Aksi Brutal Geng Motor “Bocil” di Makassar, Satu Mahasiswa Meregang Nyawa

Tojeng

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 19 remaja diamankan polisi terkait kasus penyerangan yang menewaskan seorang mahasiswa di Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Polisi turut menyita sejumlah senjata tajam yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut. (Foto: Polsek Biringkanaya)

Sebanyak 19 remaja diamankan polisi terkait kasus penyerangan yang menewaskan seorang mahasiswa di Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Polisi turut menyita sejumlah senjata tajam yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut. (Foto: Polsek Biringkanaya)

Gedor.id– Polisi mengamankan 19 remaja yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan menggunakan senjata tajam dan busur hingga menewaskan seorang mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Belasan remaja tersebut diamankan dalam operasi gabungan yang digelar pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 01.00 Wita.

Operasi melibatkan personel Resmob Polda Sulsel, Jatanras Polrestabes Makassar, Unit Reskrim Polsek Biringkanaya, Resmob Polres Maros, serta personel Polsek Mandai.

Kapolsek Biringkanaya Kompol Setiawan A. Malik mengatakan, pengamanan terhadap 19 remaja tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan seorang mahasiswa meninggal dunia.

“Dari hasil pengembangan, kami mengamankan 19 orang pemuda yang diduga ikut terlibat dalam penyerangan tersebut. Selain itu, turut diamankan barang bukti berupa dua parang dan dua pisau dapur,” kata Kompol Setiawan A. Malik, Senin (5/10/2026).

BACA JUGA :  Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengancaman di Biringkanaya Dipertanyakan

Mayoritas remaja yang diamankan masih berstatus pelajar dan berusia antara 14 hingga 17 tahun.

Selain mengamankan 19 remaja, polisi juga menyita empat senjata tajam yang diduga berkaitan dengan aksi penyerangan tersebut.

Seluruh remaja bersama barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Biringkanaya untuk menjalani pemeriksaan.

“Para pemuda beserta barang bukti telah dibawa ke Polsek Biringkanaya guna dilakukan pendalaman dan pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Mahasiswa Tewas Diserang

Pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi penyerangan yang terjadi pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 03.35 Wita di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

BACA JUGA :  Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengancaman di Biringkanaya Dipertanyakan

Dalam peristiwa itu, seorang mahasiswa berinisial M.A.M. (24) meninggal dunia setelah diserang menggunakan senjata tajam dan busur.

Korban mengalami luka robek pada bagian belakang kepala yang diduga akibat tebasan parang.

Selain itu, terdapat anak panah busur yang menancap di bagian kepala korban.

Serangan tersebut juga menyebabkan seorang pelajar berinisial M.F.SM. (17) mengalami luka serius pada bagian kepala dan punggung. Korban kemudian mendapatkan perawatan medis.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Fajar Achmad sebelumnya membenarkan adanya kasus penganiayaan berat tersebut.

Dalam kejadian itu, satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka berat.

BACA JUGA :  Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengancaman di Biringkanaya Dipertanyakan

Berawal dari Kecelakaan Lalu Lintas

Berdasarkan hasil penyelidikan awal polisi, penyerangan diduga dilakukan oleh sekelompok pengendara sepeda motor yang berjumlah puluhan orang.

Kelompok tersebut diduga menyerang korban menggunakan parang dan busur setelah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan korban bersama rekan-rekannya di sekitar lokasi kejadian.

Polisi kini masih mendalami keterlibatan 19 remaja yang telah diamankan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap peran masing-masing dalam penyerangan sekaligus menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.

Penyidik juga masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian yang berujung pada tewasnya M.A.M.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Keluarga Geram! Kematian Hj Mini di Rumah Warga Diminta Diusut Transparan dan Tuntas
Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar
Bupati Gowa Jadi Tersangka, Polri Sita Dokumen
Pelaku Pembacokan Ingkar Janji, Polisi Didesak Tuntaskan Kasus Pedagang Percut Sei Tuan
Anak Pejabat Legislatif di Bone Tak Berkutik Diamankan Polisi Usai Konsumsi Sabu
Kerugian Rp100 Juta, Korban Perusakan di Laikang Minta Polisi Jangan Tebang Pilih
Mobil Tangki 4.000 Liter Angkut Solar Subsidi Tanpa Izin, Polres Toraja Utara Bertindak
Kasus Dugaan Penggelapan Pakan Ayam Berlarut, Kuasa Hukum: Kalau Bukti Cukup, Tetapkan Tersangka!

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:16 WITA

Aksi Brutal Geng Motor “Bocil” di Makassar, Satu Mahasiswa Meregang Nyawa

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:59 WITA

Keluarga Geram! Kematian Hj Mini di Rumah Warga Diminta Diusut Transparan dan Tuntas

Senin, 28 September 2026 - 20:45 WITA

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Jumat, 25 September 2026 - 21:56 WITA

Bupati Gowa Jadi Tersangka, Polri Sita Dokumen

Kamis, 24 September 2026 - 20:09 WITA

Pelaku Pembacokan Ingkar Janji, Polisi Didesak Tuntaskan Kasus Pedagang Percut Sei Tuan

Berita Terbaru