Buron Korupsi Rp10 Miliar Diringkus di Makassar, Haji Nasri Tak Berkutik

Sabtu, 5 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haji Nasti ditangkap usai buron bertahun-tahun (Ist)

Haji Nasti ditangkap usai buron bertahun-tahun (Ist)

Gedor.id – Setelah bertahun-tahun buron, Haji Nasri akhirnya takluk di kota asalnya. Haji Nasri ditangkap dinihari oleh tim gabungan Kejati Sulsel, AMC Kejagung, dan Kejari Nabire di sebuah rumah di Jalan Teratai, Matoangin, Makassar, Kamis (3/7/2025).

Operasi senyap itu membekuk pria yang selama ini jadi target perburuan kejaksaan dalam kasus korupsi proyek irigasi bernilai fantastis di Papua.

Muh Nasri, pria 47 tahun yang dikenal dengan sapaan Haji Nasri, adalah Direktur PT Planet Beckam, perusahaan yang memenangkan tender proyek pembangunan bendung dan saluran irigasi di Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire. Proyek yang bersumber dari DAK APBD 2018 itu kini menyisakan kerugian negara lebih dari Rp10 miliar.

BACA JUGA :  Mengaku Jaksa Pidsus, AM Tipu Korban hingga Rp200 Juta Lebih

Dalam penyidikan, terungkap bahwa Haji Nasri tidak sendirian. Ia diduga mengatur permainan proyek bersama Muh Amir Nurdin, Direktur CV Dammar Jaya.

Keduanya disebut bersekongkol sejak tahap lelang hingga pelaksanaan proyek. Nama Nasri bahkan disebut sebagai aktor utama yang mengendalikan proses secara penuh dari belakang layar.

“Kerugian negara akibat ulah para terpidana mencapai Rp10,26 miliar. Semua ini bukan dugaan lagi, sudah diputus pengadilan dan berkekuatan hukum tetap,” ujar Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi.

BACA JUGA :  Proyek Retak, Rakyat Bergerak! KP FRI Desak Kejati Sulsel Bertindak

Putusan Mahkamah Agung Nomor 3765 K/Pid.Sus/2024 menjadi dasar eksekusi. Namun sejak vonis dijatuhkan, Haji Nasri memilih kabur, berpindah-pindah lokasi hingga akhirnya jejaknya terendus di Makassar.

Kepala Kejati Sulsel, Agus Salim, memuji kerja cepat timnya. Ia menegaskan bahwa pengejaran terhadap buronan korupsi tak akan pernah berhenti.

“Ini komitmen kami untuk menegakkan hukum tanpa kompromi. Tidak ada tempat aman bagi pelaku korupsi,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kejati Sulsel Gelar Diskusi Kelompok Terarah, Sosialisasikan Peran Bidang Pidana Militer

Kini, Haji Nasri harus mempertanggungjawabkan kejahatan yang menilap miliaran rupiah dari proyek irigasi yang dibiayai anggaran daerah.

Editor : Id Amor
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Diduga Lindungi Bandar, Kapolres Bima Kota Terseret Pusaran Kasus Narkoba
Aksi Kriminal di Lampung, Konten Kreator Jadi Korban Dua Pemuda
Kasus Pengancaman di Biringbulu Belum Ada Kejelasan
Saat Ternak Raib, Penegakan Hukum di Takalar Ikut Menghilang
Sikap Membandel Terlapor Disorot, Firmansyah dan Iwan Absen, Perkara Terancam Naik ke Penyidikan
Korban Sebut Ada Dalang di Balik Pembacokan Brutal di Polsek Polut
Dugaan Penyiksaan di Polsek Mangarabombang, Empat Oknum Polisi Dilaporkan
Sudah Buat Surat Pengakuan, Oknum Moladin Justru Menghilang

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:02 WITA

Diduga Lindungi Bandar, Kapolres Bima Kota Terseret Pusaran Kasus Narkoba

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:58 WITA

Kasus Pengancaman di Biringbulu Belum Ada Kejelasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:09 WITA

Saat Ternak Raib, Penegakan Hukum di Takalar Ikut Menghilang

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:29 WITA

Sikap Membandel Terlapor Disorot, Firmansyah dan Iwan Absen, Perkara Terancam Naik ke Penyidikan

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:01 WITA

Korban Sebut Ada Dalang di Balik Pembacokan Brutal di Polsek Polut

Berita Terbaru

Salinan Ijazah Jokowi (Foto Antara)

Nasional

Tanpa Sensor, Salinan Ijazah Jokowi Jadi Objek Uji Keaslian

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:03 WITA