Balas Dendam Iran! Rudal Fattah-2 Menghantam Israel, 650 Tentara AS Diklaim Tewas

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ledakan besar membumbung tinggi di Israel. Kobaran api disertai asap tebal terlihat menjulang dari kejauhan di atas kawasan permukiman, memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian.

Ledakan besar membumbung tinggi di Israel. Kobaran api disertai asap tebal terlihat menjulang dari kejauhan di atas kawasan permukiman, memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian.

Gedor.id– Iran dilaporkan mengerahkan rudal hipersonik Fattah-2 dalam eskalasi terbaru konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Media pemerintah di Teheran bahkan merilis rekaman peluncuran senjata canggih tersebut sebagai bagian dari operasi balasan terhadap serangan udara gabungan yang sebelumnya dilancarkan Washington dan Tel Aviv.

Ketegangan ini terjadi di tengah konflik yang semakin meluas di kawasan Asia Barat.

Juru bicara Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), Brigjen Ali Mohammad Naeini, mengklaim lebih dari 650 tentara Amerika Serikat tewas atau terluka hanya dalam dua hari pertama serangan balasan Iran.

Operasi militer yang diberi nama “True Promise 4” itu disebut menargetkan sejumlah pangkalan militer dan kapal perang Amerika Serikat di wilayah Teluk Persia.

BACA JUGA :  Transmisi Harga Brent ke Solar, Logistik RI di Ujung Tanduk

Serangan dilakukan menggunakan kombinasi rudal, drone, serta sistem persenjataan presisi lainnya.

Salah satu target utama yang disebut adalah markas Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat di Bahrain.

Iran mengklaim fasilitas tersebut dihantam berulang kali, dengan sekitar 160 personel dilaporkan menjadi korban dalam satu serangan.

Selain itu, sebuah kapal logistik tempur milik Amerika Serikat juga dilaporkan mengalami kerusakan signifikan akibat serangan tersebut.

IRGC juga menyatakan telah meluncurkan empat rudal jelajah ke arah kapal induk USS Abraham Lincoln, yang saat itu disebut berada sekitar 250–300 kilometer dari pantai Chabahar di Iran tenggara.

BACA JUGA :  Rudal Menghujani Kawasan Teluk, Timur Tengah di Ambang Perang Terbuka

Setelah serangan tersebut, Iran mengklaim kapal induk itu mundur menjauh ke wilayah Samudra Hindia bagian tenggara.

Naeini menegaskan kemungkinan Amerika Serikat akan membantah jumlah korban yang disebutkan Iran.

Namun menurutnya, angka tersebut didasarkan pada laporan intelijen dan pemantauan kondisi di lapangan.

“Wajar jika Amerika menyangkal atau menyembunyikan korban jiwa ini,” ujar Naeini, Rabu (4/3/2026).

Selain menargetkan aset militer Amerika Serikat, rudal hipersonik dan berbagai serangan lainnya juga dilaporkan menyasar wilayah Israel, termasuk fasilitas komando militer, sebagai bagian dari respons Teheran atas serangan sebelumnya.

BACA JUGA :  Pemimpin Tertinggi Iran Tewas oleh Serangan Udara AS-Israel, Dunia Guncang

Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat dan Israel memberikan angka yang jauh berbeda.

Dalam pernyataan resmi mereka, jumlah korban tewas sejauh ini disebut enam orang, jauh di bawah klaim yang disampaikan Iran.

Ketegangan ini menjadi bagian dari konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Situasi tersebut telah memicu perhatian dunia internasional dan meningkatkan kekhawatiran akan potensi meluasnya bentrokan antara kekuatan besar di kawasan tersebut.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Pemimpin Tertinggi Iran Tewas oleh Serangan Udara AS-Israel, Dunia Guncang
Rudal Menghujani Kawasan Teluk, Timur Tengah di Ambang Perang Terbuka
Video Kontroversial Trump Soal Obama Tuai Protes Keras
Operasi ICE Kembali Makan Korban, Perawat Warga AS Tewas Ditembak
Amerika Serikat Serang Venezuela, Trump Klaim Presiden Nicolas Maduro Ditangkap
Gempa 7,6 Guncang Aomori, Peringatan Tsunami Dikeluarkan untuk Hokkaido hingga Iwate
FBI Temukan Senapan Mauser yang Dipakai Bunuh Charlie Kirk, Disembunyikan di Hutan
Nepal Darurat, Parlemen Dibakar, Rumah Pejabat Disebut “Sarang Tikus”

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05 WITA

Balas Dendam Iran! Rudal Fattah-2 Menghantam Israel, 650 Tentara AS Diklaim Tewas

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:34 WITA

Pemimpin Tertinggi Iran Tewas oleh Serangan Udara AS-Israel, Dunia Guncang

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:16 WITA

Rudal Menghujani Kawasan Teluk, Timur Tengah di Ambang Perang Terbuka

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:42 WITA

Video Kontroversial Trump Soal Obama Tuai Protes Keras

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:15 WITA

Operasi ICE Kembali Makan Korban, Perawat Warga AS Tewas Ditembak

Berita Terbaru

Ilustrasi Penembakan

Peristiwa

Remaja Makassar Gugur Diterjang Peluru, Iptu N Diamankan

Rabu, 4 Mar 2026 - 17:26 WITA