Diduga Incar Brankas BLT, Anak Buah Bacok Kepala Pos Takalar dengan APAR dan Badik

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Pos Takalar, Suwanto Tahir, sedang mendapatkan perawatan medis di rumah sakit usai mengalami pembacokan.

Kepala Kantor Pos Takalar, Suwanto Tahir, sedang mendapatkan perawatan medis di rumah sakit usai mengalami pembacokan.

Gedor.id – Kepala Kantor Pos Cabang Takalar, Sulawesi Selatan, Suwanto Tahir, mengalami luka parah usai menjadi korban penganiayaan brutal yang dilakukan oleh anak buahnya sendiri.

Insiden berdarah tersebut terjadi pada Jumat malam, sekitar pukul 19.30 Wita, tepat ketika pelayanan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) baru saja selesai dan kantor bersiap ditutup.

Saat kejadian, Suwanto tengah mengamankan dana BLT senilai ratusan juta rupiah ke dalam brankas kantor. Diduga karena mengincar uang tersebut, pelaku yang diketahui bernama Suprianto Gassing, tiba-tiba menyerang korban dari belakang.

BACA JUGA :  Gerakan Menolak Lupa Desak Pengusutan Dana Hibah Rp400 Juta untuk Pembangunan Masjid Rachita di Takalar

Tanpa ampun, pelaku menghantam kepala dan tubuh Suwanto menggunakan tabung alat pemadam api ringan (APAR).

Tak berhenti di situ, pelaku kemudian membacok korban menggunakan badik, membuat kepala cabang itu tersungkur bersimbah darah. Pelaku juga turut merampas telepon genggam milik korban sebelum melarikan diri.

Meski mengalami luka serius, korban masih sempat dipapah oleh warga sekitar yang mendengar keributan dan langsung dilarikan ke RSUD Padjonga Dg Ngalle Takalar untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Saya dipukul dari belakang, lalu dibacok. Dia mau ambil uang BLT itu. Pelakunya Suprianto, staf kami sendiri,” ujar Suwanto Tahir.

BACA JUGA :  Petaka di Balik Bom Ikan, Dua Warga Terluka dan Menghilang

Kesaksian tersebut turut diperkuat oleh pegawai kantor pos lainnya, Daeng Senga, yang melihat kondisi lokasi usai kejadian.

“Betul, yang menikam itu teman sekantor. Waktu saya lihat, lantai kantor sudah penuh darah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Indonesia Wilayah Makassar, Adi, yang langsung mendatangi lokasi, menyampaikan keprihatinannya.

Adi menegaskan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada Polres Takalar.

“Kami sangat prihatin. Korban dan pelaku sama-sama merupakan karyawan kami. Saat ini kami menunggu hasil penyelidikan dari Polres Takalar,” ujarnya.

BACA JUGA :  Penganiayaan dan Perusakan Massal, Tapi Polisi Dinilai Tak Maksimal

Mendapat laporan dari warga, tim Satreskrim dan Inafis Polres Takalar segera melakukan olah TKP serta mengamankan sejumlah barang bukti.

Polisi memastikan bahwa dana BLT ratusan juta rupiah masih tersimpan aman di dalam brankas.

Kantor Pos Cabang Takalar hingga kini masih dijaga ketat aparat kepolisian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Tim Resmob Polres Takalar terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur usai melakukan penganiayaan keji tersebut.

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Aksi Bejat Buruh Harian di Makassar Terbongkar, Klien Ditodong dan Dicabuli di Rumah
Penggeledahan Disdik Sulsel, Kejati Kejar Bukti Dugaan Korupsi Rp13 Miliar
Jabatan Runtuh Akibat Korupsi PBG, Kadis Perkimtan Gowa Masuk Rutan
Kasus Dugaan Penganiayaan Mengambang, Polsek Bissappu dan Polres Bantaeng Cuci Tangan?
Operasi Sat Narkoba Maros Berhasil, Bandar dan 421 Gram Sabu Diamankan
Polda Jabar Tetapkan Tiga Pemilik Helen’s Night Mart sebagai Tersangka Kasus Pesta Gay
Malam Minggu Berujung Sial, 13 Remaja “Painung Ballo” di Manggala Diciduk Polisi
Kasus Pengrusakan Rumah di Jeneponto Belum Tuntas, Kuasa Hukum Soroti Terduga Aktor Intelektual

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:06 WITA

Aksi Bejat Buruh Harian di Makassar Terbongkar, Klien Ditodong dan Dicabuli di Rumah

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:50 WITA

Penggeledahan Disdik Sulsel, Kejati Kejar Bukti Dugaan Korupsi Rp13 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:33 WITA

Jabatan Runtuh Akibat Korupsi PBG, Kadis Perkimtan Gowa Masuk Rutan

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:16 WITA

Kasus Dugaan Penganiayaan Mengambang, Polsek Bissappu dan Polres Bantaeng Cuci Tangan?

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:52 WITA

Operasi Sat Narkoba Maros Berhasil, Bandar dan 421 Gram Sabu Diamankan

Berita Terbaru