Tak Terima Dinasehati, Anak di Bulukumba Aniaya Ibu Kandung hingga Nyaris Meregang Nyawa

Tojeng

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban penganiayaan, Saoda (62), saat berada di Mapolres Bulukumba usai melaporkan dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh anak kandungnya sendiri. (Ist)

Korban penganiayaan, Saoda (62), saat berada di Mapolres Bulukumba usai melaporkan dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh anak kandungnya sendiri. (Ist)

Gedor.id- Seorang ibu lanjut usia di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, harus menanggung sakit fisik dan trauma mendalam setelah dianiaya oleh anak kandungnya sendiri.

Aksi kekerasan tersebut nyaris merenggut nyawa korban di dalam rumah yang mereka tinggali.

Korban diketahui bernama Saoda (62), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.

Ia menjadi korban penganiayaan brutal yang dilakukan oleh anak perempuannya berinisial AS.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 11 Januari 2026, sekitar pukul 14.00 WITA. Insiden bermula saat Saoda berusaha menasihati AS agar memperbaiki sikap dan perilaku hidupnya. Namun, nasihat tersebut justru memicu kemarahan pelaku.

BACA JUGA :  Tahanan Diduga Kendalikan Sabu dari Rutan Masamba, GKPHI Soroti Lemahnya Pengawasan

Alih-alih menerima teguran dengan baik, AS tersulut emosi dan melampiaskan amarahnya kepada sang ibu.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, pelaku sempat melemparkan helm ke arah korban, meski tidak mengenai sasaran.

Situasi kemudian semakin memburuk ketika pelaku mendekati korban, memeluknya, lalu membanting tubuh Saoda hingga terjatuh ke lantai dalam kondisi tak berdaya.

Tak berhenti di situ, AS kembali melakukan penganiayaan dengan menghantam wajah dan kepala korban menggunakan helm secara berulang kali.

Akibat kejadian tersebut, Saoda mengalami benjolan serius di kepala, memar di bagian dahi, serta luka pada bibir. Kondisi korban sempat mengkhawatirkan dan nyaris kritis.

BACA JUGA :  Baru Digarap, Jalan APBN Rp7,6 Miliar di Barru Sudah Hancur

Aksi kekerasan itu baru terhenti setelah anak korban lainnya, Zulpikar, datang dan berusaha melerai.

Situasi sempat kembali memanas ketika pelaku mengambil sebuah gelas yang diduga hendak digunakan untuk menyerang korban, sebelum akhirnya berhasil dicegah oleh seorang perempuan bernama Rahma.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Saoda mengaku tidak menyangka nasihat seorang ibu justru dibalas dengan kekerasan oleh anak yang ia lahirkan sendiri.

“Saya cuma bilang, ‘perbaiki sifatmu, nak’. Dia pernah pisah dengan suaminya lalu rujuk kembali, di situlah saya nasihati supaya memperbaiki sikapnya. Tiba-tiba saya dibanting dan dipukul pakai helm berkali-kali. Kalau tidak dilerai anak saya yang lain, mungkin saya sudah dibunuh,” ujar Saoda, Selasa (20/1/2026).

BACA JUGA :  Dari KTA Hingga PAW DPR RI, Polemik Putriana Dakka Masuk Radar Mahasiswa Sulsel

Atas kejadian tersebut, korban telah melaporkan peristiwa penganiayaan itu ke Polres Bulukumba. Saat ini, aparat kepolisian tengah melakukan penanganan dan pendalaman kasus.

Korban berharap pelaku segera ditahan dan diproses sesuai hukum yang berlaku, agar kejadian serupa tidak terulang dan memberikan efek jera terhadap pelaku kekerasan dalam lingkungan keluarga.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Polresta Kendari Bongkar Sindikat Pemalsu STNK, Uangnya Dipakai Beli Sabu dan Judi Online
Spill Dugaan Perselingkuhan Bupati dan Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Terseret Kasus Huku
Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan
Aksi Brutal Geng Motor “Bocil” di Makassar, Satu Mahasiswa Meregang Nyawa
Keluarga Geram! Kematian Hj Mini di Rumah Warga Diminta Diusut Transparan dan Tuntas
Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar
Bupati Gowa Jadi Tersangka, Polri Sita Dokumen
Pelaku Pembacokan Ingkar Janji, Polisi Didesak Tuntaskan Kasus Pedagang Percut Sei Tuan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:20 WITA

Polresta Kendari Bongkar Sindikat Pemalsu STNK, Uangnya Dipakai Beli Sabu dan Judi Online

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Spill Dugaan Perselingkuhan Bupati dan Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Terseret Kasus Huku

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:05 WITA

Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:16 WITA

Aksi Brutal Geng Motor “Bocil” di Makassar, Satu Mahasiswa Meregang Nyawa

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:59 WITA

Keluarga Geram! Kematian Hj Mini di Rumah Warga Diminta Diusut Transparan dan Tuntas

Berita Terbaru