUGA :  Tambang Galian C Diduga Ilegal di Takalar Beroperasi Terang-terangan, APH Diminta Bertindak

Tak hanya itu, penggunaan alat berat dalam proyek perumahan juga ikut disorot.

Menurutnya, aparat penegak hukum perlu menelusuri penggunaan BBM yang dipakai dalam operasional alat berat di lapangan.

Ia meminta jangan sampai ada praktik-praktik yang melanggar aturan namun dibiarkan berjalan tanpa pengawasan.

“Jangan tunggu laporan baru bergerak. Aparat harus aktif melakukan pengawasan terhadap aktivitas proyek yang berpotensi melanggar aturan. Penimbunan tanah dan penggunaan alat berat ini harus diperiksa secara serius,” tegas Tahkifal.

BACA JUGA :  Tak Mau Ada yang Ditutupi, Poros Rakyat Indonesia Minta Audit Menyeluruh Pemanfaatan Lahan Negara

Ia menilai, transparansi terkait asal material timbunan dan distribusi BBM alat berat menjadi hal penting agar publik mengetahui seluruh aktivitas pembangunan berjalan sesuai regulasi.

Lebih jauh, Tahkifal meminta pemeriksaan tidak hanya menyasar proyek swasta.

Proyek-proyek yang menggunakan anggaran pemerintah juga diminta ikut diawasi apabila ditemukan aktivitas penimbunan material dan operasional alat berat yang dinilai janggal.

BACA JUGA :  Tambang Galian C Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Aparat Diminta Jangan Tutup Mata

“Kalau pengawasan lemah, potensi praktik ilegal akan terus terbuka. Ini bukan hanya soal proyek pembangunan, tapi juga menyangkut tata kelola daerah dan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Temuan BPK Jangan Berhenti di Atas Kertas, Kejari Takalar Diminta Turun Tangan
Pelanggaran Lalu Lintas Disorot, Aktivis Desak Kapolres Takalar Bertindak
P2SP Revitalisasi Sekolah Takalar Disorot Tajam, Siapa yang Menentukan?
Rp267 Juta Pengadaan Paskibraka Takalar Disorot, Penyedia Masuk Bidikan Pemeriksaan
Warga Antre Berjam-jam, Solar Subsidi Diduga Diborong Kelompok Pelangsir
Pengadaan Pakaian DPRD Takalar Rp348,8 Juta Disorot, Riwayat Penyedia Diminta Dibuka
Rp267,8 Juta Anggaran Paskibraka Takalar Disorot, Harga dan Barang Wajib Dibongkar
Barcode BBM Dipersoalkan, Aktivis Desak Polisi Telusuri Transaksi di Dua SPBU Takalar

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 15:22 WITA

Temuan BPK Jangan Berhenti di Atas Kertas, Kejari Takalar Diminta Turun Tangan

Selasa, 1 September 2026 - 13:56 WITA

Pelanggaran Lalu Lintas Disorot, Aktivis Desak Kapolres Takalar Bertindak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26 WITA

P2SP Revitalisasi Sekolah Takalar Disorot Tajam, Siapa yang Menentukan?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:27 WITA

Rp267 Juta Pengadaan Paskibraka Takalar Disorot, Penyedia Masuk Bidikan Pemeriksaan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:05 WITA

Warga Antre Berjam-jam, Solar Subsidi Diduga Diborong Kelompok Pelangsir

Berita Terbaru