Mandek Bertahun-tahun, Kasus Irigasi Turucinnae Bone Jadi Sorotan

Sabtu, 30 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Cabang Kejaksaan Wattapone di Lappariaja

Kantor Cabang Kejaksaan Wattapone di Lappariaja

Gedor.id– Proyek pembangunan jaringan irigasi D.I Turucinnae di Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, yang dikerjakan PT Atta Pratama pada 2021 lalu, kembali menuai sorotan.

Laporan dugaan penyimpangan proyek tersebut resmi dimasukkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Watampone, Jumat (25/4/2025).

Ketua Umum LSM Lamellong, Muhammad Rusdi, menegaskan pengaduan itu sudah diserahkan secara tertulis.

BACA JUGA :  Bola Soba Terbengkalai, Dugaan Korupsi Mengendap, Kapolres Bone Disomasi

Namun, menurutnya kasus ini sebenarnya pernah ditangani Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Lapri sejak 2022.

“Berkasnya pasti masih ada di sana, tapi sampai sekarang tidak ada perkembangan. Kinerja Kacabjari Lapri perlu dievaluasi, bahkan kalau perlu dicopot. Saya harap Kejari Bone segera ambil alih kasus ini, jangan tunggu viral dulu baru mau diproses,” tegas Rusdi, Sabtu (30/8/2025).

BACA JUGA :  Polres Bone Diduga Main Mata! Proyek Busuk Bola Soba Tak Tersentuh

Proyek senilai miliaran rupiah itu sudah selesai dikerjakan dan seluruh dananya dicairkan 100 persen oleh PT Atta Pratama.

Namun, pihak penanggung jawab, Ibu Idar, diduga tidak melunasi pembayaran material maupun upah pekerja.

“Ini mengindikasikan adanya manipulasi laporan pertanggungjawaban (LPJ). Karena itu, saya minta kejaksaan memeriksa ulang baik LPJ maupun kondisi fisik proyek. Dugaan kuat ada perbuatan melawan hukum di sini,” sambung Rusdi.

BACA JUGA :  LSM Curiga Ada Kelalaian, Propam Diminta Periksa Penyidik Kasus Bola Soba

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Debu Bertebaran, Aktivitas Diduga Tambang di Bajeng Tuai Sorotan
Tambang Diduga Tanpa Izin, Debu Ganggu Lingkungan Warga Panaikang
Paket 6 MYC Disorot Tajam, Dugaan Pengurangan Volume dan Mutu Material Mencuat
Ada Dugaan Penyimpangan PLTS Takalar, Kejati Sulsel Didesak Bongkar Pelaksanaan di Lapangan
Provider Wi-Fi Diduga Langgar Aturan, KMPI Tantang APH Buka Hasil Pemeriksaan
Laporan Pencurian Sawit dan Penyerobotan Lahan Menggantung, Ada Apa di Polres Konsel?
Dugaan KTP Ganda dan KUR Fiktif di Majene, Penegak Hukum Didesak Telusuri Hulu-Hilir
Tambang Diduga Beroperasi Bebas, PRI Desak Polisi Periksa Izin dan Pengelola

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:02 WITA

Debu Bertebaran, Aktivitas Diduga Tambang di Bajeng Tuai Sorotan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:09 WITA

Tambang Diduga Tanpa Izin, Debu Ganggu Lingkungan Warga Panaikang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:13 WITA

Paket 6 MYC Disorot Tajam, Dugaan Pengurangan Volume dan Mutu Material Mencuat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:10 WITA

Provider Wi-Fi Diduga Langgar Aturan, KMPI Tantang APH Buka Hasil Pemeriksaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:09 WITA

Laporan Pencurian Sawit dan Penyerobotan Lahan Menggantung, Ada Apa di Polres Konsel?

Berita Terbaru