IRT Bulukumba Mengaku Dianiaya Suami, Netizen Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar kondisi kaki Selvy yang mengalami lebam serius, diduga akibat penganiayaan suaminya. (Foto kolase)

Tangkapan layar kondisi kaki Selvy yang mengalami lebam serius, diduga akibat penganiayaan suaminya. (Foto kolase)

Gedor.id– Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Selvy (24) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mengaku mengalami penganiayaan berat yang dilakukan oleh suaminya, AI (23).

Kasus ini mencuat setelah foto-foto lebam di tubuh Selvy beredar luas di media sosial melalui akun Instagram @selvy.nah.

Dalam unggahannya, Selvy mengaku dituduh berselingkuh tanpa bukti hingga mengalami kekerasan fisik, padahal dirinya tengah hamil lima bulan.

Menurut Selvy, peristiwa terparah terjadi pada Rabu, 19 November 2025, dan merupakan insiden keempat kekerasan selama pernikahan mereka.

Ia bercerita bahwa pertengkaran bermula dari tuduhan perselingkuhan yang tidak berdasar, sebelum kemudian berubah menjadi tindakan kekerasan.

“Dia ludahi saya, mengatai saya perempuan as* (anj*ng). Dia lempar barang-barang saya dan mengusir. Saat saya mau pergi, di situlah kekerasan fisik mulai terjadi,” tulisnya, Rabu (26/11/2025).

BACA JUGA :  Remaja Makassar Gugur Diterjang Peluru, Iptu N Diamankan

Selvy menyebut suaminya yang memiliki kemampuan karate itu menyerangnya secara brutal. Ia mengaku ditendang puluhan kali, dijambak, diinjak, dicekik, hingga tubuhnya tersungkur berulang kali.

“Saya tersungkur dan memutar kiri-kanan karena tendangannya membabi buta,” ungkapnya.

Dalam kondisi tak berdaya, Selvy bahkan sempat bersujud di kaki suaminya agar penganiayaan berhenti, namun AI tetap melanjutkan aksinya.

Teriakan Selvy disebut sempat terdengar oleh tetangga, tetapi AI mencegah tetangga itu masuk dengan alasan situasi baik-baik saja.

Penganiayaan disebut berlangsung lebih dari satu jam. Selvy menuturkan bahwa ia tidak mampu menggerakkan tubuhnya selama dua hari akibat luka dan rasa sakit yang dialaminya.

“Saya baru bisa berdiri di hari ketiga,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kekerasan sebelumnya pernah terjadi, termasuk perusakan ponselnya agar dirinya tidak bisa meminta pertolongan.

BACA JUGA :  Sudah Ada LP dan Surat Tangkap, Polisi Tak Juga Menangkap Pelaku Penganiayaan

Merasa keselamatannya terancam, Selvy akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bulukumba.

“Saya sudah laporkan, sudah visum. Yang bersangkutan tidak ada itikad baik, bahkan meminta maaf pun tidak. Malah gaslighting,” tulisnya.

Selvy juga mengaku semakin takut karena keluarga suaminya banyak yang bekerja sebagai polisi.

“Waktu keluargaku marah, keluarganya bilang: ‘polisi banyakji polisiku iye.’ Meskipun nadanya lembut, tapi sangat menyayat hati saya yang sudah disiksa sejam lebih,” katanya.

Setelah melakukan penganiayaan, AI disebut sempat keluar kamar untuk merokok sebelum kembali masuk dan kembali mengancam.

Tak lama kemudian, sikapnya berubah seolah menyayanginya, namun Selvy meyakini itu bukan bentuk penyesalan.

“Dia cuma tidak mau saya pergi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Tanpa Jejak Selama Berbulan-bulan, Bripka Erwing Dipecat Tak Hormat

Selvy mengaku masih mengalami trauma fisik dan psikologis atas kejadian tersebut.

Ia memutuskan membagikan kisahnya ke media sosial karena merasa putus asa dan kebingungan harus berbuat apa.

“Saya hanya mengungkapkan apa yang saya alami. Rasanya tidak ada yang bisa membayar sakit saya,” tulisnya.

Unggahan foto-foto lebam Selvy pun mendapat banyak reaksi dari netizen.

“Dari pacaran jie suaminya ini selalu mukul, saya kira berubahmi setelah nikah, ternyata makin parah,” komentar seorang warganet.

“Tolong viralkan agar dapat keadilan tanpa ancaman lagi,” tambah netizen lainnya.

“Penjarakan! Suami bencong itu hanya berani pukul perempuan,” tulis warganet lain.

“Pelakunya sudah kabur. Pak polisi, jangan terlalu lama diam, ayo tangkap pelakunya,” imbuh pengguna lainnya.

Editor: Darwis

Berita Terkait

Nekat Demi Konten, Influencer Filipina Meninggal Usai Makan “Kepiting Setan”
Meteran Listrik PK5 Dicabut, Pedagang Gowa Pertanyakan Hak
Identitas Misterius Picu Kekacauan, Jenazah Salah Orang Dibawa ke Rumah Duka
Viral Video Senpi di Perumahan Depok, Polisi Tegaskan Bukan Senjata Api
Viral! Jasad Sopir Travel di Lutra Masih Utuh Setelah 28 Tahun Dimakamkan
Massa Mengamuk di Tompobulu, Pria Dituduh Perkosa Gadis Difabel Tewas Dikeroyok
Video Warga Sibolga Dianggap Menjarah, Ternyata Ini Penjelasannya
Dari Perselingkuhan ke BPOM, Dua Brand Kosmetik Viral karena Drama dan Legalitas Produk

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:54 WITA

Nekat Demi Konten, Influencer Filipina Meninggal Usai Makan “Kepiting Setan”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:30 WITA

Meteran Listrik PK5 Dicabut, Pedagang Gowa Pertanyakan Hak

Senin, 5 Januari 2026 - 16:07 WITA

Identitas Misterius Picu Kekacauan, Jenazah Salah Orang Dibawa ke Rumah Duka

Sabtu, 27 Desember 2025 - 16:05 WITA

Viral Video Senpi di Perumahan Depok, Polisi Tegaskan Bukan Senjata Api

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:46 WITA

Viral! Jasad Sopir Travel di Lutra Masih Utuh Setelah 28 Tahun Dimakamkan

Berita Terbaru