Kencan Berdarah di Taman Kupu-Kupu, Janda Ditebas Hingga Tewas

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi - Kencan di Bantimurung Berakhir Tragis, Janda Ditebas Duda Karena Cemburu

Foto ilustrasi - Kencan di Bantimurung Berakhir Tragis, Janda Ditebas Duda Karena Cemburu

Gedor.id– Suasana tenang kawasan wisata alam Bantimurung, Kabupaten Maros, mendadak mencekam setelah seorang janda berinisial HS (41) ditemukan tewas bersimbah darah.

Wanita itu diduga dibunuh kekasihnya sendiri, RS (35), seorang duda yang dikenal dekat dengannya.

Pertemuan yang semula dimaksudkan sebagai kencan romantis berubah menjadi tragedi berdarah akibat cemburu buta dan emosi yang meledak.

Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Ridwan, menjelaskan bahwa pertengkaran hebat pecah di lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Maros Menguat, Korban Laporkan ke Propam

“Antara korban dan pelaku terjadi cekcok yang dipicu kesalahpahaman dan rasa cemburu,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Menurut Ridwan, RS menuduh HS memiliki pria lain lantaran sering keluar malam. Namun, tudingan itu justru dibalas dengan kemarahan.

HS balik menuduh RS mendua setelah menemukan pesan mencurigakan di ponsel sang kekasih.

Cekcok berubah brutal ketika HS membuang ponsel tersebut dan mengambil sebilah parang, lalu menyerang RS hingga mengenai tangan dan wajahnya.

BACA JUGA :  Momen HUT Reserse, Polres Maros Banjiri Desa dengan Paket Sembako

RS yang terluka sempat menahan sakit dan berjongkok, namun HS kembali menebas ke arah lehernya.

Dalam kondisi panik, RS merebut parang dari tangan kekasihnya dan menebaskan senjata itu berkali-kali hingga HS tewas di tempat.

“Pelaku mengaku khilaf setelah diserang lebih dulu oleh korban,” tambah Ridwan.

Jenazah HS ditemukan warga di area Sanctuary Kupu-Kupu TWA Bantimurung, Kamis pagi (30/10/2025). Tak butuh waktu lama, polisi berhasil menangkap RS hanya tiga jam setelah penemuan mayat.

BACA JUGA :  Dugaan Setoran Rp25–35 Juta Warnai Program Irigasi P3TGAI di Takalar

Dari hasil penyelidikan, keduanya diketahui menjalin hubungan asmara sejak beberapa bulan lalu dan sama-sama berstatus janda dan duda.

Hubungan yang awalnya manis itu kini berakhir tragis — satu kehilangan nyawa, satunya kehilangan kebebasan.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Pria di Makassar Siram Mantan Pakai Air Keras, Berakhir Ditangkap Polisi
Penahanan Besar Kasus Bibit Nanas, Mantan Pj Gubernur Sulsel Ikut Terseret
Personel Dishub Makassar Dianiaya Saat Atur Lalu Lintas di Jalan Urip Sumoharjo
Kejari Luwu Tetapkan 5 Tersangka Korupsi P3-TGAI, Eks Anggota DPR RI dan Wakil Ketua DPRD Ikut Ditahan
Pitbull Jadi Alat Transaksi, Komplotan Curnak Digulung Polisi
SL Masih Saksi, Saenal Dijerat, Penanganan Kasus di Takalar Jadi Sorotan
Empat Oknum Polisi Dilaporkan, Kasatreskrim Polres Takalar Hanya Sebut ‘Disposisi’
Mangkir Panggilan Polisi, Pengelola Travel Umrah Akhirnya Dicokok

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:33 WITA

Pria di Makassar Siram Mantan Pakai Air Keras, Berakhir Ditangkap Polisi

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:01 WITA

Penahanan Besar Kasus Bibit Nanas, Mantan Pj Gubernur Sulsel Ikut Terseret

Senin, 9 Maret 2026 - 21:01 WITA

Personel Dishub Makassar Dianiaya Saat Atur Lalu Lintas di Jalan Urip Sumoharjo

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:13 WITA

Kejari Luwu Tetapkan 5 Tersangka Korupsi P3-TGAI, Eks Anggota DPR RI dan Wakil Ketua DPRD Ikut Ditahan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:29 WITA

Pitbull Jadi Alat Transaksi, Komplotan Curnak Digulung Polisi

Berita Terbaru

HMI Cabang Takalar Saat melakukan Aksi di Kejaksaan

Daerah

Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 11:25 WITA

Ilustrasi Rudal Buatan Iran

Internasional

Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi

Jumat, 27 Mar 2026 - 23:13 WITA