BNN–Polri Gempur Kampung Bahari, Temukan Sabu 89 Kg dan Emas Batangan

Tojeng

Sabtu, 8 November 2025 - 18:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti yang diamankan

Barang bukti yang diamankan

Gedor.id– Kawasan Kampung Bahari kembali diobrak-abrik aparat. BNN dan Polri menggelar operasi besar-besaran di wilayah yang dikenal sebagai “zona merah” peredaran narkoba itu, Jumat (7/11).

Operasi kali ini merupakan lanjutan dari penggerebekan dua hari sebelumnya, Rabu (5/11).

Dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto, sekitar 700 personel gabungan dari BNN, Polda Metro Jaya, Brimob, dan Polres Jakarta Utara diterjunkan ke lokasi.

Hasilnya mencengangkan. Dari dua rumah kos di Jalan Samudera 4 dan Jalan Bak Air 2, petugas menemukan barang bukti narkoba dan aset bernilai fantastis.

BACA JUGA :  LMND Ikut Bela Polemik Rutan Masamba, GKPHI Tegaskan Kritik Berdasar Fakta

Di antaranya:

  • Sabu-sabu seberat 89,1 kilogram
  • Ganja 91,53 gram
  • 159 butir ekstasi
  • Uang tunai Rp1,46 miliar
  • Uang palsu Rp5,5 juta
  • 21 senjata tajam, 1 busur panah dan 8 anak panah
  • 7 senjata api, 2 air gun, dan 6 soft gun
  • Emas batangan 500 gram, perhiasan emas, serta
  • 3 motor mewah: Kawasaki ZX10, Ninja 250, dan Honda Vario
  • 9 unit handphone
BACA JUGA :  Dituding Terima Setoran Bandar Narkoba, Satresnarkoba Polres Gowa Beri Klarifikasi Tegas

Selain barang bukti, sembilan orang berinisial Sa, Ab, Yu, He, Fa, Yo, Su, SH, dan RN ikut diamankan. Mereka kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menyebut keberhasilan ini sebagai bukti nyata kekompakan aparat dalam menggempur jaringan narkotika.

“Saya sangat bangga. Ini kerja luar biasa antara BNN dan Polri. Tapi kita tidak akan berhenti di sini — pengembangan akan terus dilakukan untuk memburu para bandar besarnya,” tegasnya.

BACA JUGA :  Penanganan Kasus Jambret Disorot, Kapolres Sleman Dinonaktifkan Sementara

Suyudi menegaskan, perang terhadap narkoba tak bisa dilakukan setengah-setengah. Butuh kerja sama semua pihak — aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat.

BNN pun mengajak masyarakat ikut berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan melalui call center 184 atau WhatsApp 081221675675.

Melalui program “War on Drugs for Humanity”, BNN berkomitmen terus menegakkan perang terhadap narkoba demi kemanusiaan dan mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

Editor : Darwis

Berita Terkait

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo
Polresta Kendari Bongkar Sindikat Pemalsu STNK, Uangnya Dipakai Beli Sabu dan Judi Online
Spill Dugaan Perselingkuhan Bupati dan Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Terseret Kasus Huku
Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan
Aksi Brutal Geng Motor “Bocil” di Makassar, Satu Mahasiswa Meregang Nyawa
Keluarga Geram! Kematian Hj Mini di Rumah Warga Diminta Diusut Transparan dan Tuntas
Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar
Bupati Gowa Jadi Tersangka, Polri Sita Dokumen

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:44 WITA

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:20 WITA

Polresta Kendari Bongkar Sindikat Pemalsu STNK, Uangnya Dipakai Beli Sabu dan Judi Online

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Spill Dugaan Perselingkuhan Bupati dan Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Terseret Kasus Huku

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:05 WITA

Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:16 WITA

Aksi Brutal Geng Motor “Bocil” di Makassar, Satu Mahasiswa Meregang Nyawa

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA