Karnaval HUT RI SDN Borong Makassar Unik dengan Kostum Peri dan Perisai Pancasila

Sabtu, 16 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan Siswa dan Siswi SDN Borong Makassar dengan menggunakan kostum unik

Penampilan Siswa dan Siswi SDN Borong Makassar dengan menggunakan kostum unik

Gedor.id – Begitu nomor 67 disebut, sontak semua berteriak: “Bupati Gowa”. Itulah suasana pengundian door prize kegiatan karnaval Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Jumat, 15 Agustus 2025.

“Bupati Gowa” yang dimaksud adalah Wiwi, murid kelas 5A SD Negeri Borong. Pagi itu ia ikut karnaval mengenakan seragam aparatur sipil negara (ASN), yang di dada sebelah kanannya bertuliskan “Bupati Gowa”.

Ketika ditanya, siapa nama Bupati Gowa, dia menjawab, “Husniah Talenrang”.

Wiwi berada di antara peserta karnaval yang rata-rata mengenakan busana tradisional baju bodo, kebaya, dan songkok guru. Ada pula yang memakai seragam militer TNI, baik Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara.

BACA JUGA :  Bunda Pustaka SDN Borong Makassar Jadi Pelopor Aksi Donor Darah di Lingkungan Sekolah

Salah satunya, Aifa, murid kelas 1, yang mengenakan pakaian seragam TNI dengan pangkat bintang tiga atau Mayor Jenderal.

Ada pula yang memakai baju anggota Polri dan pelaut. Baju batik, baju adat Madura dan Dayak, serta baju dokter, yang mengingatkan kita pada masa pandemi Covid-19.

Tampilan kreatif juga diperagakan oleh 2 bersaudara, Shaqueena, kelas 3A, dan Shauqie, kelas 1. Bila kakak mengenakan baju peri terbuat dari kantong kresek dan kertas karton. Maka adiknya, yang tampil gagah mengenakan perisai Pancasila, mengenakan baju yang terbuat dari kertas kardus dan kertas metalik.

Peserta karnaval ini dilepas di gerbang sekolah oleh Bu Rosmiaty, S.Pd.I, diawal oleh murid-murid kelas 6. Setelah itu mereka melewati Jalan Borong Raya dan jalan-jalan kompleks yang berada di sekitar sekolah.

Karnaval HUT RI SDN Borong Makassar Unik dengan Kostum Peri dan Perisai Pancasila
Siswa dan siswi SDN Borong Makassar tampil menarik dengan kostum peri dan perisai pancasila

Kegiatan Semarak Kemerdekaan ini menjadi momen bagi guru-guru dan orangtua mengabadikan anak-anaknya yang mengenakan busana nuansa merah putih. Tema HUT Kemerdekaan RI ke-80, tahun ini, adalah “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

BACA JUGA :  Mantap! Buku Murid SDN Borong Masuk Koleksi Perpustakaan Sulsel dan Gowa

Perayaan tujuh belasan ini diadakan oleh Bunda Pustaka SD Negeri Borong, dengan dukungan dari orangtua siswa di setiap kelas. Kegiatan dimulai Jumat dan Sabtu, 15-16 Agustus 2025. Lalu dilanjutkan lagi pada Selasa, 19 Agustus 2025.

“Kegiatan ini bertabur hadiah,” kata Annisyah Arsyad, Ketua Bunda Pustaka.

Dia bersyukur, mendapat dukungan dari teman-teman Bunda Pustaka, dari orangtua siswa di setiap kelas. Juga dari Kepala Sekolah dan Ketua Komite Sekolah SD Kompleks Borong.

BACA JUGA :  Bukan Karnaval, Tapi Aura AKP Sumantri Bikin Suasana 17-an Semarak

Kolaborasi dan dukungan juga datang dari beberapa sponsor, seperti PT Amira Insani, Penerbit Erlangga, Sandrella, dan Indofood.

Plt Kepala UPT SPF SDN Borong, M Amin Syam, S.Pd, Gr tampak berada di antara anak-anak yang berlomba, hadir membersamai dan memberi support.

Pada hari pertama kegiatan Semarak Kemerdekaan, selain karnaval, juga ada beberapa kegiatan lomba, yang bersifat individu maupun kelompok. Lomba-lomba itu adalah lomba pantomin, lomba makan kerupuk, lomba mewarnai, dan lomba kelereng 2 pasang.

(RT/ID)

Berita Terkait

Janji Sertifikat Pengganti Tak Kunjung Ada, Oknum Pegawai KKP Dipolisikan
Relawan MBG Mengaku Dipecat Sepihak, Publik Tagih Transparansi Kanwil KPPG Sulsel
Rp210 Miliar Anggaran Pengadaan DPRD Sulsel Jadi Sorotan, Kode Sulsel Bongkar Data ke Lembaga Negara
Dari KTA Hingga PAW DPR RI, Polemik Putriana Dakka Masuk Radar Mahasiswa Sulsel
Geng Motor Ricuh dengan Warga di Makassar, Motor Trail Ludes Dilalap Api
Mahasiswa Ultimatum Polda Sulsel, Usut Dugaan Mafia BBM dan Rokok Ilegal, Jangan Tebang Pilih!
Ngaku Dikeroyok, Disiksa, hingga Dipaksa Transfer Rp15 Juta, Warga Jeneponto Tempuh Jalur Hukum Lawan Oknum Polisi
Menang Gugatan, Bahtiar Masih Diburu Bayang-Bayang Penyidikan Kasus Nanas

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:17 WITA

Janji Sertifikat Pengganti Tak Kunjung Ada, Oknum Pegawai KKP Dipolisikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:33 WITA

Relawan MBG Mengaku Dipecat Sepihak, Publik Tagih Transparansi Kanwil KPPG Sulsel

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:54 WITA

Rp210 Miliar Anggaran Pengadaan DPRD Sulsel Jadi Sorotan, Kode Sulsel Bongkar Data ke Lembaga Negara

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:56 WITA

Dari KTA Hingga PAW DPR RI, Polemik Putriana Dakka Masuk Radar Mahasiswa Sulsel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:08 WITA

Geng Motor Ricuh dengan Warga di Makassar, Motor Trail Ludes Dilalap Api

Berita Terbaru