Rusia Makin Ganas! Serang Dnipropetrovsk dan Klaim Kuasai Dua Desa

Jumat, 27 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi serangan Rusia di Ukraina

Foto Ilustrasi serangan Rusia di Ukraina

Gedor.id- Langit Dnipropetrovsk kembali memerah. Rusia melancarkan serangan brutal ke kawasan industri Ukraina itu pada Jumat (27/6/2025), menewaskan tiga warga sipil dan melukai sedikitnya 14 orang lainnya.

Serangan ini menandai eskalasi baru dalam invasi yang telah berlangsung sejak awal 2022.

Untuk pertama kalinya, pasukan Moskow tampak berupaya mencengkeram wilayah Dnipropetrovsk—jantung industri yang sebelumnya relatif aman dari gempuran langsung.

BACA JUGA :  Tolak Menulis Tentang Jokowi, Seorang Profesor Mundur dari Tim Sejarah

“Tiga orang tewas dalam serangan musuh. Empat belas lainnya terluka,” ungkap Sergiy Lysak, pejabat Gubernur wilayah, dalam pernyataan yang dikutip AFP.

Bukan hanya Dnipropetrovsk yang menjadi sasaran. Awal pekan ini, rudal-rudal Rusia juga menghantam kota Dnipro dan Samar, menewaskan sedikitnya 23 orang.

Serangan itu menghantam sebuah fasilitas pelatihan militer Ukraina, mempertegas pesan Moskow bahwa tidak ada wilayah yang benar-benar aman.

BACA JUGA :  Empat Rumah Panggung di Bima Ludes Terbakar, Diduga Akibat Kebocoran Gas

Di tengah kepungan ini, Rusia mengklaim telah merebut dua desa strategis di perbatasan Dnipropetrovsk.

Meski belum dikonfirmasi secara independen, klaim tersebut menjadi sinyal bahwa agresi darat mungkin segera menyusul.

Di sisi lain, Kharkiv—yang selama ini menjadi simbol perlawanan di utara—kembali berduka.

Serangan di wilayah itu menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya. Otoritas setempat belum merinci lokasi serangan.

BACA JUGA :  Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi

Perang di Ukraina kian memasuki babak kelam, di mana tidak hanya tentara, tapi warga sipil menjadi korban utama. Dan Dnipropetrovsk kini hanyalah satu dari sekian banyak kota yang menyimpan luka akibat invasi yang belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Selat Hormuz Memanas, Trump Tiba-tiba Setop Operasi Militer AS
AS Dipermainkan Iran, Trump Frustrasi dan Wibawa Amerika Runtuh
Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi
Iran Kunci Jalur Diplomasi dengan Trump, Ucapkan Sindiran Tajam di Ramadan
Balas Dendam Iran! Rudal Fattah-2 Menghantam Israel, 650 Tentara AS Diklaim Tewas
Pemimpin Tertinggi Iran Tewas oleh Serangan Udara AS-Israel, Dunia Guncang
Rudal Menghujani Kawasan Teluk, Timur Tengah di Ambang Perang Terbuka
Video Kontroversial Trump Soal Obama Tuai Protes Keras

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:54 WITA

Selat Hormuz Memanas, Trump Tiba-tiba Setop Operasi Militer AS

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:45 WITA

AS Dipermainkan Iran, Trump Frustrasi dan Wibawa Amerika Runtuh

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:13 WITA

Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:35 WITA

Iran Kunci Jalur Diplomasi dengan Trump, Ucapkan Sindiran Tajam di Ramadan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05 WITA

Balas Dendam Iran! Rudal Fattah-2 Menghantam Israel, 650 Tentara AS Diklaim Tewas

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump

Internasional

Selat Hormuz Memanas, Trump Tiba-tiba Setop Operasi Militer AS

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:54 WITA