Polresta Kendari Bongkar Sindikat Pemalsu STNK, Uangnya Dipakai Beli Sabu dan Judi Online

Tojeng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Polresta Kendari memperlihatkan barang bukti berupa seperangkat komputer, mesin pencetak, serta puluhan lembar STNK dan SIM BII Umum palsu dalam konferensi pers pengungkapan kasus pemalsuan dokumen negara di Kendari, Sulawesi Tenggara. (Foto: Polresta Kendari)

Jajaran Polresta Kendari memperlihatkan barang bukti berupa seperangkat komputer, mesin pencetak, serta puluhan lembar STNK dan SIM BII Umum palsu dalam konferensi pers pengungkapan kasus pemalsuan dokumen negara di Kendari, Sulawesi Tenggara. (Foto: Polresta Kendari)

Gedor.id- Berbekal komputer dan aplikasi Photoshop, sindikat pemalsu STNK Kendari mengeruk keuntungan dari para pelamar kerja.

Aksi manipulasi dokumen negara yang diotaki tiga pemuda ini resmi dihentikan jajaran Polresta Kendari.

Petugas menyergap markas rahasia mereka di Kecamatan Baruga pada Minggu dini hari (25/10/2026) sekitar pukul 03.10 WITA.

Dari lokasi penggerebekan di Jalan Cendana, Kelurahan Wundudopi, polisi menyita puluhan berkas siap edar beserta barang bukti kejahatan lainnya.

Tiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial AN (36), RO (31), dan AS (31).

Pengungkapan kasus ini bermula dari hasil penyelidikan mendalam tim di lapangan.

BACA JUGA :  Dalih Ditolak Istri, Ayah di Kendari Jadikan Anak Kandung Sasaran Nafsu

“Setelah dilakukan penyelidikan, tim kemudian mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat pembuatan STNK dan dokumen palsu. Mengamankan tiga orang,” ujar Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau, Senin (26/10/2026).

Dalam pembagian peran, AN bertindak sebagai eksekutor utama yang merancang teknis manipulasi dokumen.

Aksi jaringan pemalsu STNK Kendari ini tergolong rapi karena memanfaatkan metode pindaian langsung dari berkas asli.

“AN membuat dokumen palsu berupa STNK, SIM B2 Umum, SKCK, ijazah, KTA Satpam, dan KTP dengan cara memindai dokumen asli, kemudian mengedit dan memodifikasinya menggunakan aplikasi Photoshop di komputer agar menyerupai dokumen asli,” beber Welliwanto.

BACA JUGA :  Begal Incar Pengendara Perempuan, Polres Bulukumba Bongkar Empat TKP

Dokumen hasil olahan digital tersebut kemudian dicetak dan ditawarkan kepada pemesan.

Target pasar utama mereka adalah para pencari kerja yang hendak melamar di berbagai perusahaan tambang di Sulawesi Tenggara.

Pemasaran dilakukan bergerilya melalui jaringan pertemanan hingga grup media sosial Facebook.

“Keuntungan berkisar Rp 500.000,- sampai dengan Rp 700.000,- untuk setiap dokumen. Sebagian keuntungan tersebut dibagikan kepada AS yang membantu pemasaran dan penyerahan dokumen kepada pemesan,” jelas Welliwanto.

Dari markas sindikat tersebut, penyidik menyita 45 lembar STNK palsu, 20 SIM BII Umum palsu, satu SIM A palsu, dua KTP palsu, dua KTA satpam palsu, satu ijazah satpam, dan satu SKCK palsu.

BACA JUGA :  Jokowi Kian Terisolasi, Dukungan Politik Kian Menyusut

Petugas juga menemukan satu set alat hisap beserta takar yang berkaitan dengan narkotika jenis sabu.

Uang hasil kejahatan sindikat pemalsu STNK Kendari ini ternyata tidak hanya dipakai untuk menyambung hidup.

Polisi memastikan aliran dana haram tersebut ikut mengalir ke meja taruhan virtual dan barang terlarang.

“Hasil penjualan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, membeli narkotika jenis sabu, serta bermain judi online,” pungkas Welliwanto.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Spill Dugaan Perselingkuhan Bupati dan Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Terseret Kasus Huku
Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan
Aksi Brutal Geng Motor “Bocil” di Makassar, Satu Mahasiswa Meregang Nyawa
Keluarga Geram! Kematian Hj Mini di Rumah Warga Diminta Diusut Transparan dan Tuntas
Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar
Bupati Gowa Jadi Tersangka, Polri Sita Dokumen
Pelaku Pembacokan Ingkar Janji, Polisi Didesak Tuntaskan Kasus Pedagang Percut Sei Tuan
Anak Pejabat Legislatif di Bone Tak Berkutik Diamankan Polisi Usai Konsumsi Sabu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:20 WITA

Polresta Kendari Bongkar Sindikat Pemalsu STNK, Uangnya Dipakai Beli Sabu dan Judi Online

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:05 WITA

Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:16 WITA

Aksi Brutal Geng Motor “Bocil” di Makassar, Satu Mahasiswa Meregang Nyawa

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:59 WITA

Keluarga Geram! Kematian Hj Mini di Rumah Warga Diminta Diusut Transparan dan Tuntas

Senin, 28 September 2026 - 20:45 WITA

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Berita Terbaru

Foto: iStock/Allan Swart

Internasional

Gempa M 7,2 Guncang Vanuatu, Peringatan Tsunami Muncul

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:44 WITA