Wartawan Diteror Usai Bongkar Tambang Ilegal, PWI Toraja Pasang Badan!

Selasa, 7 April 2026 - 13:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Toraja, Serly Manda

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Toraja, Serly Manda

Gedor.id– Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Toraja, Serly Manda, menyatakan sikap tegas terkait dugaan ancaman terhadap seorang wartawan oleh oknum kepala lembang (Kalem) usai pemberitaan aktivitas tambang golongan C. Selasa (7/4/2026)

Serly menegaskan, pihaknya siap memberikan pendampingan kepada wartawan yang merupakan bagian dari organisasi PWI, selama yang bersangkutan menjalankan tugas jurnalistik sesuai dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, Kode Etik Jurnalistik, serta aturan organisasi yang berlaku.

“Kalau anggota bekerja sesuai UU Pers, kode etik jurnalistik, dan aturan organisasi, tentu kami siap memberikan pendampingan,” tegas Serly, yang juga merupakan jurnalis harian Rakyat Sulsel.

BACA JUGA :  Publikasi Sepihak Soal Senpi dan Pembunuhan, 3 Media Online di Gowa Dilaporkan

Ia menyebut, persoalan ini masih dalam tahap pengkajian lebih lanjut dengan merujuk pada ketentuan dalam UU Pers, aturan organisasi, serta kode etik jurnalistik.

Menurut Serly, penting untuk dipahami bahwa wartawan tidak bekerja secara sembarangan, melainkan berada dalam koridor hukum dan etika profesi yang jelas.

“Ini yang harus dipahami bersama, bahwa wartawan bekerja di bawah UU Pers dan kode etik yang ada. Jadi profesi ini punya aturan, punya rambu-rambu, dan tidak dijalankan sesuka hati,” jelasnya.

BACA JUGA :  Tiga Bulan Berlalu, Pelaku Penganiayaan di Maros Masih Bebas Berkeliaran!

Ia menambahkan, apabila ada pihak yang merasa keberatan atau dirugikan atas suatu pemberitaan, maka seharusnya menempuh mekanisme yang telah diatur dalam sistem pers nasional, seperti menggunakan hak jawab atau hak koreksi, bukan dengan cara intimidasi maupun ancaman terhadap jurnalis.

Serly juga menekankan bahwa kebebasan pers merupakan bagian penting dari demokrasi yang harus dihormati.

BACA JUGA :  Cari Keadilan, Irsan Klaim Ditolak SPKT Polda Sulsel Usai Laporkan Oknum Polisi

Namun, di sisi lain, wartawan tetap wajib menjunjung tinggi profesionalisme, akurasi, keberimbangan, serta etika dalam setiap karya jurnalistik.

PWI Toraja, lanjutnya, akan memberikan perhatian serius terhadap persoalan yang dialami anggotanya, terutama jika ancaman tersebut berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas jurnalistik di lapangan.

Kasus dugaan ancaman terhadap wartawan akibat pemberitaan tambang golongan C ini menjadi sorotan, mengingat kerja-kerja jurnalistik dalam mengungkap informasi untuk kepentingan publik harus tetap mendapatkan perlindungan.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Petani Takalar Apresiasi Program IRPOM dan Irigasi Perpompaan
Dipanggil ke Gudang, Pemuda Desa Tuju Diduga Dipukuli hingga Rekannya Ditodong Badik
Rumah Dahlia Dirobohkan, FPK Desak Polsek Tamalatea Tak Hanya Lihat Sengketa Tanah
Muslimin Dg Masiga Buka Suara soal Aksi Gebrak Meja di Pemilihan BPD Keurea
Emerald Indonesia Jadi Penyedia, Pengadaan Pakaian DPRD Takalar Diminta Dibongkar
Tabrakan Maut di Depan Puskesmas Padangsappa, Dua Perempuan Tewas
Kuota BBM Tak Sinkron, Penerbitan Barcode Petani Takalar Dipersoalkan
Tradisi Sejak 2008, MAPALA 45 Kembali Taklukkan Tebing Demi Merah Putih

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:51 WITA

Petani Takalar Apresiasi Program IRPOM dan Irigasi Perpompaan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WITA

Rumah Dahlia Dirobohkan, FPK Desak Polsek Tamalatea Tak Hanya Lihat Sengketa Tanah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:16 WITA

Muslimin Dg Masiga Buka Suara soal Aksi Gebrak Meja di Pemilihan BPD Keurea

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:23 WITA

Emerald Indonesia Jadi Penyedia, Pengadaan Pakaian DPRD Takalar Diminta Dibongkar

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:56 WITA

Tabrakan Maut di Depan Puskesmas Padangsappa, Dua Perempuan Tewas

Berita Terbaru