Sabu Jaringan Internasional Gagal Lolos, Dua Nelayan Masuk Penjara

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Nelayan Yang Ditangkap Polisi

Dua Nelayan Yang Ditangkap Polisi

Gedor.id- Angan-angan TE (41) dan AY (39) untuk meraup Rp 104 juta buyar. Kedua nelayan itu ditangkap Tim Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara saat diduga menyelundupkan sabu dari Tanjungbalai menuju Palembang.

Kini keduanya mendekam di sel tahanan setelah penangkapan pada 25 Agustus 2025.

Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan pengungkapan sindikat penyelundupan sabu jaringan internasional itu bermula dari informasi masyarakat tentang pengiriman narkoba dari Tanjungbalai.

BACA JUGA :  Ojol Sumut Geruduk Mapoldasu, Tuntut Kapolda Minta Maaf atas Tewasnya Affan

Tim kemudian melakukan pengejaran dan memantau pergerakan target yang diperkirakan memasuki wilayah Labuhan Batu.

“Kami berkoordinasi dengan Polres Labuhan Batu dan menangkap dua tersangka di Jalan Lintas Sumatera, Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan,” jelas Calvijn.

Kedua tersangka, TE (41) dan AY (39), ditangkap saat melintas di lokasi tersebut. Polisi menyita barang bukti yang diduga sabu serta barang lain terkait tindak pidana narkotika.

BACA JUGA :  Kasus Penipuan di Medan, Pelapor: Polisi Tak Profesional, Pelaku Malah Lari

Jumlah uang yang disebut-sebut sebagai imbalan dalam rencana pengiriman itu mencapai Rp 104 juta, namun penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan seluruh alur transaksi dan jaringan penyelundupannya.

Calvijn menambahkan bahwa penyidikan masih dikembangkan untuk memburu dua nama lain yang diduga mengendalikan jaringan, berinisial IC dan RUD. “Kedua DPO tersebut sudah kami kejar,” kata Calvijn.

BACA JUGA :  Ratusan Juta Raib, Kepsek SMKN 1 Diduga Menikmati Uang Seragam Tanpa Bayar

Ia menegaskan sikap tegas aparat terhadap pelaku narkoba.

“Siapapun yang mencoba merusak generasi bangsa dengan narkoba pasti kami hentikan. Siapapun yang menghalangi penegakan hukum terhadap narkoba akan kami tindak,” tegasnya.

Kasus ini kini dalam tahap penyidikan intensif oleh Ditresnarkoba Polda Sumut bersama Polres setempat.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Diduga Lindungi Bandar, Kapolres Bima Kota Terseret Pusaran Kasus Narkoba
Aksi Kriminal di Lampung, Konten Kreator Jadi Korban Dua Pemuda
Kasus Pengancaman di Biringbulu Belum Ada Kejelasan
Saat Ternak Raib, Penegakan Hukum di Takalar Ikut Menghilang
Sikap Membandel Terlapor Disorot, Firmansyah dan Iwan Absen, Perkara Terancam Naik ke Penyidikan
Korban Sebut Ada Dalang di Balik Pembacokan Brutal di Polsek Polut
Dugaan Penyiksaan di Polsek Mangarabombang, Empat Oknum Polisi Dilaporkan
Sudah Buat Surat Pengakuan, Oknum Moladin Justru Menghilang

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:02 WITA

Diduga Lindungi Bandar, Kapolres Bima Kota Terseret Pusaran Kasus Narkoba

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:58 WITA

Kasus Pengancaman di Biringbulu Belum Ada Kejelasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:09 WITA

Saat Ternak Raib, Penegakan Hukum di Takalar Ikut Menghilang

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:29 WITA

Sikap Membandel Terlapor Disorot, Firmansyah dan Iwan Absen, Perkara Terancam Naik ke Penyidikan

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:01 WITA

Korban Sebut Ada Dalang di Balik Pembacokan Brutal di Polsek Polut

Berita Terbaru

Salinan Ijazah Jokowi (Foto Antara)

Nasional

Tanpa Sensor, Salinan Ijazah Jokowi Jadi Objek Uji Keaslian

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:03 WITA