Rusak Citra Kesehatan! Kapus Tarowang Dituding Jadikan Jaspel Ladang Pungli

Tojeng

Rabu, 12 November 2025 - 21:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puskesmas Tarowang Jeneponto

Puskesmas Tarowang Jeneponto

Gedor.id– Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencoreng nama Puskesmas Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) menuding Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Tarowang bertindak arogan dengan menahan proses tanda tangan berkas kenaikan gaji berkala (KGB) milik nakes yang tidak menyetor uang “sumbangan.”

Salah satu nakes yang enggan disebutkan namanya mengaku, sang Kapus menolak menandatangani berkas KGB dengan dalih pegawai bersangkutan belum menyetor sejumlah uang yang disebut berasal dari hasil Jasa Pelayanan (Jaspel).

BACA JUGA :  Pilu Tokoh Warga Jeneponto, Tangan Hampir Putus Usai Tegur Prostitusi Kini Dipenjara

“Saya sudah penuhi semua syarat administrasi, tapi Kapus tetap menolak tanda tangan hanya karena tidak setor sumbangan. Alasannya macam-macam,” ungkap sumber kepada pantau24jam.net, jaringan zonafaktualnews.com, Rabu (12/11/2025).

Ia juga menirukan ucapan kasar Kapus yang dianggap tidak pantas diucapkan oleh seorang pimpinan.

“Apa pun yang kau suruh tandatangani, saya tidak bakalan tandatangani,” tirunya.

Sumber lain menyebut sikap tersebut bukan hanya arogan, tapi juga mengarah pada penyalahgunaan wewenang.

BACA JUGA :  Galian C Jalan Tanpa Rem, Penegakan Hukum Jeneponto Dipermalukan

“Kami merasa hak kami disandera. Semua berkas lengkap, tapi gaji tak diproses karena tak bayar sumbangan. Ini sudah keterlaluan,” tegasnya.

Ironisnya, dalih “sumbangan” yang diwajibkan disebut-sebut justru lebih besar dari nilai tunggakan kredit pegawai.

“Lucunya, sumbangan itu malah seperti pungli terselubung,” tambahnya dengan nada kesal.

Ketua LPK Sulsel, Hasan Anwar, turut menyoroti kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa dugaan pungli di Puskesmas Tarowang bukan hal baru.

BACA JUGA :  Cari Keadilan, Irsan Klaim Ditolak SPKT Polda Sulsel Usai Laporkan Oknum Polisi

“Kami sudah banyak menerima laporan soal pungutan dengan berbagai alasan — mulai dari sumbangan akreditasi, pembelian gorden, hingga token listrik. Kami minta Kejaksaan segera turun tangan dan memeriksa Plt Kapus Tarowang, Rosmiati,” tegas Hasan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kapus Tarowang belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan pungli dan penahanan tanda tangan KGB tersebut.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar
Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan
Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’
Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban
BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:27 WITA

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:37 WITA

Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan

Jumat, 25 September 2026 - 23:00 WITA

Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’

Jumat, 25 September 2026 - 01:04 WITA

Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA