27 Siswa SMPN 3 Camba Diduga Keracunan Usai Bukber, Polisi Turun Selidiki

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ruang perawatan di salah satu fasilitas kesehatan di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, saat sejumlah siswa SMP Negeri 3 Camba mendapatkan penanganan medis setelah diduga mengalami keracunan makanan usai mengikuti kegiatan buka puasa bersama (bukber).

Suasana ruang perawatan di salah satu fasilitas kesehatan di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, saat sejumlah siswa SMP Negeri 3 Camba mendapatkan penanganan medis setelah diduga mengalami keracunan makanan usai mengikuti kegiatan buka puasa bersama (bukber).

Gedor.id– Sebanyak 27 siswa SMP Negeri 3 Camba, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, diduga mengalami gejala keracunan makanan setelah mengikuti kegiatan buka puasa bersama (bukber).

Peristiwa tersebut kini tengah diselidiki oleh aparat kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para siswa mulai mengalami keluhan seperti muntah dan buang air terus-menerus saat kegiatan buka puasa bersama yang digelar di lingkungan sekolah pada Rabu (11/3/2026).

BACA JUGA :  Lima Pejabat Utama Polres Maros Resmi Berganti, Kapolres: Sertijab Bukan Seremonial Semata

Akibat kondisi tersebut, sejumlah siswa langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Rumah Sakit Camba dilaporkan sempat dipenuhi siswa yang mengalami gejala keracunan. Sementara sebagian lainnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Camba pada Kamis (12/3/2026).

Total siswa SMP Negeri 3 Camba yang diduga mengalami keracunan dan harus menjalani perawatan tercatat sebanyak 27 orang.

BACA JUGA :  Gelar Perkara Dinilai Setengah Hati, Penyidik Dituding Tutup Mata

Informasi yang beredar menyebutkan, penyedia katering dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut diketahui berinisial M.

Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Camba, Sahabuddin, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iye benar pak, saya juga kena ini,” ujarnya, Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 06.25 WITA.

Namun demikian, Sahabuddin mengaku belum dapat memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

BACA JUGA :  Program Bergizi Nyatanya 'Beracun' 7.368 Anak Keracunan MBG

“Iye belum pasti (keracunan makanan). Sementara dalam proses penyelidikan oleh pihak puskesmas adanya dugaan tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Maros juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.

“Sementara masih tunggu hasil ini,” kata Kapolsek Camba, AKP Hendra Mangera.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Mahasiswa Minta Polisi Usut Dugaan Mark-Up Program MBG di Sinjai
Abrasi Terus Gerus Pulau Satangnga, Warga Desak Pemkab Takalar Bertindak
Bom Ikan Tanakeke, Saksi Menghilang, Hukum Seolah Tumpul
Dana Pendidikan Disinyalir Tak Beres, Laporan Resmi Uji Nyali Penegak Hukum
Ritel Modern Terancam Batal, Heriansa: Aspirasi Warga Harus Dihormati
Relawan 76 Makassar Bagikan 200 Paket Takjil di Jalan Cendrawasih
Bom Ikan Terang-Benderang di Video, Proses Hukum Gelap Gulita
Isu P3K Dianggap Dipolitisasi, Kepemimpinan Takalar Diminta Tak Dijatuhkan

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:34 WITA

27 Siswa SMPN 3 Camba Diduga Keracunan Usai Bukber, Polisi Turun Selidiki

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:21 WITA

Mahasiswa Minta Polisi Usut Dugaan Mark-Up Program MBG di Sinjai

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:39 WITA

Abrasi Terus Gerus Pulau Satangnga, Warga Desak Pemkab Takalar Bertindak

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:00 WITA

Bom Ikan Tanakeke, Saksi Menghilang, Hukum Seolah Tumpul

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:04 WITA

Dana Pendidikan Disinyalir Tak Beres, Laporan Resmi Uji Nyali Penegak Hukum

Berita Terbaru