SPBU Soppeng Diduga Jadi Pabrik Penimbun Solar, Rakyat Dikorbankan!

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jerigen saat di angkat ke mobil di Spbu

Jerigen saat di angkat ke mobil di Spbu

Gedor.id- Aktivitas mencurigakan di SPBU 7490882, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, kembali menyita perhatian publik.

Sebuah rekaman video memperlihatkan seorang karyawan SPBU dengan leluasa mengisi puluhan jeriken berisi Solar bersubsidi lalu mengangkutnya ke sebuah mobil Kijang warna Hitam dengan nomor Polisi DN 1301 NN

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (07/12/2025) itu langsung memicu tanda tanya besar.

Siapa pelakunya, apa motifnya, dan bagaimana praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi bisa berlangsung begitu terbuka?

Temuan ini terungkap setelah seorang warga merekam langsung proses pengisian jeriken di area SPBU. Dalam video, terlihat jelas karyawan SPBU melayani pembeli yang membawa banyak jeriken—praktik yang jelas dilarang dalam aturan penyaluran BBM subsidi.

BACA JUGA :  Janji Manis Pertamina Berujung Pahit, Pengusaha Pertashop Bangkrut dan Tertekan Utang KUR

Warga yang merekam menyebutkan bahwa kejadian serupa bukan pertama kali terjadi.

Hal ini memunculkan dugaan kuat bahwa praktik tersebut bukan insiden spontan, melainkan aktivitas yang sudah berjalan terstruktur dan terorganisir.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa mobil Kijang yang digunakan diduga berfungsi sebagai kendaraan penampung, membawa solar bersubsidi dalam jumlah besar untuk kebutuhan penampungan ilegal atau penjualan kembali dengan harga lebih tinggi.

BACA JUGA :  Video Warga Sibolga Dianggap Menjarah, Ternyata Ini Penjelasannya

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBU maupun aparat terkait mengenai siapa yang bertanggung jawab.

Publik menilai diamnya pihak terkait justru memperkuat dugaan adanya pembiaran.

Warga mendesak pemerintah daerah dan aparat kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti kasus yang merugikan masyarakat kecil ini.

Mereka menilai pengawasan harus diperketat, termasuk pemeriksaan terhadap manajemen SPBU dan karyawan yang terlibat.

Penertiban dianggap mendesak agar penyaluran BBM bersubsidi kembali tepat sasaran dan tidak menjadi ladang bisnis gelap bagi oknum-oknum tertentu.

BACA JUGA :  Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi Menguat, HMI Ancam Demo Besar di Polda Sulsel

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pertamina maupun manajemen SPBU 7490882 Soppeng belum memberikan penjelasan resmi.

Publik kini menanti langkah tegas: kapan tindakan akan diambil, siapa yang akan dimintai pertanggungjawaban, dan apa jaminan pemerintah agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Kasus ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk membersihkan praktik-praktik nakal yang selama ini merugikan masyarakat luas.

Bersambung..

(Tim)

Berita Terkait

Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar
Dugaan Pembiaran Menguat, Gowa Terancam Jadi Sarang Judi Terbuka
Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat
Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?
Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan
Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi
Dikeluhkan Pengguna, Layanan Top Up e-Money di Tol Makassar Dinilai Tak Ramah
Urus SIM di Takalar Diduga Tak Sesuai Aturan, Biaya Membengkak

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:54 WITA

Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:03 WITA

Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat

Senin, 23 Maret 2026 - 20:00 WITA

Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:02 WITA

Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:41 WITA

Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi

Berita Terbaru

HMI Cabang Takalar Saat melakukan Aksi di Kejaksaan

Daerah

Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 11:25 WITA

Ilustrasi Rudal Buatan Iran

Internasional

Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi

Jumat, 27 Mar 2026 - 23:13 WITA