SD Inpres Kelapa Tiga 1 Makassar Matangkan Strategi SAKTI dan SRA

Senin, 21 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UPT SPF SD Inpres Kelapa Tiga 1, Hj Nahidha Mallapiang, S.Pd, M.Pd

Kepala UPT SPF SD Inpres Kelapa Tiga 1, Hj Nahidha Mallapiang, S.Pd, M.Pd

Gedor.id – Momen Hari Anak Nasional (HAN) 2025 akan digunakan SD Inpres Kelapa Tiga 1, Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, untuk melaunching program inovasi SAKTI. Juga sekaligus mendeklarasikan sekolah itu sebagai Sekolah Ramah Anak (SRA).

Pemantapan rencana peluncuran program terbaru ini, diputuskan dalam pertemuan yang dipimpin Kepala UPT SPF SD Inpres Kelapa Tiga 1, Hj Nahidha Mallapiang, S.Pd, M.Pd, pada Sabtu, 19 Juli 2025.

Hadir dalam pertemuan itu, selain guru-guru, pustakawan, dan tenaga kependidikan, juga pegiat Sekolah Ramah Anak, Rusdin Tompo.

Program inovasi SAKTI, akronim dari kebiaSaan Anak berKarakTer Indonesia akan menjawab persoalan anak-anak terkait pendidikan karakter, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai dan kearifan budaya lokal Sulawesi Selatan atau karakter sebagai anak Indonesia.

Penguatan pendidikan karakter ini penting untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, yakni cita-cita besar untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju, sejahtera, berdaulat, dan berdaya saing global pada tahun 2045. Pada tahun itu, Indonesia genap berusia 100 tahun.

Nahidha Mallapiang mengatakan, dengan inovasi ini maka sekolahnya sudah punya beberapa program inovasi, yakni LINCAH, BULISA, MALEBBI, dan SAKTI.

Disampaikan bahwa mulai tampak perubahan perilaku siswa, terutama soal sampah dan menjaga kebersihan. Anak-anak punya kesadaran sendiri memungut sampah dan meletakkannya pada tempat sampai sesuai peruntukannya.

SD Inpres Kelapa Tiga 1, kata Nahidha Mallapiang, saat ini tengah menuju Adiwiyata Nasional, sehingga semua aspek terus dibenahi.

Di halaman sekolah, misalnya, dibuatkan biopori untuk resapan air, mengurangi erosi tanah sekaligus meningkatkan kualitas tanah, serta antisipasi genangan air.

Rusdin Tompo menyampaikan bahwa inovasi itu soal bagaimana mengemas program dan mengintegrasikannya dengan semua kegiatan yang ada. Dalam inovasi juga butuh kolaborasi dengan pemangku kepentingan yang peduli pada kemajuan dan kualitas pendidikan.

Rusdin Tompo, yang dikenal sebagai penulis dan pegiat literasi itu memuji mural berupa “7 Kebiasaan Anak Indonesia hebat” yang terdapat pada dinding sekolah.

Tujuh kebiasaan itu mencakup bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

Menurutnya, pendidikan karakter dapat dengan pendekatan seni dan kreativitas, seperti lagu, gambar, dan puisi. Juga bisa melalui kegiatan Jumat Ibadah, Senam Anak Indonesia Hebat, dan bentuk pembelajaran di kelas atau pun out door serta kegiatan lainnya.

Implementasi program inovasi ini, diketuai oleh Muhammad Aslam, S Ag, yang merupakan guru PAI (Pendidikan Agama Islam). Juga akan dibentuk Tim SAKTI sebagai pendekatan tutor sebaya (peer education).

Tim ini akan menjadi role model dan memotivasi sesama temannya agar berperilaku sesuai karakter anak Indonesia hebat dan menghebatkan anak-anak lainnya.

Nahidha Mallapiang optimis program inovasi SAKTI akan berjalan baik karena sudah disosialisasikan dan mendapat dukungan dari orangtua murid dan komite sekolah SD Inpres Kelapa Tiga 1.

(RT/ID)
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Hanya 12 Menit! Motor Warga di Toddopuli Makassar Hilang, Warga Diminta Waspada
Berburu Takjil di Bazar Ramadan Topaz Raya Makassar, Ada Lomba Karaoke Berhadiah
Sungguh Bodoh Eks Kapolres Bima Kota, Kursi Kapolres Tinggal Kenangan karena Sabu
CLAT Kepung Kejati Sulsel, Hukum Tumpul, Korupsi Dibiarkan Hidup
Solidaritas Rakyat Soroti Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit Nanas Rp60 Miliar
Napi Diduga Bebas Pakai Ponsel, AMPERA Desak Copot Kalapas Bollangi
LANTIK–AMPERA Angkat Isu Ponsel Bebas, Lapas Bollangi Kembali Diguncang Aksi
Aspirasi Bertemu Busur, Aksi DOB Luwu Tengah Pecah di Depan Kekuasaan

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:17 WITA

Hanya 12 Menit! Motor Warga di Toddopuli Makassar Hilang, Warga Diminta Waspada

Kamis, 12 Maret 2026 - 02:39 WITA

Berburu Takjil di Bazar Ramadan Topaz Raya Makassar, Ada Lomba Karaoke Berhadiah

Senin, 16 Februari 2026 - 16:10 WITA

Sungguh Bodoh Eks Kapolres Bima Kota, Kursi Kapolres Tinggal Kenangan karena Sabu

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:14 WITA

CLAT Kepung Kejati Sulsel, Hukum Tumpul, Korupsi Dibiarkan Hidup

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:08 WITA

Solidaritas Rakyat Soroti Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit Nanas Rp60 Miliar

Berita Terbaru