Diduga Terima Uang Titipan, Kanitreskrim Gantarang Dituding Lindungi Terlapor Penipuan!

Minggu, 9 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Gantarang

Polsek Gantarang

Gedor.id– Kasus dugaan penipuan gadai sawah yang menyeret seorang pegawai puskesmas berinisial KR kembali mencuat.

Ironisnya, penanganan perkara yang dilaporkan sejak tahun lalu itu tak kunjung menunjukkan perkembangan berarti, bahkan muncul dugaan konspirasi antara KR dan Kanit Reskrim Polsek Gantarang.

Dugaan konspirasi ini mencuat setelah terungkap bahwa KR sempat menitipkan sejumlah uang kepada Kanit Reskrim yang menangani kasus tersebut.

Laporan polisi dengan nomor LP/94/XI/2023/SPKT/SEK-Gantarang, yang diajukan 21 November 2023, hingga kini masih jalan di tempat.

Pelapor, Tamrin, warga Dusun Bangkeng Bukit, Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gantarang, mengaku menjadi korban penipuan oleh KR, warga Dusun Masoani, Desa Bonto Manai, Kecamatan Rilau Ale.

Tamrin menuturkan, pada tahun 2017 ia menggadai sebidang sawah kepada KR senilai Rp60 juta.

BACA JUGA :  Kasus Jastip Menggurita, Polres Sidrap Diuji Publik

Namun belakangan baru diketahui bahwa tanah yang dijadikan jaminan bukan milik KR, melainkan milik orang lain.

“Sawah yang mereka gadaikan itu bukan miliknya. Saya baru tahu setelah masa panen tiba dan saya minta hasilnya, tapi tidak ada kejelasan. Setelah saya desak, malah banyak alasan. Akhirnya saya minta uang saya dikembalikan,” ujar Tamrin, Minggu (9/11/2025)

Namun hingga kini, uang tersebut tak juga dikembalikan. Tamrin mengaku telah berulang kali meminta penyelesaian secara baik-baik, namun gagal.

“Saya sudah laporkan ke Polsek Gantarang karena tidak ada itikad baik. Tapi sejak laporan masuk, yang saya dapat cuma janji dari Pak Kanit. Tidak ada tindak lanjut, tidak ada hasil,” tegasnya.

Yang lebih disesalkan, menurut Tamrin, terlapor KR masih bebas beraktivitas dan bahkan diketahui masih bekerja di salah satu puskesmas wilayah Palampang/Bonto Bangun.

BACA JUGA :  Teriakan Keadilan Budiman Tak Didengar Negara!

“Laporan saya sudah dua tahun. Sudah dua kali dimediasi lewat Kanit Reskrim, tapi ternyata KR justru menitipkan uang ke Kanit,” ucapnya kecewa.

Mandeknya kasus ini menimbulkan kecurigaan adanya permainan di internal kepolisian.

Warga pun mulai menyoroti lemahnya penegakan hukum di tingkat Polsek, yang seringkali tumpul terhadap kasus yang melibatkan orang berpengaruh.

Tamrin pun kini mendesak Kapolres Bulukumba untuk turun tangan langsung dan mengambil alih penanganan kasus tersebut agar penegakan hukum tidak terkesan tebang pilih.

BACA JUGA :  Gelar Perkara Dinilai Setengah Hati, Penyidik Dituding Tutup Mata

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gantarang, Muh Asbar, saat dikonfirmasi membenarkan adanya uang titipan dari KR, namun berdalih bahwa perkara tersebut sudah kedaluwarsa.

“Kami hanya melakukan mediasi karena kejadiannya tahun 2017, jadi sudah kadaluwarsa. KR juga berjanji akan menyelesaikan pembayaran setelah proyek suaminya selesai,” ujar Asbar melalui sambungan telepon.

Terpisah, Kapolsek Gantarang Kompol Abd Kadir membenarkan adanya laporan tersebut dan menyebut penanganannya dilakukan langsung oleh Kanit Reskrim.

“Ada STPL dan nomor LP-nya memang sudah terdaftar. Penanganannya dilakukan oleh Pak Asbar,” singkatnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak KR maupun perwakilan Puskesmas yang bersangkutan belum dapat dimintai keterangan.

Bersambung…

Editor : Darwis

Berita Terkait

Panas! Ombas Disebut Jadi Target, Isu Skandal Bupati Gowa Diduga Ada Misi Tersembunyi
Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan
Nazihah Renanti Wijaya Tampil Memukau, Fashion Show Anak Curi Perhatian di Takalar
Serangan ke Media di RDP DPRD Gowa Picu Reaksi Keras, Bomwaktu.com Siap Tempuh Jalur Hukum
27 Siswa SMPN 3 Camba Diduga Keracunan Usai Bukber, Polisi Turun Selidiki
Mahasiswa Minta Polisi Usut Dugaan Mark-Up Program MBG di Sinjai
Abrasi Terus Gerus Pulau Satangnga, Warga Desak Pemkab Takalar Bertindak
Bom Ikan Tanakeke, Saksi Menghilang, Hukum Seolah Tumpul

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 16:18 WITA

Panas! Ombas Disebut Jadi Target, Isu Skandal Bupati Gowa Diduga Ada Misi Tersembunyi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:25 WITA

Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:13 WITA

Nazihah Renanti Wijaya Tampil Memukau, Fashion Show Anak Curi Perhatian di Takalar

Senin, 16 Maret 2026 - 20:57 WITA

Serangan ke Media di RDP DPRD Gowa Picu Reaksi Keras, Bomwaktu.com Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:34 WITA

27 Siswa SMPN 3 Camba Diduga Keracunan Usai Bukber, Polisi Turun Selidiki

Berita Terbaru

HMI Cabang Takalar Saat melakukan Aksi di Kejaksaan

Daerah

Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 11:25 WITA

Ilustrasi Rudal Buatan Iran

Internasional

Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi

Jumat, 27 Mar 2026 - 23:13 WITA