Blak-blakan, Beathor Sebut Jokowi Simpan Uang Korupsi di Bawah Rumah

Selasa, 1 Juli 2025 - 02:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kolase - Beathor Suryadi dan Jokowi

Foto kolase - Beathor Suryadi dan Jokowi

Gedor.id – Politikus senior PDIP, Beathor Suryadi, menuding Joko Widodo (Jokowi) ‘korupsi’ dan menyimpan uang hasil kejahatan tersebut di dalam bunker bawah tanah di rumah pribadinya.

Pernyataan Beathor ini disampaikan secara terbuka dalam sebuah video yang kini viral di media sosial.

Dalam rekaman itu, Beathor mengklaim bahwa uang yang dikumpulkan Jokowi tidak mungkin disimpan di bank, melainkan disembunyikan secara khusus di ruang bawah rumah.

“Kalau kita dituduh memfitnah Jokowi korupsi, kita datengin rumahnya, kita bongkar rumah itu, di bawahnya ada bunker tempat naro uang,” kata Beathor tegas.

BACA JUGA :  Jabatan Runtuh Akibat Korupsi PBG, Kadis Perkimtan Gowa Masuk Rutan

Ia bahkan membandingkan situasi itu dengan kasus-kasus korupsi besar lainnya yang pernah terjadi di Indonesia.

Salah satunya kasus pejabat Mahkamah Agung yang menyimpan Rp 920 miliar di dalam kontainer, dan satu kasus lain yang disebut melibatkan uang Rp 11 triliun.

Menurut Beathor, pola-pola seperti itu membuktikan bahwa ketika uang korupsi sudah terlalu banyak, pelaku akan kesulitan menyimpannya di tempat-tempat formal seperti bank.

BACA JUGA :  Kejari Luwu Tetapkan 5 Tersangka Korupsi P3-TGAI, Eks Anggota DPR RI dan Wakil Ketua DPRD Ikut Ditahan

“Orang-orang kaya yang ditangkap itu kan nyata uangnya ada, gak bisa disimpan di mana-mana,” sambungnya.

Beathor juga menyampaikan bahwa tudingan ini bukanlah fitnah, dan dirinya siap membuktikannya langsung ke publik dengan cara membongkar rumah mantan Presiden Jokowi.

Sontak, pernyataan ini menuai kehebohan. Tak hanya di media sosial, tetapi juga di kalangan partai.

Wakil Ketua Umum Jokowi Mania, Andi Azwan, menilai ucapan Beathor bisa membahayakan reputasi partai PDIP, meskipun Beathor disebut bukan bagian dari struktur kepengurusan resmi.

BACA JUGA :  Kasus Smart Board Rp100 Miliar di Langkat Mandek, Nama Faisal Hasrimy Jadi Sorotan

“Bang Beathor ini bukan pengurus, tapi kader. Kalau buat pernyataan seperti ini, harus pikirkan juga dampaknya ke partai,” ujar Azwan kepada TV One.

Azwan menilai pernyataan tersebut bukan yang pertama. Sebelumnya, Beathor juga pernah menuduh ijazah Jokowi berasal dari Pasar Pramuka, yang juga menimbulkan polemik di tengah publik.

Editor : Id Amor
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Modus Bakar Lahan, 72 Tersangka Dijerat
Guru PPPK Bakal Jadi PNS? DPR dan Pemerintah Mulai Finalisasi Kebijakan
Kasus Korupsi Batubara Bergulir, Isu Mundurnya Jampidsus Febrie Ramai Dibicarakan
Roy Suryo Menang Praperadilan, Hakim Nyatakan Penangkapan Tak Sah
Akses Diblokir, Video ‘Skandal Istana’ Amien Rais Ditakedown Komdigi
Dari PN Maros ke MA, Budiman S Kejar Keadilan atas Sengketa Lahan
Sidang Isbat Tetapkan Lebaran 1447 H pada 21 Maret 2026, Ini Rinciannya
Dalih Bupati Pekalongan ke KPK, Mengaku Tak Paham Hukum karena Latar Belakang Penyanyi Dangdut

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:58 WITA

Bareskrim Bongkar Modus Bakar Lahan, 72 Tersangka Dijerat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:08 WITA

Guru PPPK Bakal Jadi PNS? DPR dan Pemerintah Mulai Finalisasi Kebijakan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:00 WITA

Kasus Korupsi Batubara Bergulir, Isu Mundurnya Jampidsus Febrie Ramai Dibicarakan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:20 WITA

Roy Suryo Menang Praperadilan, Hakim Nyatakan Penangkapan Tak Sah

Senin, 4 Mei 2026 - 14:57 WITA

Akses Diblokir, Video ‘Skandal Istana’ Amien Rais Ditakedown Komdigi

Berita Terbaru