Isu Panas di Polres Batubara, Kasat Narkoba Dituding Lakukan Pelecehan Seksual

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Batubara tengah diguncang isu tak sedap

Polres Batubara tengah diguncang isu tak sedap

Gedor.id– Polres Batubara tengah diguncang isu tak sedap. Kasat Narkoba Polres Batubara, AKP Ramses Panjaitan, disebut-sebut terlibat dalam dugaan kasus pelecehan seksual terhadap seorang pegawai harian lepas (PHL) Satres Narkoba berinisial A alias P (23), warga Kabupaten Batubara.

Informasi yang dihimpun wartawan pada Rabu (17/9) menyebutkan, peristiwa itu terjadi sekitar tiga pekan lalu.

Saat itu, korban yang baru satu setengah tahun bekerja sebagai PHL diminta oleh AKP Ramses untuk menggunting kukunya di dalam ruangan.

Karena perintah atasan, korban tak berani menolak. Namun, ketika berada berdua di ruangan tersebut, Kasat diduga mulai melakukan tindakan tak pantas dengan meraba bagian sensitif korban hingga membuatnya ketakutan.

Usai mendapat perlakuan itu, korban langsung meninggalkan ruangan dan memilih tidak lagi masuk kerja. Hingga kini, korban sudah tiga pekan absen akibat trauma.

Dikonfirmasi terkait tuduhan tersebut, AKP Ramses Panjaitan membantah keras. “Tidak benar, itu bohong. Informasi itu tidak benar,” ujarnya singkat.

Sumber internal menyebutkan, pihak Kasat Narkoba diduga mengutus seseorang bernama Ipda J. Simanjuntak untuk menemui keluarga korban agar kasus ini tidak berlanjut ke ranah hukum.

Sementara itu, Kapolres Batubara AKBP Doli Nainggolan yang dimintai tanggapan terkait kasus ini belum memberikan jawaban.

(Tim)
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan
Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi
Dikeluhkan Pengguna, Layanan Top Up e-Money di Tol Makassar Dinilai Tak Ramah
Urus SIM di Takalar Diduga Tak Sesuai Aturan, Biaya Membengkak
Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Rp12,4 M di Takalar Mencuat, Saluran Dibangun Tanpa Pintu Air
Dugaan Setoran Rp25–35 Juta Warnai Program Irigasi P3TGAI di Takalar
Nekat! Ritel Modern di Bungadidi Tetap Dibangun Meski Izin Dicabut
Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi Menguat, HMI Ancam Demo Besar di Polda Sulsel

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:02 WITA

Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:41 WITA

Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:07 WITA

Urus SIM di Takalar Diduga Tak Sesuai Aturan, Biaya Membengkak

Senin, 16 Maret 2026 - 21:04 WITA

Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Rp12,4 M di Takalar Mencuat, Saluran Dibangun Tanpa Pintu Air

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:23 WITA

Dugaan Setoran Rp25–35 Juta Warnai Program Irigasi P3TGAI di Takalar

Berita Terbaru