Potret Inspiratif Murid SDN Borong Makassar, Abil Kerjakan PR di Kantin Sekolah

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muh Abil Faiz, murid kelas 1 SD Negeri Borong Makassar, tampak serius mengerjakan PR di kantin sekolah bersama ibunya, Bu Ariati.

Muh Abil Faiz, murid kelas 1 SD Negeri Borong Makassar, tampak serius mengerjakan PR di kantin sekolah bersama ibunya, Bu Ariati.

Gedor.id – Belajar bisa di mana saja. Itu yang tampak dari aktivitas Muh Abil Faiz, murid kelas 1B, SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Selepas sekolah, dia tak harus langsung pulang ke rumahnya tetapi singgah di kantin, menemui mamanya, Bu Ariati.

Abil, kelahiran Makassar, 26 Juni 2019, selalu singgah menemui mamanya, salah satu ibu kantin yang berjualan di SD yang beralamat di Jalan Borong Raya Nomor 8 itu.

Biasanya, masih dengan seragam putih merahnya, Abil, langsung membuka buku, memperlihatkan pelajaran yang dia dapat pada hari itu. Bila ada PR (pekerjaan rumah), dia langsung mengerjakannya, dipandu mamanya.

Mamanya sabar membimbing anaknya, dengan sesekali menoleh ke pembeli yang datang.

BACA JUGA :  Tari Tradisional hingga Gaya Kekinian, Siswa SD Borong Makassar Unjuk Bakat di Pentas P5

“Nanti kalau PR-nya sudah rampung baru boleh pegang HP,” terang Bu Ariati.

Mamanya mencoba menanamkan disiplin kepada anak keduanya itu. Supaya tidak menunda mengerjakan PR-nya.

Dia membuat kesepakatan agar anaknya tidak selalu leluasa main HP. Dia tidak melarang anaknya tetapi membatasi.

Kakaknya, Nur Aliyah Islamiah, juga merupakan alumni SD Negeri Borong. Sekarang sudah duduk dibangku kelas 1 SMA.

Bu Ariati menyampaikan, anak sulungnya ini pernah mendapat bantuan biaya pendidikan dari H Adam Muhammad, ST, M.Si, anggota DPRD Sulsel, periode 2019-2024.

Ketika anggota parlemen itu masih menjabat, ia biasa menghadiri acara-acara resesnya.

Ariati merasa bersyukur pernah dibantu. Sayangnya, pada pileg 2024, yang bersangkutan tidak terpilih lagi.

Bu Ariati berharap, anaknya, Abil, nanti bisa pula mendapat bantuan dana pendidikan atau beasiswa. Karena itu akan sangat membantu anaknya melanjutkan pendidikannya.

BACA JUGA :  Tren Baru! Anak SD Negeri Borong di Makassar Tinggalkan HP Demi Main Kuartet

Suaminya, Sampara Daeng Tinri, bekerja sebagai security di Mal Panakkukang (MP). Sebelumnya, ia merupakan security kompleks perumahan. Pasangan suami-istri ini tinggal di Borong, dekat Pasar Mandiri.

Menurut cerita Bu Ariati, dia mulai berjualan di SD Negeri Borong tahun 2022. Setiap hari, rata-rata dia mulai buka pukul 7 pagi, dan tutup pukul 4 sore, setelah jam istirahat kedua.

Saat ditemui, Kamis, 18 September 2025, terlihat jualan Bu Ariati cukup laris. Anak-anak datang berbelanja, bergantian.

“Saya ini hanya melanjutkan jualan Bapak. Lama mi bapak menjual bakso di SD Negeri Borong,” ungkap perempuan berusia 33 tahun itu.

BACA JUGA :  Dua Tahun Berturut-turut Juara, Siswa SDN Borong Wakili Makassar di FLS3N 2025

Bapaknya wafat tahun 2021. Lalu adiknya sempat menggantikan bapaknya berjualan. Namun tidak berlanjut. Kemudian, Ariati meneruskan usaha yang dirintis orangtuanya tersebut.

Bu Ariati sudah 3 tahun, berjualan. Anaknya, Abil, selalu ikut. Bahkan saat bocah itu belum masuk Taman Kanak-Kanak (TK).

” Abil ini suka main bola. Di belakang rumah kami ada tanah kosong. Di sana dia bermain bola bersama teman-temannya,” lanjut Bu Ariati tentang aktivitas anaknya di luar sekolah.

Abil sempat memperlihatkan buku catatan Bahasa Indonesia dan Matematika-nya.

Ibunya bilang, tulisannya kurang rapi. Tidak tepat berada di garis-garis buku.

Namun, di dalam buku catatan itu, ada paraf dan nilai yang diberikan gurunya dengan tinta berwarna merah: 100.

(RT/ID)

Berita Terkait

Janji Sertifikat Pengganti Tak Kunjung Ada, Oknum Pegawai KKP Dipolisikan
Relawan MBG Mengaku Dipecat Sepihak, Publik Tagih Transparansi Kanwil KPPG Sulsel
Rp210 Miliar Anggaran Pengadaan DPRD Sulsel Jadi Sorotan, Kode Sulsel Bongkar Data ke Lembaga Negara
Dari KTA Hingga PAW DPR RI, Polemik Putriana Dakka Masuk Radar Mahasiswa Sulsel
Geng Motor Ricuh dengan Warga di Makassar, Motor Trail Ludes Dilalap Api
Mahasiswa Ultimatum Polda Sulsel, Usut Dugaan Mafia BBM dan Rokok Ilegal, Jangan Tebang Pilih!
Ngaku Dikeroyok, Disiksa, hingga Dipaksa Transfer Rp15 Juta, Warga Jeneponto Tempuh Jalur Hukum Lawan Oknum Polisi
Menang Gugatan, Bahtiar Masih Diburu Bayang-Bayang Penyidikan Kasus Nanas

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:17 WITA

Janji Sertifikat Pengganti Tak Kunjung Ada, Oknum Pegawai KKP Dipolisikan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:54 WITA

Rp210 Miliar Anggaran Pengadaan DPRD Sulsel Jadi Sorotan, Kode Sulsel Bongkar Data ke Lembaga Negara

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:56 WITA

Dari KTA Hingga PAW DPR RI, Polemik Putriana Dakka Masuk Radar Mahasiswa Sulsel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:08 WITA

Geng Motor Ricuh dengan Warga di Makassar, Motor Trail Ludes Dilalap Api

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:46 WITA

Mahasiswa Ultimatum Polda Sulsel, Usut Dugaan Mafia BBM dan Rokok Ilegal, Jangan Tebang Pilih!

Berita Terbaru