Peringatan Keras Prabowo, Jabatan Bukan Tempat Cari Untung, Siap-Siap Reshuffle!

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto bersama rombongan menteri (Ist)

Prabowo Subianto bersama rombongan menteri (Ist)

Gedor.id- Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih agar bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi integritas.

Dalam sambutannya pada Sidang Senat Pengukuhan Mahasiswa Baru dan Wisuda Sarjana Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/10/2025)

Prabowo menegaskan tidak akan ragu melakukan reshuffle terhadap menteri yang kedapatan bermain-main dengan amanah rakyat.

“Satu kali peringatan masih nakal, dua kali saya ingatkan lagi. Tapi kalau sudah tiga kali tetap tidak berubah, apa boleh buat — reshuffle! Harus diganti. Karena ini demi bangsa dan negara, bukan demi kelompok atau jabatan,” tegas Prabowo yang disambut tepuk tangan meriah hadirin.

BACA JUGA :  Prabowo–Trump Capai Kesepakatan, Transfer Data Lintas Negara Resmi Diizinkan

Presiden menekankan bahwa integritas adalah fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berpihak pada rakyat.

Ia mengingatkan para pejabat negara agar tidak menyalahgunakan jabatan maupun mengutamakan kepentingan pribadi.

Peringatan itu disampaikan setelah Prabowo menyinggung soal anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) yang dikembalikan karena tidak terserap.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan sikap pejabat yang bertanggung jawab dan menolak menjalankan proyek tanpa dasar yang kuat.

BACA JUGA :  Presiden Prabowo Instruksikan TNI-Polri Tindak Tegas Aksi Anarkis

“Kalau semua pejabat seperti itu, negara kita akan maju. Tidak asal jalan, tidak akal-akalan,” ujar Prabowo, memuji sikap hati-hati dalam penggunaan uang negara.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan dirinya tidak akan mentolerir penyalahgunaan kekuasaan atau praktik korupsi di lingkaran pemerintahannya.

“Kalau ada yang masih coba-coba akali proyek, korup, atau tidak mau berubah, saya tidak akan ragu-ragu. Rakyat Indonesia yang saya bela, bukan mereka,” ucapnya tegas.

BACA JUGA :  Amien Rais Minta Prabowo Singkirkan Menteri Loyalis Jokowi dari Kabinet

Prabowo juga menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi tekanan dari kelompok-kelompok yang terganggu oleh komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

“Kalau saya dibenci oleh maling, koruptor, manipulator — nggak apa-apa. Saya tidak takut. Yang penting rakyat Indonesia mendukung saya,” ujarnya disambut sorakan dukungan hadirin.

Di akhir pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan perang melawan korupsi hanya bisa terwujud dengan dukungan rakyat dan aparatur pemerintahan yang berani bersih.

“Saya percaya rakyat bersama saya. Saya tidak akan mundur,” pungkasnya.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Sidang Isbat Tetapkan Lebaran 1447 H pada 21 Maret 2026, Ini Rinciannya
Dalih Bupati Pekalongan ke KPK, Mengaku Tak Paham Hukum karena Latar Belakang Penyanyi Dangdut
Transmisi Harga Brent ke Solar, Logistik RI di Ujung Tanduk
Prabowo–Trump Capai Kesepakatan, Transfer Data Lintas Negara Resmi Diizinkan
Teguran MSCI ke Otoritas Pasar Modal Bikin Istana Panas, Mintarsih Beri Penjelasan
Kondisi Fisik Jokowi Dinilai Terus Merosot di Tengah Isu Ijazah
Tanpa Sensor, Salinan Ijazah Jokowi Jadi Objek Uji Keaslian
Polemik Anggaran 1.500 Kapal Ikan, Menteri KKP dan Menteri Keuangan Saling Beda Pernyataan

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:35 WITA

Sidang Isbat Tetapkan Lebaran 1447 H pada 21 Maret 2026, Ini Rinciannya

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:12 WITA

Dalih Bupati Pekalongan ke KPK, Mengaku Tak Paham Hukum karena Latar Belakang Penyanyi Dangdut

Senin, 2 Maret 2026 - 17:05 WITA

Transmisi Harga Brent ke Solar, Logistik RI di Ujung Tanduk

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:51 WITA

Prabowo–Trump Capai Kesepakatan, Transfer Data Lintas Negara Resmi Diizinkan

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:11 WITA

Teguran MSCI ke Otoritas Pasar Modal Bikin Istana Panas, Mintarsih Beri Penjelasan

Berita Terbaru