Rusia Makin Ganas! Serang Dnipropetrovsk dan Klaim Kuasai Dua Desa

Tojeng

Jumat, 27 Juni 2025 - 21:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi serangan Rusia di Ukraina

Foto Ilustrasi serangan Rusia di Ukraina

Gedor.id- Langit Dnipropetrovsk kembali memerah. Rusia melancarkan serangan brutal ke kawasan industri Ukraina itu pada Jumat (27/6/2025), menewaskan tiga warga sipil dan melukai sedikitnya 14 orang lainnya.

Serangan ini menandai eskalasi baru dalam invasi yang telah berlangsung sejak awal 2022.

Untuk pertama kalinya, pasukan Moskow tampak berupaya mencengkeram wilayah Dnipropetrovsk—jantung industri yang sebelumnya relatif aman dari gempuran langsung.

BACA JUGA :  Jokowi Harus Sadar Diri, PSI Butuh Energi Muda Bukan Figur Tua

“Tiga orang tewas dalam serangan musuh. Empat belas lainnya terluka,” ungkap Sergiy Lysak, pejabat Gubernur wilayah, dalam pernyataan yang dikutip AFP.

Bukan hanya Dnipropetrovsk yang menjadi sasaran. Awal pekan ini, rudal-rudal Rusia juga menghantam kota Dnipro dan Samar, menewaskan sedikitnya 23 orang.

Serangan itu menghantam sebuah fasilitas pelatihan militer Ukraina, mempertegas pesan Moskow bahwa tidak ada wilayah yang benar-benar aman.

BACA JUGA :  Iran dan AS Saling Serang, Ancaman Perang Besar Kembali Menghantui Timur Tengah

Di tengah kepungan ini, Rusia mengklaim telah merebut dua desa strategis di perbatasan Dnipropetrovsk.

Meski belum dikonfirmasi secara independen, klaim tersebut menjadi sinyal bahwa agresi darat mungkin segera menyusul.

Di sisi lain, Kharkiv—yang selama ini menjadi simbol perlawanan di utara—kembali berduka.

Serangan di wilayah itu menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya. Otoritas setempat belum merinci lokasi serangan.

BACA JUGA :  Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi

Perang di Ukraina kian memasuki babak kelam, di mana tidak hanya tentara, tapi warga sipil menjadi korban utama. Dan Dnipropetrovsk kini hanyalah satu dari sekian banyak kota yang menyimpan luka akibat invasi yang belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Serangan Rudal dan Drone Houthi Guncang Arab Saudi, Ras Tanura Terbakar
Dua Rudal Balistik Houthi Dicegat, Puingnya Tersebar di Sejumlah Wilayah Saudi
Gempa M 7,2 Guncang Vanuatu, Peringatan Tsunami Muncul
Tawuran Dua Kelompok Pemuda di Makassar Berujung Maut, 1 Orang Tewas
Houthi Klaim Serangan di Riyadh, Trump Siapkan Keputusan Cepat
Konflik Saudi-Houthi Memanas, Bandara Riyadh Jadi Sasaran Serangan
Presiden Iran Masuk Kandang Trump, Kirim Pesan Keras soal Tekanan AS
Serangan Besar Ukraina ke Moskow, Kilang Minyak Utama Rusia Terbakar

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Serangan Rudal dan Drone Houthi Guncang Arab Saudi, Ras Tanura Terbakar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:04 WITA

Dua Rudal Balistik Houthi Dicegat, Puingnya Tersebar di Sejumlah Wilayah Saudi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Gempa M 7,2 Guncang Vanuatu, Peringatan Tsunami Muncul

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:32 WITA

Tawuran Dua Kelompok Pemuda di Makassar Berujung Maut, 1 Orang Tewas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:58 WITA

Houthi Klaim Serangan di Riyadh, Trump Siapkan Keputusan Cepat

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA