FBI Temukan Senapan Mauser yang Dipakai Bunuh Charlie Kirk, Disembunyikan di Hutan

Sabtu, 13 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kolase - Pelaku Penembakan Aktivis Pro-Trump Charlie Kirk, Tyler Robinson

Foto kolase - Pelaku Penembakan Aktivis Pro-Trump Charlie Kirk, Tyler Robinson

Gedor.id-Tyler Robinson, pria berusia 22 tahun, akhirnya ditangkap setelah diduga menembak aktivis Pro-Trump Charlie Kirk di Universitas Utah Valley pada Rabu (10/9/2025).

Insiden tragis itu terjadi saat Kirk menyampaikan pidato di hadapan ribuan mahasiswa. Penangkapan Robinson berlangsung pada Jumat (12/9/2025) di kota St. George, Utah.

Sebelumnya, ayah Robinson mengenali putranya dari foto pelaku yang beredar di media sosial dan mencoba membujuknya untuk menyerahkan diri. S

etelah sempat menolak, Robinson akhirnya mengikuti arahan seorang pendeta muda yang juga anggota US Marshals untuk tetap berada di lokasi hingga aparat tiba.

BACA JUGA :  Amerika Serikat Serang Venezuela, Trump Klaim Presiden Nicolas Maduro Ditangkap

Komisaris Departemen Keamanan Publik Utah, Beau Mason, menyebut tersangka mengenakan pakaian yang mudah dikenali, termasuk sepatu Converse.

Rekaman CCTV kampus menunjukkan Robinson melompat dari atap gedung setelah penembakan dan meninggalkan jejak sidik telapak tangan serta sepatu, yang kini menjadi bukti penting bagi penyidik.

FBI berhasil menemukan senjata yang digunakan, sebuah senapan bolt-action Mauser kaliber .30-06, yang disembunyikan di hutan dekat kampus.

Senjata dan peluru kemudian dikirim ke laboratorium FBI di Quantico, Virginia, untuk pemeriksaan forensik lebih lanjut, termasuk analisis DNA dan sidik jari.

BACA JUGA :  Remaja Makassar Gugur Diterjang Peluru, Iptu N Diamankan

Pihak berwenang juga menawarkan hadiah USD 100.000 bagi informasi tambahan yang dapat memperkuat kasus penangkapan.

Menurut mantan agen FBI Brad Garrett, penembakan ini menunjukkan perencanaan matang dan keterampilan tinggi pelaku.

“Hanya dengan satu tembakan dari jarak jauh, dia berhasil membunuh Charlie Kirk. Ini bukan kebetulan,” ujarnya.

Garrett menambahkan bahwa penyidik kemungkinan akan menelusuri aktivitas Robinson di lapangan tembak dan toko senjata lokal.

BACA JUGA :  Operasi ICE Kembali Makan Korban, Perawat Warga AS Tewas Ditembak

Charlie Kirk dikenal sebagai aktivis konservatif terkemuka dan pendiri Turning Point USA, organisasi yang mempromosikan nilai-nilai konservatif di kalangan mahasiswa.

Selain menjadi pendukung setia Presiden Donald Trump, Kirk kerap menimbulkan kontroversi karena pandangannya terhadap pengendalian senjata, isu Islam, dan kebijakan Israel.

Kirk meninggalkan seorang istri, Erika Frantzve, serta dua anak yang masih kecil. Presiden Donald Trump menyambut kabar penangkapan pelaku dengan menyatakan di Fox and Friends.

“Dengan tingkat kepastian yang tinggi, pelaku sudah ditahan,” kata Trump

Editor : Darwis

Berita Terkait

Iran Kunci Jalur Diplomasi dengan Trump, Ucapkan Sindiran Tajam di Ramadan
Balas Dendam Iran! Rudal Fattah-2 Menghantam Israel, 650 Tentara AS Diklaim Tewas
Pemimpin Tertinggi Iran Tewas oleh Serangan Udara AS-Israel, Dunia Guncang
Rudal Menghujani Kawasan Teluk, Timur Tengah di Ambang Perang Terbuka
Video Kontroversial Trump Soal Obama Tuai Protes Keras
Operasi ICE Kembali Makan Korban, Perawat Warga AS Tewas Ditembak
Amerika Serikat Serang Venezuela, Trump Klaim Presiden Nicolas Maduro Ditangkap
Gempa 7,6 Guncang Aomori, Peringatan Tsunami Dikeluarkan untuk Hokkaido hingga Iwate

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:35 WITA

Iran Kunci Jalur Diplomasi dengan Trump, Ucapkan Sindiran Tajam di Ramadan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05 WITA

Balas Dendam Iran! Rudal Fattah-2 Menghantam Israel, 650 Tentara AS Diklaim Tewas

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:34 WITA

Pemimpin Tertinggi Iran Tewas oleh Serangan Udara AS-Israel, Dunia Guncang

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:16 WITA

Rudal Menghujani Kawasan Teluk, Timur Tengah di Ambang Perang Terbuka

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:42 WITA

Video Kontroversial Trump Soal Obama Tuai Protes Keras

Berita Terbaru