Gedor.id– Sebanyak 27 siswa SMP Negeri 3 Camba, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, diduga mengalami gejala keracunan makanan setelah mengikuti kegiatan buka puasa bersama (bukber).
Peristiwa tersebut kini tengah diselidiki oleh aparat kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, para siswa mulai mengalami keluhan seperti muntah dan buang air terus-menerus saat kegiatan buka puasa bersama yang digelar di lingkungan sekolah pada Rabu (11/3/2026).
Akibat kondisi tersebut, sejumlah siswa langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Rumah Sakit Camba dilaporkan sempat dipenuhi siswa yang mengalami gejala keracunan. Sementara sebagian lainnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Camba pada Kamis (12/3/2026).
Total siswa SMP Negeri 3 Camba yang diduga mengalami keracunan dan harus menjalani perawatan tercatat sebanyak 27 orang.
Informasi yang beredar menyebutkan, penyedia katering dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut diketahui berinisial M.
Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Camba, Sahabuddin, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Iye benar pak, saya juga kena ini,” ujarnya, Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 06.25 WITA.
Namun demikian, Sahabuddin mengaku belum dapat memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
“Iye belum pasti (keracunan makanan). Sementara dalam proses penyelidikan oleh pihak puskesmas adanya dugaan tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Maros juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.
“Sementara masih tunggu hasil ini,” kata Kapolsek Camba, AKP Hendra Mangera.
Editor : Darwis






















