Sanggar Kampoeng Kaki Langit Diresmikan, Aksi Akkarungeng Tuai Apresiasi

Gedor Id

Rabu, 12 November 2025 - 21:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Akkarungeng: Ruang Anak Kampoeng Menuturkan Kisah & Hikmah.

Aksi Akkarungeng: Ruang Anak Kampoeng Menuturkan Kisah & Hikmah.

Gedor.id – Suasana hangat penuh tawa dan haru menyelimuti Dusun Tamarunang, Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sabtu malam (8/11/2025).

Anak-anak dan masyarakat tumpah ruah dalam kegiatan bertajuk “Aksi Akkarungeng: Ruang Anak Kampoeng Menuturkan Kisah & Hikmah.”

Kegiatan ini menjadi momen bersejarah dengan peresmian Sanggar Kampoeng Kaki Langit secara simbolis oleh Bupati Maros, Dr HAS Chaidir Syam, S.IP, MH yang menandai lahirnya sebuah ruang edukasi dan kebudayaan baru di Kabupaten Maros.

Langkah Nyata dari Kampung untuk Anak Negeri

Sanggar Kampoeng Kaki Langit hadir sebagai wadah pembelajaran berbasis literasi, seni, dan pemberdayaan berkelanjutan (sustainable empowerment).

Sanggar ini berfokus pada tumbuh kembang anak melalui pendekatan kreatif yang menanamkan nilai budaya dan karakter positif sejak dini.

BACA JUGA :  Fitnah di Media Digital, Warga Maros Resmi Lapor Polisi

Dalam sambutannya, Bupati Maros menyampaikan apresiasinya atas inisiatif masyarakat yang turut mengambil peran dalam pendidikan dan kebudayaan.

“Kampoeng Kaki Langit adalah wujud nyata semangat gotong royong. Ini langkah kecil tapi bermakna besar membangun peradaban dimulai dari kampung sendiri, dengan cinta terhadap budaya dan semangat kebersamaan,” ujar Bupati Chaidir Syam.

Acara dibuka dengan penuh khidmat oleh Imam Dusun Tamarunang, yang memberikan sambutan hangat dan doa agar kegiatan ini membawa keberkahan bagi masyarakat.

“Kami bersyukur kampung ini menjadi tempat anak-anak belajar dan berkarya. Semoga Sanggar Kampoeng Kaki Langit menjadi jalan bagi lahirnya generasi yang cerdas, beradab, dan beriman,” ujar Imam Dusun Tamarunang Agus Salim dalam sambutannya.

Kreativitas Anak Kampoeng yang Menginspirasi

Kegiatan Aksi Akkarungeng diisi dengan berbagai penampilan anak-anak, mulai dari musikalisasi puisi dan Tarian Harapan bertema Tulisan Cita SiSeSa Dance Care,  teater anak kampoeng, dan pertunjukan dongeng oleh kak Mangga, hingga orasi Sumpah Pemuda oleh Kak Jamil.

BACA JUGA :  PTSL Maros, Uang Warga Disedot, Hukum Menghilang

Ada pula penandatangan dokumen resmi Kampoeng Kaki Langit oleh Imam Dusun Tamarunang.

Semua karya tersebut merupakan hasil pendampingan tim Sanggar Kampoeng Kaki Langit yang secara konsisten mengembangkan kreativitas dan rasa percaya diri anak-anak.

Founder Sanggar Kampoeng Kaki Langit, Melati Syahrir, menyampaikan bahwa pendirian sanggar ini berangkat dari mimpi sederhana untuk menyediakan ruang yang aman dan bermakna bagi anak-anak.

“Kami ingin anak-anak punya tempat untuk belajar, bercerita, dan mengenali akar budayanya. Dari sini mereka bisa tumbuh dengan cinta, empati, dan keberanian untuk bermimpi,” ujar Melati yang dikenal sebagai pegiat literasi itu.

BACA JUGA :  Modus Baru di SPBU? Sopir Dump Truk Wajib Bayar 'Upeti' Jika Mau Isi Solar Lebih Banyak

Dukungan dan Kolaborasi

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Pertamina Patra Niaga, sebagai bentuk sinergi dunia usaha dalam penguatan sektor sosial dan pendidikan masyarakat.

Dengan semangat kolaboratif, Sanggar Kampoeng Kaki Langit diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan literasi, seni, dan budaya yang berkelanjutan di Maros. Sanggar ini juga diaharapkan akan menjadi inspirasi bagi kampung-kampung lain untuk menyalakan cahaya pendidikan dari akar rumput.

Menutup dengan Cahaya dan Doa

Acara Aksi Akkarungeng ditutup dengan doa bersama dan janji anak-anak untuk terus menjaga semangat belajar serta berkarya.

Dari kampung kecil di Maros, mereka percaya, cahaya perubahan bisa menyala  menembus langit yang lebih luas.

(Melati Syahrir)

Berita Terkait

Dugaan Tambang Liar Tak Tuntas, Kinerja Polres Lutra Disorot Propam
Janji Manis Pangkalan Gas Berujung Petaka, Uang Puluhan Juta Melayang!
Akses Jalan Terbatas Tak Jadi Penghalang, Camat Burau Temui Warga Terpencil
270 Jenazah Dilaporkan Jadi Abu Akibat Karhutla di Toraja Utara
Andi Abdul Hakim Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Minta Polres Bulukumba Bertindak
Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili
Dua Mobil Cuma Janji? Petani Wajo Kehilangan Rp25,4 Juta, Andi Aso Belum Ditemukan
HIPERMATA UNM Buka Babak Baru Kepemimpinan, Fokus pada Kaderisasi dan Pengabdian

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:58 WITA

Dugaan Tambang Liar Tak Tuntas, Kinerja Polres Lutra Disorot Propam

Senin, 2 November 2026 - 15:51 WITA

Akses Jalan Terbatas Tak Jadi Penghalang, Camat Burau Temui Warga Terpencil

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:12 WITA

270 Jenazah Dilaporkan Jadi Abu Akibat Karhutla di Toraja Utara

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Andi Abdul Hakim Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Minta Polres Bulukumba Bertindak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WITA

Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA