6 Bulan Menguap, Kemana Perginya Dana Hibah Gubernur Sulsel?

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan dana hibah senilai Rp500 juta yang diserahkan Gubernur Sulawesi Selatan kepada Bupati Luwu

Bantuan dana hibah senilai Rp500 juta yang diserahkan Gubernur Sulawesi Selatan kepada Bupati Luwu

Gedor.id– Bantuan dana hibah senilai Rp 500 juta yang diserahkan Gubernur Sulawesi Selatan kepada Bupati Luwu Utara beberapa bulan lalu kini dipertanyakan keberadaannya.

Pasalnya, enam bulan berlalu, dana yang sedianya digunakan untuk penanganan darurat di Desa Minanga, Kecamatan Rongkong, tak kunjung terlihat wujudnya.

Ketua Aliansi Indonesia Luwu Utara, Tandi Buni, menegaskan bahwa dana hibah tersebut jelas-jelas sudah diserahkan oleh gubernur kepada bupati sejak enam bulan lalu.

BACA JUGA :  Tewasnya Ojol Picu Amarah Nasional, Demonstrasi Berubah Rusuh di Berbagai Daerah

Namun, hingga kini tak ada tanda-tanda pemanfaatannya di lapangan.

“Kalau namanya bantuan tanggap darurat, seharusnya cepat dipakai. Tapi ini sudah berbulan-bulan tidak ada realisasi. Kalau begini, ini bukan lagi darurat, tapi dibiarkan berlarut-larut,” tegas Tandi.

Ia menambahkan, lambannya penanganan telah memakan korban. Beberapa warga sudah mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan yang longsor dan belum juga diperbaiki.

BACA JUGA :  DPRD Sulsel Nilai Pemindahan Yon TP 872 Penting agar Warga Tak Dirugikan

“Apakah pemerintah sengaja menunggu jatuh korban lagi baru bergerak? Atau dana hibah dari gubernur ini hanya janji kosong tanpa bukti? Atau bahkan sudah raib digerogoti siluman tikus?” sindirnya tajam.

Sementara itu, Anggota DPRD Luwu Utara, Heriansa Efendi, membenarkan bahwa dana hibah tersebut sudah dibahas dalam rapat bersama Sekda, Kadis PU, dan Kepala BPBD.

Menurutnya, Sekda menyebut PU sebagai OPD teknis masih menunggu SK Bupati untuk mengeksekusi program tersebut.

BACA JUGA :  Pemprov Sulsel “Kajili-jili”? Warga Geram Lahan Sertifikat Digeser ke Rampoang

“Kami di DPRD sudah mendesak agar pemerintah segera menggunakan dana hibah ini sesuai tujuan awal, yaitu penanganan longsor. Jangan sampai masyarakat terus jadi korban hanya karena administrasi yang berbelit,” ujar Heriansa. Kamis (25/9/2025)

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Luwu Utara Saat dikomfirmasi melalui by phone hanya di baca

(Ono)

Berita Terkait

Bola Soba Terbengkalai, Dugaan Korupsi Mengendap, Kapolres Bone Disomasi
BBM Sulit, Jerigen Lancar! Dugaan Penyimpangan Solar Kian Terang
Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar
Dugaan Pembiaran Menguat, Gowa Terancam Jadi Sarang Judi Terbuka
Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat
Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?
Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan
Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 22:05 WITA

Bola Soba Terbengkalai, Dugaan Korupsi Mengendap, Kapolres Bone Disomasi

Rabu, 1 April 2026 - 21:25 WITA

BBM Sulit, Jerigen Lancar! Dugaan Penyimpangan Solar Kian Terang

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:54 WITA

Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:06 WITA

Dugaan Pembiaran Menguat, Gowa Terancam Jadi Sarang Judi Terbuka

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:03 WITA

Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat

Berita Terbaru