SPBU Wala Jadi Lokasi Teror, Polisi Ungkap Kasus Pemerasan Bersajam

Tojeng

Selasa, 14 April 2026 - 23:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pelaku pemerasan bersenjata badik di SPBU Wala, Kabupaten Sidrap, berhasil diamankan polisi bersama barang bukti berupa sebilah badik. (Foto kolase)

Dua pelaku pemerasan bersenjata badik di SPBU Wala, Kabupaten Sidrap, berhasil diamankan polisi bersama barang bukti berupa sebilah badik. (Foto kolase)

Gedor.id– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sidrap berhasil mengungkap kasus tindak pidana pemerasan disertai pengancaman menggunakan senjata tajam yang terjadi di SPBU Wala, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Selasa (14/4/2026) dini hari.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang tersangka masing-masing berinisial TS (25) dan MI (44), yang keduanya merupakan warga Kabupaten Sidrap.

Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam jenis badik.

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Welfrick, mengungkapkan bahwa korban dalam peristiwa tersebut berinisial Z dan Y.

BACA JUGA :  Remaja Terjatuh Saat Menyalip, Selamat dari Laka di Maros

“Para tersangka telah kami amankan. Keduanya melakukan pemerasan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam,” ujar Welfrick saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat korban singgah di SPBU Wala untuk mengisi bahan bakar sekaligus beristirahat.

Namun, kedua pelaku tiba-tiba menghampiri korban dan meminta sejumlah uang.

“Korban sempat menolak, namun pelaku kemudian mengeluarkan badik dan mengancam. Karena takut, korban tidak berdaya saat pelaku mengambil paksa uang yang berada di dalam kendaraan korban, kemudian melarikan diri,” jelasnya.

BACA JUGA :  Dugaan Setoran Rp25–35 Juta Warnai Program Irigasi P3TGAI di Takalar

Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan kedua pelaku yang sempat bersembunyi di sebuah rumah kosong di Jalan Poros Soppeng, Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae.

Dari hasil interogasi, kedua pelaku mengakui telah melakukan aksi serupa di enam lokasi berbeda.

“Pelaku juga mengakui bahwa uang hasil pemerasan digunakan untuk foya-foya serta membeli dan mengonsumsi sabu,” tambah Welfrick.

BACA JUGA :  Diduga Ganggu DAS dan Drainase, Penimbunan di Gowa Jadi Perhatian Warga

Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti berupa senjata tajam, kendaraan bermotor, dan uang hasil pemerasan telah diamankan di Mapolres Sidrap untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika mengalami atau mengetahui tindak kejahatan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor. Polres Sidrap siap melayani 24 jam dan menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku premanisme di wilayah ini,” tegasnya.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Polresta Kendari Bongkar Sindikat Pemalsu STNK, Uangnya Dipakai Beli Sabu dan Judi Online
Spill Dugaan Perselingkuhan Bupati dan Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Terseret Kasus Huku
Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan
Aksi Brutal Geng Motor “Bocil” di Makassar, Satu Mahasiswa Meregang Nyawa
Keluarga Geram! Kematian Hj Mini di Rumah Warga Diminta Diusut Transparan dan Tuntas
Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar
Bupati Gowa Jadi Tersangka, Polri Sita Dokumen
Pelaku Pembacokan Ingkar Janji, Polisi Didesak Tuntaskan Kasus Pedagang Percut Sei Tuan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:20 WITA

Polresta Kendari Bongkar Sindikat Pemalsu STNK, Uangnya Dipakai Beli Sabu dan Judi Online

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Spill Dugaan Perselingkuhan Bupati dan Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Terseret Kasus Huku

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:05 WITA

Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:16 WITA

Aksi Brutal Geng Motor “Bocil” di Makassar, Satu Mahasiswa Meregang Nyawa

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:59 WITA

Keluarga Geram! Kematian Hj Mini di Rumah Warga Diminta Diusut Transparan dan Tuntas

Berita Terbaru