Kasus Bantuan Beras Masuk ke LBH, Data Kelurahan Justru Ungkap Fakta Lain

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga yang menerima KPM di Kelurahan Pallantikan, Kabupaten Takalar

Warga yang menerima KPM di Kelurahan Pallantikan, Kabupaten Takalar

Gedor.id– Seorang warga Pallantikang, Jumariah, mengadu ke LBH Suara Panrita Keadilan karena merasa tidak menerima Bantuan Pangan Beras 20 kg dari pemerintah.

Ia mengklaim seharusnya masuk sebagai penerima yang berhak.

Namun, laporan tersebut langsung dibantah pihak kelurahan yang menyebut data resmi justru menunjukkan hal sebaliknya.

Lurah Pallantikang, Ilham Buang, menegaskan bahwa nama Jumariah tercatat sebagai penerima KPM (Kartu Penerima Manfaat).

BACA JUGA :  Listrik Disambung Tanpa Meteran, Dugaan Pencurian Terjadi di Mappakasunggu

Ia bahkan mengirimkan bukti digital penerimaan bantuan.

Pengakuan Jumariah juga dipatahkan oleh operator kelurahan, Rahma, yang telah mengecek NIK yang bersangkutan.

“Dia punya kartu geseknya dan saldonya terus masuk. Data menunjukkan dia menerima bantuan KPM dari Januari sampai September. Setelah saya bacakan dari aplikasi, barulah dia mengakui,” ujar Rahma.

Kasus ini kini menimbulkan tanda tanya mengenai alasan Jumariah mengklaim tidak menerima bantuan, sementara catatan resmi menunjukkan ia penerima aktif.

BACA JUGA :  Desak Kapolres Takalar Dicopot! Aktivis Ultimatum Polisi Tutup Tambang Diduga Ilegal dalam Sepekan

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba
Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi
Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah
“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas
Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga
Anak Enggan Sekolah Usai Dugaan Bullying, DPRD Takalar Soroti Penanganan Sekolah
Mediasi Tak Puaskan Keluarga, Orangtua Siswi SD di Takalar Ancam Lapor Polisi
Fungsi Pengawasan DPRD Luwu Disorot, PETI Diduga Rusak Alam

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:41 WITA

Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi

Senin, 14 September 2026 - 12:53 WITA

Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:26 WITA

“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas

Sabtu, 12 September 2026 - 10:29 WITA

Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga

Jumat, 11 September 2026 - 15:15 WITA

Anak Enggan Sekolah Usai Dugaan Bullying, DPRD Takalar Soroti Penanganan Sekolah

Berita Terbaru