Teror Pelemparan Rumah Orang Tua Polisi di Kajang, Lansia Sesak Napas, Kasus Disorot LSM

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi orang tua polisi Paska kejadian

Kondisi orang tua polisi Paska kejadian

Gedor.id- Peristiwa dugaan pelemparan rumah milik orang tua seorang perwira polisi, AKP ARM, di Desa Bontobaji, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, memicu perhatian publik.

Insiden ini dinilai serius dan mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat, profesional, dan transparan.

Kasus tersebut semakin mencuat setelah mantan Kapolsek Bulukumpa dilaporkan ke Propam Polres Bulukumba, Sabtu (28/03/2026).

Sejumlah pihak pun mendesak agar penyelidikan dilakukan secara objektif demi mengungkap fakta yang sebenarnya.

Wakil Ketua LSM Triganusantara Indonesia, Hornai Calestino, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi lapangan.

Dari hasil penelusuran, ditemukan rekaman video yang memperdengarkan suasana mencekam saat kejadian berlangsung.

Dalam rekaman tersebut, terdengar suara histeris meminta pertolongan ketika rumah korban diduga diserang dan dilempari oleh seorang berinisial KM.

BACA JUGA :  Napi Diduga Bebas Pakai Ponsel, AMPERA Desak Copot Kalapas Bollangi

Akibat kejadian itu, seorang penghuni rumah berinisial MN, yang diketahui merupakan lansia dan sedang dalam kondisi sakit, mengalami sesak napas.

Kondisinya dilaporkan memburuk usai peristiwa tersebut.

LSM Triganusantara Indonesia menilai insiden ini bukan sekadar gangguan biasa, melainkan mengarah pada dugaan tindak kekerasan yang serius.

Mereka mendesak Polres Bulukumba agar lebih responsif dalam menangani laporan tersebut.

“Rekaman video yang diambil keponakan korban memperlihatkan situasi sangat tegang. Kami berharap penyelidikan dilakukan secara profesional dan mampu mengungkap fakta secara menyeluruh,” ujar Hornai.

Sementara itu, mantan Kapolsek Bulukumpa, AKP ARM, membenarkan adanya peristiwa pelemparan tersebut.

Ia menyebut pelaku diduga merupakan kerabatnya sendiri, berinisial KM, yang melakukan aksi bersama anaknya berinisial BRK.

Keduanya bahkan diduga membawa senjata tajam berupa parang dan tombak saat kejadian berlangsung.

BACA JUGA :  Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi Menguat, HMI Ancam Demo Besar di Polda Sulsel

“Untuk sementara, terduga pelaku telah diamankan di Polsek Kajang bersama barang bukti berupa parang dan tombak untuk kepentingan penyelidikan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kapolsek Kajang AKP Umar A. Rusli melalui Kanit Reskrim Polsek Kajang membenarkan adanya laporan terkait insiden tersebut. Namun, ia menyebut kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

Menurutnya, sebelum kejadian, diduga ada persoalan lain yang melibatkan seorang berinisial MTN, yang kemudian memicu aksi pengejaran hingga berujung pada insiden di rumah orang tua AKP ARM.

“Benar, laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Rencananya akan dilakukan gelar perkara, kemungkinan hari Senin, sambil melengkapi berkas,” jelasnya.

Ia menambahkan, terduga pelaku berinisial KRM dan BRK sempat diamankan selama 1×24 jam setelah kejadian, namun belum ditahan karena proses hukum masih berjalan.

BACA JUGA :  Proyek Irigasi di Tana Lili Diduga Jadi Ladang Main Mata, Negara Bisa Rugi Miliaran!

“Untuk penyitaan barang bukti belum dilakukan. Namun keduanya mengakui membawa parang dan tombak saat kejadian,” tambahnya.

Lebih lanjut, polisi mengungkapkan bahwa kedua terduga pelaku berada di lokasi karena melakukan pengejaran terhadap MTN yang diduga berada di dalam rumah tersebut.

“Awalnya mereka mengejar saudara MTN hingga ke rumah orang tua AKP ARM. Saat itu MTN berada di atas rumah. Kasus ini masih kami dalami,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena melibatkan kekerasan yang berdampak pada warga lanjut usia.

Masyarakat pun berharap aparat kepolisian dapat menuntaskan kasus ini secara adil dan transparan.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Remaja Makassar Gugur Diterjang Peluru, Iptu N Diamankan
Diduga Jadi Korban Kekerasan, Bripda DP Meregang Nyawa di Aspol Polda Sulsel
Pulau IX Danau Tempe Dikepung Polisi Usai Penemuan Jenazah
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Maros Menguat, Korban Laporkan ke Propam
Makassar Meledak, Tawuran Dua Hari Beruntun Picu Kebakaran Hebat
Oleng di Samping Truk, Mahasiswa di Kubu Raya Tewas Mengenaskan
Denpasar Terendam, 43 Titik Banjir Bikin Aktivitas Warga Lumpuh
Kecelakaan Tambang Maut, Dump Truk Lindas Dua Pemotor Hingga Tewas di Maros

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:15 WITA

Teror Pelemparan Rumah Orang Tua Polisi di Kajang, Lansia Sesak Napas, Kasus Disorot LSM

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:26 WITA

Remaja Makassar Gugur Diterjang Peluru, Iptu N Diamankan

Senin, 23 Februari 2026 - 22:25 WITA

Diduga Jadi Korban Kekerasan, Bripda DP Meregang Nyawa di Aspol Polda Sulsel

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:46 WITA

Pulau IX Danau Tempe Dikepung Polisi Usai Penemuan Jenazah

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:12 WITA

Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Maros Menguat, Korban Laporkan ke Propam

Berita Terbaru

HMI Cabang Takalar Saat melakukan Aksi di Kejaksaan

Daerah

Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 11:25 WITA

Ilustrasi Rudal Buatan Iran

Internasional

Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi

Jumat, 27 Mar 2026 - 23:13 WITA