Jalan Poros Punaga Membahayakan, Kadis PU Takalar Hanya Baca Pesan!

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan poros desa Punaga, Kabupaten Takalar

Jalan poros desa Punaga, Kabupaten Takalar

Gedor.id-Kondisi Jalan Poros Desa Punaga, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, kembali menjadi sorotan warga.

Akses utama masyarakat itu kini tampak seperti kubangan kerbau—dipenuhi lubang besar, tergenang air, dan membahayakan pengguna jalan.

Padahal, beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Takalar dikabarkan telah berjanji akan melakukan perbaikan.

Namun hingga kini, janji tersebut tak lebih dari sekadar wacana dan hanya ramai diperbincangkan di grup WhatsApp Info Marbo dan sekitarnya, tanpa realisasi di lapangan.

BACA JUGA :  Emak-Emak Hadang Excavator, Pemerintah Gowa Hanya Menonton

Sejumlah warga mengaku kondisi jalan semakin parah, terutama saat hujan deras. Pengendara motor kerap terperosok, sementara mobil harus melambat drastis agar tak mengalami kerusakan.

“Sudah lama rusak parah, sudah puluhan tahun. Hanya janji. Sudah beberapa kali ditinjau, tapi tak ada tanda-tanda mau diperbaiki—cuma wacana,” ujar salah satu warga dengan nada kesal. yang namanya tidak mau disebut. Jumat (14/11/2025)

BACA JUGA :  Abrasi Terus Gerus Pulau Satangnga, Warga Desak Pemkab Takalar Bertindak

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan nyata, mengingat jalan tersebut merupakan jalur vital untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda dimulainya perbaikan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kadis PU Takalar hanya membaca pesan tanpa memberikan jawaban.

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat
Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?
Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan
Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi
Dikeluhkan Pengguna, Layanan Top Up e-Money di Tol Makassar Dinilai Tak Ramah
Urus SIM di Takalar Diduga Tak Sesuai Aturan, Biaya Membengkak
Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Rp12,4 M di Takalar Mencuat, Saluran Dibangun Tanpa Pintu Air
Dugaan Setoran Rp25–35 Juta Warnai Program Irigasi P3TGAI di Takalar

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:03 WITA

Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat

Senin, 23 Maret 2026 - 20:00 WITA

Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:02 WITA

Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:41 WITA

Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:33 WITA

Dikeluhkan Pengguna, Layanan Top Up e-Money di Tol Makassar Dinilai Tak Ramah

Berita Terbaru